Brother My Husband

Brother My Husband
putus



" Ditaa "


kata Vano memeluk gadis kecil


yang menatap langit siang yang


cerah dari balkon apartemen ...


"lepasin "


kesal Dita berbalik lalu mendorong


Vano tapi itu tak membuat pondasi


Vano goyah dia tetap saja memeluk


Dita ......


" maafin Ayang "


kata Vano berbicara lebai layaknya


anak remaja pacaran walaupun


sedikit geli..


" nggak mau Ayang jahat ,,, "


kata Dita masih marah ...


tapi mulai melunak lalu Vano


membawa Dita duduk disofa


agar dia bisa jujur pada Dita


" Dita dengerin Daddy yaa ."


kata Vano memegang pipi DitA


agar menatapnya ....


" Daddy minta maaf ,,,, kalau Daddy


mungkin kurang peka dan sering


lupa memperlakukan kamu seperti


pacar Daddy ,,,, Daddy nggak banyak


pacaran jadi nggak tau juga harus apa


apalagi hal2 yang sering dilakukan


orang pacaran " jelas Vano jujur ....


"tapi kan Daddy dulu punya pacar


banyak lagi "kata Dita tak percaya


" iya dulu Daddy punya pacar ,,,


tapi kan udah Daddy jelasin sama


Dita kalau mereka itu hanya


pelampian buat Daddy "


kata Vano mengatakan kejujuran ...


"pelampiasan ,,,,,, jadi Daddy pernah


buat dedek gemoy juga sama


mereka ?" tanya Dita mengintimidasi


Vano bingung harus jujur atau tidak


" jawab Daddy ?"


kata Dita mulai mendesak ...


" iya ,,,,,, tapi cuma sama zaskia "


jujur Vano ....


plakkkk


satu tamparan di wajah Vano


lalu Dita duduk menjauh dari


Vano sambil melindungi perutnya


dengan posesif ....


Vano menyentuh pipinya yang


ditampar Dita .....


" Dita dengerin penjelasan Daddy dulu ,,"


kata Vano kembali mendekati Dita


" gak,,, ,,,,,enggak "


teriak Dita bahkan menendang Vano


saat Vano mencoba mendekatinya


sambil melindungi perutnya posesif...


" Daddy ngelakuin itu karna dia


ngejebak Daddy Dita"


kata Vano mengatakan kebenaran


dan keluarga pun tau itu....


" pergiiii,,,,, Dita benci Daddy ....


Daddy nggak boleh sentuh dedek


gemoy Dita ,,,,,,, Daddy jahat ....


Daddy udah sentuh wanita lain "


" Ditaaa,,,,,,, Daddy ngelakuin itu udah


lama ,,,,, saat usia Daddy masih 20 tahun "


kata Vano memeluk Dita dengan


paksa tanpa mau melepaskan ...


" terus ,,,, dedek gemoy Daddy mana ?"


tanya Dita setelah tenang di pelukan


Vano ....


" nggak ada ,,,,, Daddy nggak punya


dedek gemoy " memang walaupun


saat itu Vano terjebak oleh kondisi


karna Zaskia memasukkan peransang


dengan dosis yang sangat tinggi


keminumannya Vano masih berpikir


jernih kesadarannya sama sekali


tak hilang hanya hasratnya saja


yang menggebu ngebu ...


jadi dia tak menumpahkan sedikitpun benihnya dalam rahim zaskia bahkan


Vano berusaha keras akan hal itu


dan menumpahkan semuanya di luar ...


" dedek gemoy Daddy hanya ,,,"


ucapan Vano terhenti


" jadi dedek gemoy nya Daddy


bunuh " kata Dita ketakutan menatap


Vano takut Vano melakukan hal


yang sama ...


" ya enggak sayang ,,,,, emang


zaskia itu nggak hamil walaupun


kami udah melakukan nya "


kata Vano memberikan jawaban


yang akurat karna Vano dan keluarga


sudah memastikan hal itu ....


" tapi Dita jijik sama Daddy "


kata Dita berlalu pergi meninggalkan


Vano yang masih terdiam mendengar


ucapannya ...


" Dita itukan udah kejadian lama "


kata Vano memegang tangan Dita ...


" tapi tetap aja Daddy pernah melakukannya" kata Dita


" itukan diluar kendali Daddy sayang


lagian kan setidaknya Daddy jujur


kamu taunya langsung dari Daddy


bukan dari orang lain" jelas Vano ...


" iya jugaaa,,,,, pasti rasanya kayak


waktu itu ya Daddy "lirih gadis


polos itu memeluk Vano saat


ingat akan kejadian Vano dulu


" lebih menyiksa lagi sayang "


kata Vano lega setelah Dita


kembali memeluknya ...


" maafin Daddy yaa nggak bisa


menjaganya untuk kamu .....


harusnya kamu juga menjadi


yang pertama " kata Vano


mengelus pipi Dita ...


" nggak papa ,,,,, tapi Daddy harus


janji jangan kayak gitu lagi ..."


" iya Daddy janji ,,,,,, sekarang kamu


sarapan habis ini kita jalan keluar"


drettt


drettt


ponsel Vano berdering ....


mata Dita membulat saat tau


siapa yang menelfon Vano