
Haiii temen temen ini karya pertama author dan jika ada kesalahan ya mohon dimaafkan dan juga jalan lupa dukung author dengan vote cerita ini dan like juga tambahkan ke favorit ya
•
•
•
•
•
“Tuan apa perlu di buatkan kopi?”tanya pelayan.
“Tidak perlu aku akan langsung istirahat”ucap Varel sambil menuju kamarnya.
“Varel kau sudah pulang?”ucap Nahra yang sedang ada di ruang tv di lantai atas.
“Hemm”
“Kenapa kau begitu dingin”
“Kenapa?kau tidak suka,lagipun bukan urusanku”
“Apa kau tidak mau terbuka denganku?aku istrimu Varel”ucap Naura dengan nada yang sedikit tinggi.
“Aku tidak ingin bertengkar denganmu,aku lelah setelah seharian bekerja”ucap Varel meniggalkan Naura.
“Dasar laki laki dinginn”umpat Naura.
Hari sudah gelap kini pasangan suami-istri itu sedang mencoba memejamkan mata,jangan tanya lagi merka berdua masih pisah ranjang.
Hari berganti kini Naura sudah rapi dan menyiapkan kemeja untuk suaminya itu,sekalian ingin minta maaf pada Varel atas kejadian kemarin sore.
Apa aku harus memasakan sarapan untuknya?
Baikalah aku akan memasak untuknya
Naura langsung pergi ke bawah untuk memasakkan sarapan untuk Varel.
Saat Naura sudah ada di dapur ternyata makanan sarapan sudah matang hanya kurang di taruh di meja makan.
“Ada yang bisa saya bantu nyonya?”tanya salah satu pelayan.
“Tidak,aku di sini ingin memasqk tapi kalian sudah selesai”
“Apa perlu kami buang makanannya nyonya”
“Tak perlu kalian tata saja di meja makan,saya ingin ke atas sebentar”
“Baik nyonya”
Karena tak ada pekerjaan yang bisa di lakukan Naura kembali ke kamarnya untuk melihat suaminya.
“Varell”
“Hemm”
“Aku minta maaf atas ke jadian kemarin sore”
“Tidak apa-apa”
“Apa kau sudah memaafkanku?”
“Yaa”
“Baiklah ayo kita sarapan semuanya sudah siap”
Ternyata anak ini punya rasa lembut juga batin Varel.
Mereka turun dan langsung sarapan karena sebentar lagi Varel ada meeting penting.
“Aku pergi dulu”pamit Varel.
“Yaa hati-hati di jalan”
Sedangkan di sisi lain bi Lastri yang melihat perkembangan baik suami istri itu langsung mengabari nyonya besarnya.
Setelah Varel berangkat Naura berfikir apa yang akan ia kerjakan,karena semua pekerjaan rumah ini sudah di selesaikan.
Naura ter ingat pada taman belakang rumah,dia pun langsung menuju taman itu.
“Disini masih belum banya bunga apa aku berkebun saja”ucap Naura.
Naura langsung menuju dapur tempat bi Lastri.
“Bi apa ada pot dan bibit bunga?”
“Tidak ada nyonya,apa perlu saya belikan?”
“Tak perlu bi saya akan membelinya sendiri”
“Baiklah nyonya”
Naura pergi meninggalkan dapur dan langsung menggambil dompetnya untuk membeli peralatan berkebun.
Naura pergi menggunakan mobil,sesudah sampai tempat khusus untuk membeli perlengkapan berkebun dia masuk ke toko itu.
Toko itu bisa di katakan besar semua yang di butuhkan Naura ada.
Dia mulai menggambil pot kecil hingga pot yang cukup besar,bibit bunga dan lainnya.
Setelah di rasa cukup ia membawanya ke kasir.
“Apa tidak ada yang lain lagi nyonya?”tanya kasir itu dengan hormat karena dia tau Naura adalah istri orang nomor yang sangat berpengaruh pada negaranya.
“Tidak”
“Baiklah nyonya totalnya Rp.*******”
“Naura menggeluarkan dompetnya dan memberikan kartunya”
Saat penjaga kasir ingin menggeseknya,
“Tunggu,tukar kartunya dengan ini”Naura memberikan karu yang diberikan Varel kemarin.
