
" suka banget kak ,,,,, pelukan kakak
hangat banget" kata Dita mengecup
kening Vano yang mendongak
menatapnya ....
" kenapa ngecup "
tanya Vano spontan ...
" kata orang kalau pacar sakit
harus sering di kecup biar cepat
sembuh " kata gadis polos itu ...
Vano tertawa menatap mata polos
itu sangat menggemaskan ...
" kalau begitu kecup lah lagi
biar cepat sembuh "
" iya ,,,,,, sekarang kakak harus
minum obat " kata Dita setelah
mengecup Vano lagi ....
" ayoo minum kak "
kata Dita lagi saat Vano hanya
menatap pil di tangan Dita tanpa
mengambilnya......
" ayok minum sayang "
kata Dita lembut setelah lama
diam menatap Vano ....
Vano tersenyum lalu meminum
obatnya cepat .....
" sekarang istirahat lagi "
kata Dita kembali merapikan bantal
dan membantu Vano berbaring .....
setelah menyelimuti Vano Dita
melangkah pergi untuk ..
" kamu mau kemana ,,,,, jangan tinggalin
kakak" ucapan Vano lirih menatap
Dita sendu ...
" Dita cuma mau ambil ponsel kak ..."
jelas Dita tak jadi pergi dia mengambil
kursi lalu duduk di samping kanan
ranjang Vano ....
" sekarang kakak istirahat ,,, Dita
nggak bakalan tinggalin kakak kok"
kata Dita memegang tangan Vano ....
Vano menatap jam di dinding ternyata
sudah lewat jam 4 sore ......
" sini tidur di samping kakak "
kata Vano bergeser sedikit ...
" Dita temenin kakak disini aja ....
tangan kakak kan lagi di infus ntar
sakit lagi kalau tertarik karna sempit "
kata Dita ...
" nggak bakalan sempit ranjangnya
luas kok " kata Vano meyakinkan ...
" nggak usah Dita duduk disini aja "
" kalau kamu nggak mau ,,,, kakak
nggak bakalan tidur " kata Vano
keras kepala
" kakak kok gitu sih ,,,,,"
kata Dita mengeluh ...
" yaa makanya ayok tidur disini "
kata Vano yang sudah mengembangkan
tangannya seolah isyarat untuk Dita
masuk ke pelukannya ....
" tapi janji ya,,,,, kakak bakalan
istirahat " kata Dita naik ke atas
ranjang dan berbaring di sebelah
Vano ....
" iya sayangku"
kata Vano memeluk Dita
dengan sebelah tangannya ....
Vano tidur telentang dengan
Dita yang tidur miring di sebelahnya
tak lupa Dita nemplok manja di
atas dada Vano ....
" sekarang tidur "
kata Dita lagi ...
" iya "
kata Vano patuh dan memejamkan
mata ...
" kamu juga ikutan tidur "
kata Vano menatap Dita setelah
sekian lama ......
" kan Dita mau temenin kakak "
jawab gadis polos itu
" iya tapi nemeninnya kamu juga
tidur " kata Vano tertawa ....
Dita mengangguk sambil cekikilan
lalu memejamkan mata lagian
Dita juga sudah mengantuk
apalagi elusan Vano di kepalanya
membuat Dita semakin cepat
tidur .......
" gadis polos "
Dita yang sudah tertidur itu .....
Vano sama sekali tak tidur ...
pria dewasa itu hanya menatap Dita
dan sangat sering tersenyum
menikmati lucunya wajah istrinya
saat tidur ...
" hmmmm...."
Dita menggeliat tak nyaman
dalam tidurnya saat Vano
terus mengecupnya ......
entah berapa lama Vano
melakukan aktivitas nya itu
sampai ada yang mengetuk
pintu dari luar .....
" shittt...."
Vano mengumpat kesal
mengganggu saja 😂
" masuklah "
suara datar Vano ....
ternyata dokter dan beberapa
orang suster yang masuk ....
mereka menahan senyum
melihat posisi Vano dan Dita
saat ini ....
apalagi dokter dan suster itu
yang masih sama sama muda ....!
" ada apa ?"
tanya Vano datar tanpa
peduli akan tatapan mereka bahkan
Vano semakin mengeratkan
pelukannya pada Dita walaupun
cuma sebelah tangan ....
" kami datang untuk memeriksa
kondisi tuan muda" kata Dokter
itu sopan ....
" periksalah cepat "
kata Vano yang langsung di
kerjakan oleh mereka ...
saat dokter itu mendekat ke arah
mereka Vano menarik selimut
untuk menyelimuti Dita bahkan
Vano menyembunyikan wajah
Dita disudut dadanya ......
" jangan menatapnya periksalah
cepat " ketus Vano tak suka
dengan tatapan dokter muda itu ...
sebenarnya Vano juga sudah
berfikir dari awal ,,,, harusnya
pernikahan mereka itu memang
harus di adakan resepsi agar
semua orang tau ......
jika tidak ya seperti sekarang
semua orang akan tetap berfikir
bahwa Dita adalah adik Vano
yang begitu manja dan sangat
dekat dengan Vano ......
bahkan dalam kondisi dan
posisi mereka yang seperti
inipun orang lain masih tetap
berfikir bahwa Dita itu adik Vano
tanpa ada hubungan lain karna
memang sudah sedari kecil
Dita begitu manja pada Vano ..
tapi karena beberapa alasan
khususnya keselamatan Dita
makanya resepsinya di tunda ..
" lepaskan infus ini "
kata Vano sangat kesal menatap
infus yang ada di tangannya ....
sangat membatasi ruang gerak nya ...
" maaf tuan muda belum bisa ,,,
karna jika infus ini dilepas maka
anda akan kembali lemah "
jelas dokter itu ...
" aku bilang lepaskan ya lepaskan "
teriak Vano kesal ....
" tidak bisa tuan muda "
Vano mulai berdebat dengan dokter
itu ,,,, apalagi sifat Vano yang keras
kepala yang sangat tak suka di
atur atur orang lain ......
Vano berhenti berdebat saat
Dita terbangun ....
" kak "
suara serak Dita bahkan mata
cantiknya masih sangat sayu
menatap Vano ...
like and vote