
Haiii temen temen ini karya pertama author dan jika ada kesalahan ya mohon dimaafkan dan juga jalan lupa dukung author dengan vote cerita ini dan like juga tambahkan ke favorit ya
•
•
•
•
•
Naura keluar dengan menggunakan piama tidurnya dan langsung menuju kasur yang sudah ada Varel duduk sambil melihat laptop.
Naura membawa bantal dan menggambil selimut kecil ke arah sofa.
“Kau mau ke mana?”tanya Varel.
“Aku akan tidur di sofa”jawab Naura.
“Biarkan aku yang tisur di sofa dan kau tidurlah di kasur”ucap Varel sambil mengambil bantal selimut hang Naura bawa.
Malam yang tidak begitu menyenangkan terasa sangat sunyi dan sepi Naura dan Varel yang sudah tidur terlelap di kasur dan sofa.
Hari berganti pagi Naura yang bagun kesiangan langsung menuju kamar mandi sedangkan Varel masih tetap tidur.
Setelah membersihkan badan Naura membangunkan Varel.
“Varel bangunlah ini sudah siang kau bisa terlambat ke kantor”ucap Naura.
“Baiklah”jawab Varel sembari masuk ke kamar mandi.
Mereka turun dengan pakaian yang sudah rapi.
“Nyonya,tuan”sapa bi Lastri.
“Bibi sudah menyiapkan sarapan?”ucap Naura sambil melihat meja makan yang sudah penuh.
“Sudah nyonya muda sudah dari tadi makanan siap”jawab bi Lastri.
“Maaf bi aku gak bisa bantu”ucap Naura.
“Tidak apa-apa ini sudah tugas saya”ucap bi Lastri.
Mereka berdua sarapan dengan tenang tanpa ada percakapan sama sekali hanya ada suara alat makan yang berbunyi.
Bi Lastri yang bingungu dengan sikap pengantin baru itu hanya geleng geleng.Selain sebagai asisten rumah tangga bi Lastri juga sebagai mata mata kedua orang tua pengantin baru itu.
Flasback
Bi Lastri sudah ada di kamarnya untuk tidur tetapi hanphonenya berbunyi.
“Halo nyonya besar”ucapnya pada ibu Varel.
“Apa kau bisa lihatkan sedang apa mereka di situ”ucap mama Varel.
“Apa yang nyonya maksut nyonya muda dan tuan muda?”ucap bi Lastri binggung.
“Iya cepat bilang sedang apa mereka”ucap Mama Varel.
“Baiklah nyonya sebentar saya ke atas”ucap bi Lastri.
“Baiklah cepat”ucap mama Varel sambil mematikan ponselnya.
Bi Lastri langsung ke atas di kamar Varel pintu yang kebetulan sedikit terbuka.
Dengan waktu yang bersamaan Naura dan Varel pisah ranjang.
Saat percakapan pisah ranjang bik Lastri men videokan dan dikirimkan ke nyonya besarnya.
Sedangkan di tempat yang berbeda mendapatkan pesan video dari mata matanya siapa lagi kalau tidak bi Lastri.
Setelah melihat video itu mama Varel hanya tersenyum melihat itu “dasar anak kecil”gumam mama Varel.
Flasback off
Varel yang ingin pergi ke kantor langsung berpamitan pada Naura.
“Aku ke kantor,jika kau perlu uang pakai kartu kredit dariku jangan pernah pakai yang papamu berikan”ucap Varel dingin.
“Baiklah”jawab Naura.
Tak lama kemudian mobil yang di bawa Varel sudah tak ada,menandakan dia sudah pergi.
“Akhirnya aku bebass”ucap Naura sambil duduk di sofa depan televisi.
“Dari pada aku bosan di rumah aku akan pergi keluar sebentar”ucap Naura.
Naura langsung mengganti baju,tas dan tak lupa mengambil kunci mobil.
Kemarin mobil yang dibelikan Varel untuk Naura datang jadi Naura tak perlu naik taksi.
Naura pergi ke kafe yang sudah sering ia datangi.
