
"akhirnya papi udah bolehin gw bawa mobil sendiri"ucap Sonia ke teman² nya.
"serius udah dibolehin, enaknya"ucap Aurel tidak percaya dengan apa yang didengarnya. mana mungkin om Evan bisa mempercayai putri satu² nya yang super super Badung itu.
"sih, gk percaya, nih"ucap Sonia menunjukan kunci mobilnya ketemuan temannya itu
"oh ya rel, kak Ardian masuk sekolah? bukannya dia kuliah kan"tanya Sonia penasaran, akan apa yang terjadi kemarin.
"iya kk Ardian udah jadi mahasiswa say, dan lebih tepatnya tahun ini dah lulus, hehe, "ucap Aurel
" terus maksudnya kk Adrian ingin masuk ke sekolah itu apaam" tanya Sonia kembali.
" tahu kan kak Adrian diminta papa datang ke Indonesia untuk bekerja di perusahaan papa, tapi tahu gak, apa yang di katakan kk Adrian. dia mau jadi guru sementara, sebelum memulai ke bisnis, dan tahu kenapa kak Adrian mau jadi guru sementara,? ya karena kak Adrian mau mengawasi kita Nia, dia jadi guru disini, huft...guru matematika pula, sumpah gak masuk diakal"ucap Aurel panjang kali lebar kali tinggi.
Sonia hanya menghela napasnya panjang mendengar penjelasan yang di berikan Aurel padanya. Bel masuk kelas berbunyi seperti biasa jika jam sudah menunjukan pukul 08.00 WIB.
Soni dkk pun masuk kelas menunggu guru datang dan datanglah wali kelas mereka dan membawa seseorang yang di kenal oleh Sonia dan Aurel.
"kak Adrian"ucap mereka berdua pelan.
"semuanya diam!!!, perkenalkan yang ada disamping ibu namnya Pak Adrian dia akan mengurus mengenai mapel mateamatika dan karena pagi ini ada mapel mtk saya serahkan urusan ya ke pak Adrian. saya persilahkan untuk berkenalan dengan anak2, saya tinggal ya pak, permisi"ucap Bu wali kelas yang diangguki senyuman oleh Adrian.
" sebelumnya perkenalkan nama saya Adrian, panggil saja pak Rian, saya akan mengajar mapel mtk khsusu dikelas 12. mungkin ini adala masa2 tersulit bagi kalian untuk menentukan masa depan yang akan kalian pilih. jadi saya berharap kalian semaksimal mungkin dalam belajar menuju UN dan adanya keseriusan dalam belajar demi menuju cita2 yang ingin kalian gapai."ucap Adrian
"siap pak"sorak satu kelas.
.
.
.
.
"OMG pak Rian ganteng banget sih, sumpah bersedia gw jadi pacar keduanya rela deh gw diselingkuhin" ucap salah satu siswi yang berada di kantin. Sonia yang mendengarkan itu menahan tawanya sama dengan Aurel yang menahan tawanya juga.
" lebay deh lu" ucap salah satu siswa
"sirik amat" ucap siswa itu kembali, yah seperti itu suasana di kantin sekolah riuh pikuh, rame...
"gila ya kak Adrian dah banyak fans girlnya aja"ucap Aurel yang diangguki setuju oleh Sonia
"kalah lu Nia🤣,"lanjut Aurel lagi yang malah digelengin kepala oleh Sonia
"gak butuh fans gw mah, gw cuma butuh bebas dari papi" ucap Sonia sambil tertawa kebanggan yang balik digelengin kepala oleh Aurel
"ke toilet sebentar gw rel, kebelet banget nih" ucap Sonia yang diangguki oleh Aurel.
di perjalanan ke toilet tanpa sengaja Sonia melihat Adrian yang berdebat dengan seorang wanita, tapi wajah wanita itu tidak bisa di lihat jelas oleh Sonia....
siapakah wanita tersebut?
next on
bantu like comen apali berbagi vote ya gens...
mohon dukungannya, terimakasih untuk para readers yang senantiasa mendukung penulis
mohon maaf jika cerita gaje, mohon di maklumin imaginasi penulis
mohon maaf juga jika banyak typo
😁