
pagi harinya ......
"sayang bangun yuk ,,,, udah jam 8 lewat " ucap Vano mencolek berkali kali pipi Dita gemas ....
" akkkk ,,,, aduhhhhh " pekik Vano saat Dita menggigit jarinya ....
" kamu kok jadi penggigit sihh " heran Vano menatap jarinya yang baru saja di gigit Dita tanpa bisa dia prediksi ....
" heheheee "Dita hanya tersenyum malu lalu duduk di atas ranjang menatap Vano yang masih berbaring sambil menatapnya heran ... .
" kenapa ? jawab ....." tanya Vano
" nggak tau .... Dita cuma suka gigit Daddy doang orang lain nggak kok " jawab Dita mengangkat bahunya santai lalu berjalan menuju kamar mandi ....
" aneh banget sihh kamu " kata Vano yang merasa jawaban Dita tak logis ....
beberapa menit kemudian Dita sudah keluar lagi dari kamar mandi dengan wajah ceria penuh bahagianya ......
" Daddy ayok makan Dita lapar " ajak Dita meraih tangan Vano yang masih berbaring di ranjang ...
" iya,,,, Daddy mandi dulu bentar " kata Vano bangun
" nggak usah mandi ,,,, nanti lama Dita lapar " ucap Dita cemberut
" enak aja nggak mandi ,,,, dari semalam Daddy udah mandi keringat main sama kamu tau nggak " kata Vano menarik hidung Dita
" kalau udah mandi keringat ngapain mandi lagi kan sama sama mandi air ,,,, cuma kalau mandi keringat kan irit air " kata Dita tertawa keras sambil menarik rambut Vano gemas lalu berlari keluar ....
" ehhhh,,,,, dasar jahat kamuuu " teriak Vano geram sambil menahan senyum melihat betapa cerianya Dita pagi ini ....
" kamu udah mandi kan" teriak Vano lagi
" udah,,,,,, Dita tunggu Daddy di meja makan yaaa " teriak Dita tak kalah keras ......
di dapur Dita membuka kulkas mencari sesuatu yang enak di makan tapi tak ada satu pun makanan yang enak menurut Dita dan akhirnya dia hanya menyiapkan roti untuk Vano .....
" loh kok cuma sepiring ,,,,, emang kamu nggak makan katanya lapar " tanya Vano saat datang dan hanya melihat makanan yang tersaji hanya untuk nya ....
" nggak ada yang Dita suka ,,,,,, Daddy masakin dong " pintanya manja .....
" eeeeh ,,, kan udah bisa masak sendiri sejak Daddy ajarin ,,, nggak boleh suruh suami masak kalau udah bisa " kata Vano lembut pada istri kecilnya .....
bukannya tidak mau memasak tapi Dita juga harus belajar dewasa dan tau akan tanggung jawab....
" mmmmm,,,,, tapi Dita mau makan masakan Daddy " suara kecil Dita yang berdiri di depan Vano sambil menunduk ....
Vano menatap dalam mata Dita mencoba mencari sesuatu yang ingin dia ketahui dari mata polos itu .......
" kamu kenapa sihh kok beberapa hari ini berbeda aja perasaan Daddy " tanya Vano
" Dita nggak tau Daddy " jawab Dita cepat .....
sesaat kemudian Vano tersenyum hangat lalu mengelus dengan sayang punggung Dita .......
" cium pipi Daddy dulu ,,,, nanti Daddy masakin " ucap Vano hangat
" aaaa,,,, Daddy beneran mau masakin ?" tanya Dita yang langsung diangguki Vano
muachhh
dengan senang hati Dita mengecup pipi Vano lalu memeluk leher pria dewasa itu kesenangan ......
Vano mengecup kening Dita
" nanti ikut Daddy ke rumah sakit ya sayang " ucap Vano berjalan menuju dapur sambil menggandeng Dita ...
" ngapain kerumah sakit Daddy " tanya Dita
" ada deh pokoknya ,,,, kamu nggak perlu tau " kata Vano santai
" ihhh,,,,, Daddy nggak asik main rahasia rahasiaan segala " cemberut gadis kecil itu memeluk Vano dari belakang .....
selesai memasak .....
Dita menatap penuh minat makanan yang ada di atas meja lalu Dita dengan cepat memakannya karna lapar ......
" sayang duduk kalau makan " ucap Vano yang juga masih berdiri di sebelah Dita tapi Dita sama sekali tak mendengar ucapan Vano
" Dita " Vano memegang wajah Dita agar menatapnya .....
wueeekkk
saat Dita menelan makanan yang baru saja dikunyah nya Dita mual lalu muntah di baju Vano karna Vano memegang wajahnya .... .....
Dita langsung menunduk takut saat melihat baju Vano yang kotor karna terkena muntahannya ......
bukannya Dita tak tau seberapa bersih dan higienisnya Vano tentu saja pria dewasa itu akan merasa jijik saat bajunya terkena muntahan ...