
" gaya kamu pake ajakin bikin
dedek gemoy sekarang baru disentuh
pahanya aja udah minta ampun "
ledek Vano menaikkan sebelah alisnya
" hmmmm,,,,, tapi kan tadi aneh
rasanya " kata Dita dengan suara
kecilnya ....
" aneh yaaa,,,, sini Daddy kasih
yang nikmat " kata Vano ...
" beneran "
kata gadis polos itu ...
" sekarang baring punggungin Daddy "
kata Vano memberi arahan ...
yang dengan patuh Dita kerjakan ..
Vano menarik selimut memeluk
erat gadis kecil yang memunggungi
nya itu ....
" terus nikmatnya dimana "
Tanya Dita dengan polosnya ..
" sabar ihhh "
kata Vano memasukkan tangannya
kedalam baju Dita dan mulai bermain
main ...
" Daddy,,,, aaaaaa geli"
kata Dita kegelian saat tangan
Vano bermain main diperut ratanya
" sekarang tidurlah "
perintah Vano tapi tangannya
merambat ke atas sampai ke
sikembar Dita yang sekal dan
kenyal itu ...
" eeehhh "
kata Dita memegang tangan Vano
di dadanya ....
" tidur kata Daddy "
kata Vano tegas ....
" tapi Daddy ,,"
ucapan Dita terpotong
" ini punya Daddy jadi Daddy mau
mainin " kata Vano menyatakan hak nya
" iya Daddy tapi elusin kepala Dita Daddy
biar Dita bisa tidur " kata gadis polos
itu ,,,,, dia membiarkan Vano
lantaran Vano sudah pernah menjelaskan
pada Dita tentang hak haknya ..
setelah Dita tidur barulah Vano
memulai aktivitas menyenangkannya ...
...pagi harinya dikampus ..............
Dita berlari kearah Cici dan Dinda
yang sudah menunggunya di
parkir usai memarkirkan mobilnya ...
" Cici ,,,, Dinda "
sorak Dita berlari kearah dua
sahabatnya itu yang sudah
membentangkan tangan nya
lalu Dita memeluk mereka
berdua sekaligus ....
" Dita kangen tauuu "
keluh Dita pada dua sahabatnya
" sama kita juga kangen "
ucap mereka berdua memeluk
gadis pendek yang hanya sebatas
bahu mereka itu π
" kalian pergi ke luar negrinya luamaaa"
kata Dita mengecutkan bibirnya
dengan lucu membuat Dita langsung
mendapatkan 2 cubitan sekaligus
dari sahabatnya di pipi karna mereka
gemasss ...
" yaaa maaf Dita sayang ,,,, kan kami
perjalanan bisnis " jelas Dinda ....
" dan kami bawain hadiah istimewa
buat kamu " kata mereka dengan
senyum penuh artinya ....
" manaa?"
kata Dita dengan senangnya tak
lupa mata berbinar seperti anak
kecil .....
sahabat mungkin mereka berdua
untuk Dita yang begitu perhatian
dan sangat menyayangi Dita ...
Cici dan Dinda adalah sama sama
anak tunggal dari keluarga kalangan
atas yang membuat kedua gadis
itu di dewasakan oleh keadaan lantaran
tahta calon pewaris tunggal yang
mereka sandang ........
sehingga walaupun mereka masih
kuliah tapi mereka sudah di ajarkan
dan di didik menjadi seorang pewaris
sedari kecil bahkan masa depan
mereka sangat di rencanakan ...
untuk itulah mereka sangat jauh
berbeda dengan Dita apalagi dari
segi kepribadian jika Dita manja
maka mereka adalah anak yang
madiri tapi justru kemanjaan dan
kepolosan Ditalah yang membuat
mereka suka berteman dengan Dita
mereka serasa punya adik kecil
yang harus mereka jaga ...
"nanti pas pulang kuliah yaa "
kata Dinda mengelus lengan Dita ...
" ayok ke kekantin ,,, gue lapar "
ajak Cici ....
" Dita di traktir kan "
kata Dita dengan wajah lucunya
berjalan di tengah kedua sahabatnya
yang saling menggandengnya ...
" emang kamu nggak dikasih uang
jajan sama Kak Vano " tanya Dinda
menaikkan sebelah alisnya ...
" enggak,,,, , Dita cuma dikasih kartu
sama kak Vano " jelas Dita ...
Cici dan Dinda pun paham kartu
seperti apa yang dikasih kak Vano
pada Dita ..
" sama aja bahkan itu udah lebih dari uang jajan Dita "
kata Cici ...
" beda dong Ci ,,, kartukan
nggak bisa buat beli BATAGOR
kalau uang jajan kan bisa "
kata Dita memberi contoh ...
" Dita ,,,,, Dita kamu gimana sih
kalau beli BATAGOR nya di depan
ujung jalan kompleks yaa pasti
nggak bisa mana ada tuh tukang
jual nya alat pembayaran pake kartu "
keluh Cici sebal dengan jawaban
Dita ....
" tuhkan ,,,,, Dita nggak salah
ngomong kan Din"
kata Dita minta pendapat sambil
tersenyum bangga ...
" terserah ,,,,, kalau kamu mau tiap
berangkat kuliah minta aja uang
jajan sama kak Vano "
jawab Dinda tak mau ikutan tapi
memberi solusi
dari pada pusing π
mereka duduk dikantin menatap
banyaknya orang yang juga sedang
makan atau hanya sekedar minum
......
" Ci ,,,, Din ,,,, Dita panggil kak Vano
Daddy sekarang tauuuu "
kata Dita memberi tau ...
" whatttt ? "
jawab mereka terkejut lalu menatap
kearah Dita bersamaan .....
" kok otak gueee travelling yaaa ?"
" hot banget panggilannya "
next......
hadiah dari Cici & Dinda benar benar
meresahkan yang dengan patuhnya
sipolos kenakan π³π³π³