Brother My Husband

Brother My Husband
pesta pernikahan



seminggu kemudian .....


ditengah mewah dan meriah nya pesta pernikahan Vano dan Dita yang mengejutkan banyak orang Dita tengah tersenyum bahagia dengan wajah manisnya yang berseri seri .....


" senang benget istri Daddy " tanya Vano yang duduk di pelaminan sebelah Dita ....


" seneng dong ,,,,,, Dita suka banget pesta nya Daddy dan satu lagi Dita cantik banget kayak Cinderella" jawab gadis kecil itu sambil memuji dirinya sendiri kesenangan


" kata siapa kamu cantik?" kata Vano yang membuat Dita langsung menatapnya sinis ....


" ohhhhh,,,,,, jadi menurut Daddy Dita nggak cantik " kata Dita emosian sampai beberapa tamu undangan menatap mereka karna mendengar suara Dita ....


lalu Vano mengangguk ......


" mmmmm,,,,, Daddy jahat " rengek Dita cemberut lalu memunggungi Vano .....


" Dita ,,,, hey ,,,, nggak malu kamu,, tuh tamu undangan pada liatin kamu " kekeh Vano menyentuh punggung istri kecilnya itu ...


gimana nggak diliatin mana ada pengantin wanita yang memunggungi pengantin prianya di kursi pelaminan ....


" biarin " suara kecil Dita ...


" kamu nangis " Vano membalikkan tubuh Dita kearahnya dan ternyata Dita memang menangis .....


Vano memeluk istri kecilnya itu itu lalu mengelus lengan Dita dengan sayang .....


" Daddy becanda sayang ,,,,,, kamu itu yang paling cantik tau nggak " ucap Vano sambil tersenyum menghapus air mata Dita ....


" Dita nggak caya ,,,,, Daddy boong"cemberut Dita .....


" istri Daddy yang paling cantikk pokoknya ,,,,, dan yang paling cengeng " tambah Vano ...


" mmmm,,,, " Dita semakin kesal dibuatnya lalu memukul dada Vano dengan tangannya .....


Vano memegang pipi Dita dengan kedua tangannya lalu mengecup dengan sayang kening Dita .....


" dengar ya,,,, Dita itu kesayangannya Daddy ,wanita yang sangat Daddy cintai dan tak akan tergantikan " ucap Vano sepenuh hati .......


๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘


temukan semua tamu undangan dan para sahabat membuat kedua pasangan itu tersadar bahwa sangat banyak orang disekitar mereka yang sempat mereka abaikan ......


"cieeeee" teriak sekelompok teman kampus Dita .....


" aaaaa,,,,, Daddy " rengek Dita malu lalu menyembunyikan wajahnya di dada Vano .......


Vano mengelus punggung Dita sambil tersenyum sedikit kikuk ke arah para tamu undangan .....


beberapa menit kemudian para tamu undangan sibuk kembali dengan aktivitas mereka sedangkan Dita tetap saja di posisi yang sama ..


lalu Mama berjalan anggun keatas pelaminan menghampiri Vano dan Dita .....


"Dita sayang "


"Mamaaa" Dita langsung memeluk Mama yang berdiri di depannya ....


" kenapa nangis " tanya Mama menahan tawa sambil mengelus lembut pipi anak sekaligus menantunya itu ....


" Daddy katain Dita nggak cantik Maa" ucap Dita sambil menatap Vano sinis ...sedangkan Vano hanya tersenyum geli bersama Mama nya ke arah Dita ....


" masa di katain nggak cantik sedih sih " ucap Mama lembut


" nggak tauuu ,,,, Dita sedih aja dengernya pengen nangis aja " jujur Dita


merasa jawaban Dita tidak logis Mama berfikir sejenak ....


" apa dedek gemoy kamu yang nangis " ucap Mama ....


" emang Dita udah punya dedek gemoy Maa " tanya Dita polos yang membuat senyum lebar di wajah Vano ....


Mama saling tatap dengan Vano lalu mengalihkan topik pembicaraan ....


" Dita itu paling cantik,,,, nggak usah dengerin kata Vano namanya juga orang jelek pasti seleranya ketinggian sampe nggak nyadar dianya kayak apa ?" ucap Mama dengan teganya .....


" jelek jelek gini kan bikinan Mama " kesal Vano tak terima dengan perkataan sang ibu ....


" mungkin dulu Mama gagal produksi " jawab Mama dengan santainya ....


" sabar ya nak ,,,,, kalau punya Mama gila ya gitu " jawab Papa yang baru datang .....


" Mama gila pah ?" tanya Dita polos tak percaya ....


" emang kalian nggak tau " jawab Papa dengan wajah menahan tawanya bersama Vano melihat ekspresi Mama


" berarti selama ini istri Papa orang gila dong" jawab Dita dengan lebih polosnya


skak mat


jadinya Mama lah yang tertawa ...


" orang gila kok di jadiin istri " senyum penuh kemenangan Mama lalu menginjak kaki kiri Papa dengan high heels ....


" aaaak,,,, Mama sakit " ringis papa menahan sakit ...


" orang gila kok dilawan " ucap Mama lalu pergi saja tapi Papa malah merangkul Mama kepelukannya ...


" byby jahat " ucap Mama ngambek


" Mama mau nangis juga kayak Dita " kata Vano tertawa ....


2 jam kemudian ....


" Daddy ,,,,, Dita capek " keluh Dita yang lelah berdiri menyalami tamu sedari tadi .....


Vano berbicara pada setiap anggota keluarga nya untuk izin pulang duluan karna Dita sudah terlihat sangat lelah ......


skip .......


lelah guee ,,,, skip nggak papa ya


wueeekkkkk .....


diperjalanan pulang Dita muntah ...


" sayang " cemas Vano


" Daddy peluk " pinta Dita manja setelah Vano membersihkan mulut nya ....


Vano mendudukkan Dita di pangkuannya lalu memeluk Dita ....


apa iya Dita hamil tak biasanya gadis kecil itu muntah jika naik mobil ...


fikiran Vano malah travelling jadinya sampai pria dewasa itu senyum senyum sendiri tapi satu ucapan Dita membuat nya terkejut ...


" Daddy nanti buat dedek gemoy ya " ucap Dita penuh harap seolah dia sangat ingin .....


Vano menatap sopir di depan yang tersenyum geli ke arah mereka ....


Vano jadi bingung entah harus mau atau menolak permintaan Dita lagian gadis kecil itu terlihat sangat kelelahan dan ya sangat aneh sekaligus luar biasa ,,,, Dita meminta sendiri hal itu pada Vano ...


" kalau iya Dita hamil ,,,, anak gue baik banget dong ,,,, belum lahir aja udah bertekad menyenangkan Daddy nya " batin Vano tersenyum geli ....


" sering sering minta begituan sama Mommy kamu " batin Vano mengelus perut rata Dita dengan senang ....


" apa sih Daddy geli tauuu " kesal Dita Menampar tangan Vano yang mengelus perutnya entah mengapa Dita merasa tak suka saja Vano menyentuh perutnya


yah permintaan lo ditolak๐Ÿคฃ๐Ÿ˜‚


hallo sayang jumpa lagi kita maafkan aku yang selalu hadir lalu pergi dan datang lagi ......


canda Ayang๐Ÿฅฐ