Untung saja aku tidak lupa bisa-bisa di marahi Varel aku
“Ini nyonya kartunya,terimakasih silahkan datang kembali”
“Baik nyonya sebentar saya panggilkan terlebih dahulu”
Tak lama kemudian seseorang laki-laki membawa barang belanja nya ke mobil.
“Terima kasih”ucapa Naura pada laki laki itu.
“Ini imbalan untukmu karena sudah membantuku”
“Tidak perlu nyonya ini sudah tugas saya”
“Jika kau tidak terima aku bisa memecatmu”
“Baik nyonya saya terima”
Naura langsung melajukan mobilnya kembali ke rumahnya untuk berkebun.
“Pak apa bisa tolong bawakan ke taman belakang”
“Baik nyonya”
“Terimakasih”
Naura langsung ke kamarnya untuk berganti baju,dia menggati baju yang sesuai dengan kegiatanya yaitu berkebun.
Naura langsung menuju kebun belakang,dia mulai memasukan tanah ke dalam pot" dan mulai menanam bunga.
Sedangkan di luar gerbang rumah Naura ada seseorang masuk menuju rumah Naura.
Naura yang sedang ke asikan berkebun tak menyadari di belakangnya ada orang.
Saat Naura ingin memindahkan pot yang sudah di isi tanah ia terkejut sudah ada mamanya Varel di sana.
“Mama”ucap Naura tekejut.
“Sejak kapan mama di sana?”
“Sudah sekitar 15 menit mungkin”
“Ohh,maafkan aku ma aku tadi sedang ke asikan berkebun”
“Iya tak apa,ayo mama bantu”
“Benarkah?”
“Apa tidak boleh?”
“Tentu saja boleh”
Mereka berdua pun berkebun sambil berbicara terkadang kali ada suara tertawa di sela pembicaraan itu.
Jam sudah menunjukan 3 sore Naura dan mamanya menyudahi acara berkebun hari ini.
“Huhh,akirnya”
“Apa kau lelah?”
“Tidak ma,ayo kita masuk”
Mereka berdua masuk dan menganti pakaiannya,Mama Varel sudah tau kalau Naura berkebun oleh karena itu dia bawa baju ganti.
(Siapa lagi kalau bukan bi Lastri)
Mereka sekarang sedang berada di dapur untuk memasak makan malam,karena tadi mama Varel bilang akan menginap di rumahnya dan disusul oleh suaminya nanti.
“Naura apa kau bisa masak?”
“Tentu saja ma”
“Wahh berarti mama tidak salah ya memilihmu”
Naura hanya tersenyum mendengar itu.
Tak lama kemudian Varel dan papanya sudah ada di rumah dan menuju kamar masing masing untuk membersikan badan setelah pulang bekerja.
Masakan mereka berdua sudah selesai dan kini tinggal menaruhnya di meja makan.
“Biar aku saja ma yang menatanya”
“Biarkan mama saja yang menatanya kau panggil lah Varel”
“Baiklah ma”
Naura menuju lantai atas untuk memanggil Varel.
“Varel apa kau di dalam?”ucap Naura sambil membuka gagang pintu.
Naura yang melihat Varel sedang bertempur dengan labtop nya.
“Apa kau tidak lelah dari tadi pagi bekerja?”
“Sedikit lagi selesai”
“Cepatlah ke bawah mama dan papa sudah menunggu”
“Naura”
“Iya”
“Kita harus bersikap seperti sepasang suami istri di hadapan mama dan papa”
“Iya baiklah”di hati Naura ada rasa sakit dengan apa yang di katakan Varel tapi Naura mencoba untuk tegar.
Oke sekian dulu makasih💜
jangan lua like,vote,dan tambahkan ke favorit yaa..
Maaf kalau ada typo typo karena author bukan komputer jadi pasti ada typo hehe..
Aku akan usahain untuk up setiap hari tapi kalau telat maaf ya karena aku lagi banyak tugas.
Salam dari aku...
Tetep jaga kesehatan dan pola makan
❤️🖤❤️🖤❤️🖤