Naura pesan beberapa makanan kecil dan minum,saat ia menunggu pesanan ada seorang perempuan datang ke arahnya.
Naura yang merasa tak asing dengan perempuan itu langsung melihatnya dengan teliti.
“Hey kau dasar perebut kekasih orang”ucap wanita itu,yang sudah ada di depan Naura.
“Apa yang kau katakan?”ucap Naura tak mengerti yang di bicarakan.
“Apa kau tidak kenal aku?”ucap wanita itu.
“Tidak lagian kau siapa?”jawab Naura.
“Aku Fera kekasih Varel”ucapnya.
“Oooo,kau yang namanya Fera”jawab Naura.
“Iya,aku tak mungkin kau tak mengenalku aku adalah primadona kampus”ucapnya sombong.
“Ada apa kau menemuiku aku tidak punya waktu”ucap Naura.
“Dasar sok sibuk lagian kau mungkin hanya menghabisakan uang Varel”ucapnya.
“Apa yang kau bilang menghabisaka uang Varel”ucap Naura.
“Iya kau kan cuma memanfaatkan kekayaan Varel”ucapnya.
“Heyy,aku tak menikah dengan dengan Varel aku juga sudah kaya”ucap Naura yang sudah emosi.
“Aku pergi dulu dari pada meladenimu”ucap Naura ingin pergi.
Entah apa yang di lakukan Fera lalu menarik tangan Naura dan menyiramnya dengan minuman yang dipesan Naura.
Naura sangat emosi dengan apa yang di lakukan Fera tapi beru saha tetap sabar dengan apa yang di lakukan Fera.
Sabar Naura jangan di ambil hati
Naura yang tak ingin membesarkan masala langsung meninggalkan tempat itu.
Di jalan menuju parkiran mobil orang yang berjalan di sekitarnya melihatnya heran,bagaimana tidak heran baju yang ia pakai basah karena tumpahan coklat tadi.
Naura masuk mobil dan langsung melajukan mobilnya menuju ke rumah.
Saat mobil sudah ada di depan rumah Naura langsung masuk karena sudah tak betah dengan badannya yang sangat lengket.
Bi Lastri dan pelayan yang ada sedang bersih-bersih heran dengan tingkah nyonya mudanya itu.
“Nyonya kenapa dengan baju anda?”tanya bi Lastri.
“Tidak apa apa bi tani ketumpahan coklat”
“Oh,iya bi apakan mereka pelayan baru?”
“Iya nyonya,mereka di kirim nyonya besar dari rumah utama”
“Baiklah lanjutkan saja pekerjaan kalian saya mau ganti baju terasa lengket”
“Baik nyonya”
Naura langsung menuju kamarnya yang ada di lantai atas.
“Huh akhirnya sudah tak lengket”ucap Naura setelah membersihkan badannya.
“Apa wanita tadi sudah gila”
“Dia menyiramku di hadapan semua orang”gumam Naura.
Tak lama kemudian ia menelfon seseorang.
Telfon pov
“Halo nona”
“Cari tau siapa Fera”
“Apa saya boleh tau nama lengkapnya?”
“Entahlah aku tak tau,tapi yang aku tau hanya dia berkuliah di tempat yang sama dengan ku”
“Baiklah nona kami akan mencari jnformasinya”
“Baiklah”ucap Naura mematikan telfonnya.
Telfon off
Matahari mulai menyembunyikan diri,hari pun mulai semakin gelap.
Varel pulang ke rumah langsung di sambut dengan pelayan yang ada di rumahnya.
“Tuan apa perlu di buatkan kopi?”tanya pelayan.
Oke sekian dulu makasih💜
jangan lua like,vote,dan tambahkan ke favorit yaa..
Maaf kalau ada typo typo karena author bukan komputer jadi pasti ada typo hehe..
Aku akan usahain untuk up setiap hari tapi kalau telat maaf ya karena aku lagi banyak tugas.
Salam dari aku...
Tetep jaga kesehatan dan pola makan
❤️🖤❤️🖤❤️🖤