Brother My Husband

Brother My Husband
baju pengantin



" jika begitu keputusannya sekarang


yang harus kita pikirkan adalah bagaimana


caranya Dita bisa dengan cepat jatuh


cinta pada Vano " kata Papa...


" mereka itu harus tinggal berdua


semakin sering mereka bersama


maka mereka akan saling membutuhkan


satu sama lain maka disitulah cinta


akan mengalir dengan sendirinya "


kata Fira memberikan pendapat


yang masuk akal ...


" emang kamu bisa Fira jauh dari anak kamu"


goda Ditya ...


" mmmm,,,, ya enggak "


kata Fira mana bisa dia jauh


dari anak anaknya ....


apalagi Dita yang begitu lengket


pada Fira ..


" terus kenapa kamu kasih saran begitu "


kesal Tasya dia juga tak bisa jauh


dari Dita dan Vano ...


" tapi kalau menurut Papa itu


keputusan yang tepat deh "


pendapat Sony ...


" tapikan mereka jauh dari kita jadinya "


jawab Mikell ...


" emang kalau Vano dan Dita tinggal


nya pisah ,,,kalian nggak akan pernah


mengunjungi kami " ledek Vano


di tegah keseriusan orang orang ...


" kami serius Vano "


kata Tasya ..


" iya serius ,,, lagian kalau Dita tinggal


berdua sama Vano ya pasti kesepian


makanya nanti kita harus ngumpul


bareng ,,,, lagian kan kita tinggal pisahnya


cuma sekitar dua bulan kalau prosesnya


cepat kita bakalan cepat kembali ....


makanya doain " kata Vano ..


" oke keputusan nya final ya "


tegas Ditya ....


" sekarang baju pengantin buat Dita


gimana kalau nggak ada bisa ngamuk


dianya" kata Vino mengingat kan


Adiknya itu kalau sudah punya ke


inginan dan kalau tidak di penuhi


bisa makin rumit urusan nantinya ...


" itu biar Mama dan Mommy kalian


yang urus besok dijamin jadi "


kata Sony santai ....


" dijamin jadii,,,,,"


teriak Fira dan Tasya


" duit mana "


kata Fira lagi


" utang dulu aja Mah "


jawab Mikell ...


" kamu pikir gorengan bisa ngutang"


kata Tasya ....


sebenarnya kalau uang mah


mereka banyak hanya saja


mereka ingin memancing reaksi


Vano karna dia sedari tadi terus


saja melamun .....


" kak ,,,, Mama minta uang tuh "


kata Vino menyikut Vano ..


" hahhh,,,, buat apa "


kata Vano saat tersadar ..


" buat baju pengantin lah "


jawab Fira datar ...


" tenang aja Maa Vano udah siapin


semuanya kok " jawab Vano


membuat semua orang melotot ...


" kapan kamu siapin Vano "


tanya Ditya


" Vano udah menghubungi pemilik


butik tadi Dad dan nanti Vano sama


Dita tinggal nyoba aja ke sana "


jawab Vano....


" yaudah kalau gitu kamu


temui lah si Dita dulu tuh anak


nggak terkabul malah makin rumit


kita " kata Tasya ....


Dita kalau sudah ngambek nggak


mau keluar dari kamarnya sampai


makan pun tidak .....


*******


" Ditaa"


Vano mengetuk pintu kamar Dita


dari luar namun sama sekali tak


ada sahutan.....


ceklek ...


Vano meneguk salivanya menatap


Dita dalam balutan kimono mandi


yang pendek dan pas body itu ...


terlihat sangat menggoda dan


menggairahkan ........


" Dita baru aja mau buka pintu "


kata Dita menatap Vano yang


masih berdiri diam di ambang


pintu kamar itu ....


Vano masuk lalu menutup pintu


brukkk ....


baru beberapa langkah Vano


berjalan tubuh montok Dita sudah


menghantamnya dengan manja ...


Vano menahan nafasnya saat


dadanya bertabrakan dengan


dada sekal Dita ......


otak Vano jadi tak bisa diajak


kompromi dan sekarang yang


terbayang oleh otak Vano adalah


tubuh Dita dibalik kimono ini


pasti tak tertutup apapun .....


" shitttt"


Vano mengumpat dalam hatinya


mewanti wanti dirinya yang sebentar


lagi berpotensi khilaf .....


" Dita sayang lepasin pelukannya "


mohon Vano dengan suara seraknya ....


" kenapa Dita nggak boleh peluk


kakak lagi " ucapan sendu Dita menatap


Vano sayu .....


" ehhh,,,, bukan gitu sayang "


Vano membalas pelukan Dita


saat dia mulai bisa mengendalikan


hasratnya ....


" kenapa bajunya nggak di ganti sayang ..


kenapa cuma pakai kimono haaa "


kata Vano menunduk menatap


Dita yang masih bersandar manja


di pelukannya...


Dita tak menjawab tapi malah balik


bertanya ....


" kakak ,,,,, Dita mau pakai baju Pengantin


pokoknya " tegas Dita cemberut


semakin mengeratkan pelukannya ....


" iya ,,,, nanti kita ke butik ya coba


baju Pengantin kamu "


kata Vano lembut


" beneran kak ,,,, "


Dita berbinar senang bahkan


mengecup pipi Vano .....


hasrat Vano yang tadinya sudah


turun sekarang naik lagi bahkan


meluap luap apalagi saat Dita


berjinjit Vano melihat dengan


langsung belahan dada sekal


Dita yang begitu berisi itu apalagi


belahan kimono Dita semakin


memperlihatkan nya ....


Vano tidak munafik dia juga seorang


pria normal hasratnya juga akan


naik saat merasakan hal hal begini ....


Vano memegang wajah Dita


lalu segera mendekatkan wajahnya


ke wajah Dita ...


...Vano ngapain yaaπŸ˜‚πŸ˜†πŸ˜‚πŸ˜†πŸ˜‚πŸ˜†...


...cieee fikiran nya traveling ...


...vote .... ...