
Bukan kalian tapi Ditaππππ
Vano menurunkan Dita di
ranjang setelah menutup
pintu ...
" kak Vano liat "
rengek gadis kecil yang.duduk
ditepi ranjang itu ....
" nanti ,,,, sekarang kakak mau
mandi dulu bikinin kakak kopi
sana " perintah Vano ...
" hmmm,,,, Dita pengen liat sebentar
doang " pinta gadis kecil itu
berdiri memohon pada Vano ..
"nanti ,,,,, sekarang bikinin kopi "
kata Vano lalu masuk ke kamar
mandi ...
dengan kesal Dita pergi kedapur
lalu kembali lagi kekamar dengan
secangkir kopi hangat untuk kak
Vano ...
" lama banget sih Dita "
keluh Vano yang sudah berbaring
nyaman di tengah Ranjang ...
" ihhhh,,,, kakak aja yang mandinya
kecepetan masa udah selesai aja
jangan jangan nggak bersih lagi "
tuduh Dita ...
" nggak bersih kata kamu ,,,,,, liat nih
bersih tau " kesal Vano sampai
sampai dia membuka baju kaos
yang di pakainya memperlihatkan
dada telanjangnya pada Dita ...
" bersihkan ,,, kamu aja yang mandi
kelamaan " kesal Vano kembali
berbaring diranjang tapi tidak memakai
bajunya kembali ..
Dita meletakkan secangkir kopi
yang dibawanya ke atas nakas
dan langsung melompat kesenangan
ke atas ranjang memeluk Vano
erat sampai tak bisa bergerak ...
" ini diaaa "
senang Dita menyentuh lalu
menusuk nusuk kelereng kecil
yang tapi begitu ingin diliatnya π
" ahhh "
Vano meremas selimut dibuatnya ...
" jadi ini ,,, Dita fikir apaan tadi "
kata Dita kesenangan tak hanya
menusuk sekarang Dita malah
memainkan kelereng kecil itu
dengan jari nakal nya ....
" ternyata laki laki ada mimik juga
yaa kak " tanya Dita menatap
Vano yang memejamkan mata ...
Vano membuka matanya menatap
mata polos itu ,,, Lagian kenapa tadi
Vano harus refleks melepas bajunya sih
" ada lah emang selama ini kamu
nggak tau " tanya Vano santai
setelah berhasil mengendalikan
hasratnya...
" hmmmm,,,, tau sih kak kan di sekolah
ada dalam pelajaran tapi Dita nggak
pernah perhatiin sekalipun. setau
Dita dada laki laki itu datar aja yang
Dita liat " jujur gadis kecil itu
" itu karna kamu liatnya cuma
dari balik baju yang laki laki
pake beda kalau langsung kayak
gini " kata Vano menjelaskan pada
gadis polos itu ...
" hmmm,, gitu Dita baru tauuu "
jawab gadis kecil itu dengan wajah
lucunya kembali menyentuh kelereng
kecil itu ...
" boong kamu ,,, mana mungkin
kamu nggak tau kamu kan sering
liat laki laki *elanjang "
kata Vano menatap gadis kecil itu
" ihhhjj,, kak Vano fitnah Dita nggak
pernah yaa intipin orang mandi "
kata Dita tak terima ..
" maksud kakak bukan gitu ...
*elanjang dada maksud kakak "
kata Vano meralat ucapannya
" sering tapi Dita sama sekali
nggak pernah perhatiin kak
Dita cuma sering liatin perut
kayak roti sobek " jawab Dita
jujur ...
" ini ada susu nya juga nggak kak ?"
tanya gadis polos itu lagi ...
" menurut pelajaran Dita di sekolah
dulu ada nggak ?" tanya Vano balik
" nggak tauuu,,,, Dita nggak sempat
nanya waktu itu sama guru ,,, yang Dita tau
laki laki sama wanita itu sama
sama punya dada " jawab Dita
mengingat ....
