Brother My Husband

Brother My Husband
sekarang Dita tau kan



Vano menatap wajah Dita yang berada tepat didepannya bahkan sangat dekat sekali setelah mencium istri kecil menggemaskannya itu .......


" sakit ya Daddy ?" tanya gadis polos itu menyentuh bibir Vano yang sedikit luka karna tadi di gigit oleh nya ......


" nggak kok,,,, Daddy kan udah biasa kamu sakitin " jawab Vano yang pandangannya tak pernah beralih dari Dita ........


mendengar ucapan Vano tatapan mata polos itu mulai berubah sedih bahkan kaki yang tadinya menempel erat di panggang Vano mulai terlepas .....


lalu meneteslah air mata dari mata cantik Dita sampai bulu mata cantiknya basah dengan air matanya......


muaaachhhh ....


Vano mengecup dengan sayang kening Dita yang menangis itu ......


" maaaf " ucap Dita pelan dalam tangisnya jika ingat semua kesalahan yang pernah dia lakukan pada Vano .....


" sekarang Dita tau kan ? kalau melihat orang yang kita cintai itu bersama orang lain rasanya sakit ? begitu yang Daddy rasakan selama ini sayang " ucap Vano pada istri kecilnya itu ........


" terusss ,,,, kenapa,,, Daddy nggak pernah bilang ..... Dita aja nggak kuat rasainnya ,,,,sakit " ucap Dita menatap Vano penuh tanya


" karna Daddy mencintai Dita ,,,,, Daddy nggak ingin Dita terluka atau tersakiti hanya karna ego Daddy " kata Vano bicara dari hati ke hati pada istri polosnya ...


" tapikan kalau gitu Dita sering nyakitin Daddy ,,,, perasaan Daddy juga tanpa Dita sadari " kata Dita mengingat ...


" Udahlah lagian kamu juga nggak bersalah kok atas semua yang terjadi selama ini " jawab Vano ....


" tapi kan gara gara Dita Daddy harus menyimpan rasa sakit Daddy sendiri sampai Daddy masuk rumah sakit karna sering minum minuman keras hanya untuk melupakan masalah yang Daddy alami dan semua itu gara gara Dita " gadis polos itu menatap iba suaminya


" nggak papa ,,,, yang berlalu biarlah berlalu lagian kan waktu itu Dita nggak tau kan bagaimana perasaan Daddy sama Dita jadi Dita nggak bersalah sedikit pun atas semuanya " kata Vano menatap hangat sambil menghapus air mata istri kecilnya


" Dita sayang Daddy " kata Dita memeluk leher Vano posesif seperti takut Vano tinggalkan ......


Vano bergeser ke belakang sedikit dan berbaring nyaman diranjang dengan Dita di atas tubuhnya seperti cicak ......


" turunin Dita " mohon Dita .....


Vano memiringkan tubuhnya lalu menyembunyikan istri kecilnya dalam pelukan hangatnya ...


" kita mau ngapain Daddy?" tanya gadis polos itu yang tentunya membuat otak Vano travalling .....


Vano menatap mata polos itu dalam pelukannya membuat hasratnya malah jadi meronta ronta ....


" tidur" jawab Vano menarik selimut dan mengelus kepala Dita ....


" kan masih siang Daddy ,,,, ini di kantor juga "


" terus apa salah nya " kata Vano mengeratkan pelukannya ...


" emang Daddy nggak kerja ?"


" terserah Daddy lah ,,,, ini kan kantor Daddy " kata Vano .......


" tidur aja ?" tanya anak polos itu lagi


" emang apa lagi ,,,,, mau kamu Daddy terkam siang siang begini " ucap Vano tersenyum penuh arti yang membuat Dita ngeri ......


" iya ,,, langsung tidur Daddy " kata Dita takut membuat Vano tertawa ......


" kamuuuu,,,,, sok mau dedek gemoy cepat tapi giliran mau dikasih malah takut " kata Vano meremehkan .....


" kan sekarang di kantor Daddy " kekeh Dita


Dita menyusup masuk kepelukan Vano lalu bermanja manja seperti kebiasaannya bahkan membuka habis kancing kemeja Vano yang barusan di sobeknya ....


" mau sobek baju Daddy lagi " kata Vano mencubit gemas pipi gadis kecil itu ...


" enggak " manja gadis kecil itu menempelkan pipi nya pada dada Vano...


tak lama kemudian gadis kecil itu sudah tertidur pulas dalam pelukan Vano ....


muahccc ......


" tidur yang nyenyak ya kesayangan nya Daddy " ucap Vano lalu bangun dan menyelimuti Dita ......


Vano menatap dirinya di pantulan cermin diruang ganti sambil tersenyum lebar lalu membuka kemejanya yang dirobek Dita barusan ......


Vano mendekatkan lagi wajahnya ke dekat cermin agar dapat menatap bibirnya ....


" emang lucu istri gue" kekeh Vano menatap Dirinya ....


setelah selesai mengganti baju dan memakai jasnya Vano menggendong Dita dipelukannya keluar melewati ratusan staf dan karyawannya yang menatap mereka ...


" jalan " perintah Vano pada pengawalnya setelah duduk nyaman di kursi belakang dengan Dita duduk di atas pangkuannya ....


Vano mengelus pipi Dita yang tengah tidur itu .....


" cantik ,,,,, akan Daddy hancurkan orang yang sudah berani menyakiti kamu sayang " batin Vano mengepal tangannya .....


setelah sampai dirumah utama Vano menidurkan Dita ke kamar ...


" bik ,,,, nanti kalau Dita bangun bilang saya pergi beli makanan kesukaannya dan baru pergi beberapa menit yang lalu " pesan Vano pada pelayan dirumahnya ...


" baik tuan ".....


next


balas dendam yang mengerikan


kasih vote sama hadiah dong