" ada ,,,kamu mau coba lebih lezat
dari susu yang biasa kamu minum
tiap pagi " kata Vano serius
...Yaampun di polosin benaran sama...
...Vano si Dita π ...
" beneren lebih enak ?" tanya Dita
" coba hisap "
perintah Vano yang dengan patuh
Dita kerjakan ...
" ahhh,,, hangat "
rintih Vano saat merasakan kehangatan
mulut Dita ...
" nggak ada airnya kak "
kata Dita dengan polosnya ...
" ada ,,,, coba yang satu lagi
lebih kencang hisapnya "
perintah Vano ...
Vano semakin meremas selimut
menikmati sensasi menyenangkan
saat istri polosnya ini menghisap
dengan kencang .....
" nggak ada juga "
kata Dita memelas ...
hahahahhaa...
" Dita ,,,, Dita polos banget sih kamu"
kekeh Vano lalu meraih secangkir
kopinya yang diletakkan Dita di
nakas ....
Vano memeluk Dita erat baru
meminum beberapa teguk kopinya
" nanti kena kepala Dita kak "
rengek Dita
" ya makanya diem "
kata Vano meminum beberapa
teguk lagi lalu kembali meletakkan
kopi itu di atas nakas ...
semakin Vano menatap wajah
polos itu semakin tak bisa Vano
menahan tawanya ....
" ihhhh,,,, kak Vano kenapa
ketawa terus " kesal Dita meronta
dalam pelukan hangat Vano ..
" denger ya sayang,,,,,, yang ada itu
cuma air susu ibu nggak ada air
susu Ayah " jelas Vano sambil
terkekeh ...
sejenak Dita diam namun saat
dia berhasil menyimpulkan ...
brukk
Dita memukuli Vano dengan bantal
tanpa henti saking kesalnya .....
" hey,,,, Dita jangan "
tawa Vano duduk dan mengambil
bantal di tangan Dita lalu melemparnya
kelantai ...
Dita yang juga duduk di depan Vano
menatap Vano tajam penuh kekesalan
tak ada bantal tangan pun jadi π
" Dita kesel ,,,, dasar pembohong "
teriak Dita memukuli Vano dengan
tangannya .....
lelah memukul Dita menendang
nendang Vano dengan kedua
kakinya lalu berbaring memunggungi
Vano .....
" Dita ,,, Dita nggak sayang .....
jangan ngambek doong "
kata Vano memeluk gadis kecil
itu dari belakang ...
" kakak pembohong ,,,,,, kakak kibulin
Dita " suara kecil gadis polos itu
" yaaa salah kamu kenapa mau
kakak kibulin " kata Vano terkekeh
tanpa dosa ....
Dita berbalik dan menatap Vano
sebelah mata sampai mata cantiknya
itu terlihat seram ....
"akkkkk"
teriak Vano bahkan sampai histeris
" ampun ,,,, ampun Dita itu beneran
sakit " kata Vano mengelus dadanya
saat Dita melepaskan gigitannya
" hati Dita lebih sakit lagi kakak
kibulin " kata Dita tersenyum penuh
kemenangan lalu segera memeluk
Vano ...
" kenapa peluk ,,, katanya kesal
sama marah " tanya Vano
menaikkan alisnya sedikit melonggarkan
pelukan Dita ditubuhnya agar dia
bisa menatap wajah istri kecilnya itu
" Dita mau tidur udah malam "
jawabnya singkat lalu mengeratkan
pelukannya ....
Vano tak menjawab tapi tersenyum
lalu menarik selimut menyelimuti
Dita dan membalas pelukan hangat
Dita ......
baru beberapa menit gadis kecil
itu sudah tertidur pulas Dita sangat
cepat tidur .....
muahhc
Vano mengelus kepala Dita dengan
lembut ditengah keheningan malam
sesekali pria dewasa itu tersenyum
nyaris tertawa membayangkan
setiap tingkah istrinya yang super
polos ini .....
like nya mana πππ
baca ulang episode 8 kalau mau π