Brother My Husband

Brother My Husband
cinta yang mulai ada



Vano menyentil kening Dita


" sakit kak "


keluh Dita semberut ...


" udah ,,,, kakak mau ganti baju "


kata Vano segera keluar ...


" hmmm,,,, Dita mau lagi "


pinta gadis kecil itu ...


" mandi sama gosok gigi dulu


sana malas kakak nyium gadis


jorok kayak kamu " ucapan


Vano tertawa sambil mengacak


rambut Dita lalu segera keluar ...


" kak Vano"


teriak Dita kesal


*********


beberapa menit kemudian


gadis kecil itu masuk keruang


ganti dengan memakai kimono


mandinya sambil cemberut ...


bahkan pipi kenyalnya menggembul


saking cemberutnya ....


" hahahahaa ,,,,,, kenapa ,,,, hey "


tawa Vano mencolek pipi


yang menggembul itu ....


" kakak jahatt "


kata Dita berjalan melewati Vano


untuk mengambil pakaiannya ......


" kapan kakak jahat ?"


tanya Vano lembut memeluk


Dita dari belakang ....


" ihhhhhh,,,,, jangan peluk peluk "


kata Dita meronta ronta lalu


berbalik menatap Vano sebelah


mata ......


" kenapa ,,,,, nggak boleh peluk


kamu lagi " tanya Vano menahan


senyumnya ....


" nggak ,,,,, tadi kakak bilang Dita


jorok terus kenapa peluk peluk


Dita lagi " kesal gadis kecil itu


karna di katai jorok oleh Vano


" sekarangkan si jorok udah mandi "


jawab Vano dengan entengnya


lalu memeluk dan mengecup gemas


Dita ....


Dita memukul dada Vano dengan


kesal berulang kali sambil


meronta ronta agar Vano


melepaskan pelukannya ...


" hmmmm,,,, ihhh lepasin "


rengek Dita minder apalagi


Vano yang terus mengecupnya ...


" hiks ,,,,,"


gadis kecil itu mulai menangis


karna Vano terus mempermainkannya ..


terakhir Vano kembali melahap


bibir Dita ,,,, bermain main


menikmati sensasi nikmat bibir


tipis Dita ........


Vano tak munafik dia memang


sangat menikmati ciuman


pertamanya dengan Dita


Vano rasanya ingin terus


melakukannya bahkan


seperti candu baginya ....


lagian setelah Vano pikirkan


sejenak tak papalah dia melakukan


ini pada Dita toh Dita istrinya dan


poin yang paling penting Dita


tak merasa terpaksa atau tersakiti


olehnya malah Dita menyukainya


bahkan gadis polos itu memintanya


" manis "


kata Vano membersihkan sudut


bibir Dita walaupun gadis kecil


itu tidaklah bisa membalas


tapi sangat penuh sensasi .....


Dita masih terpaku dalam diamnya


entah mengapa Dita merasakan


sesuatu yang aneh dalam dirinya


saat Vano menciumnya ...


" gimana ,,,, suka"


tanya Vano tersenyum menatap Dita


tiba tiba saja wajah Dita memerah


karna tersipu malu ....


" kak Vano "


rengek Dita merah tomat ...


semakin memerah wajah Dita


semakin Vano menggodanya


sampai gadis kecil itu mengusir


Vano keluar dari ruang ganti .....


" keluar ,,,,"


kata Dita mendorong Vano yang


sudah siap berpakaian itu sekuat


" Dita ,,,, Dita apa sihhh,,, hey "


Vano masih mencoba bertahan


tapi gadis kecil itu mendorong


sekuat tenaga ....


blemmm ...


Dita menutup pintu ruang ganti


dengan kencang setelah mengusir


Vano keluar ....


Dita meronta ronta sambil


menutup wajahnya yang


terasa panas ...


persetan perasaannya tak


karuan πŸ˜‚


" kakak tunggu di meja makan


ya Dita " kata Vano dari luar ...


pria dewasa itu tersenyum hangat


sambil berjalan keluar istri kecilnya


terlalu manis untuk di lewatkan ...


" semoga suatu saat kau benar


benar mencintaiku istri kecilku "


harapan Vano .....


*********


Dita kembali menghampiri


Vano yang tengah minum kopi


dimeja makan .....


" bibik mana kak "


tanya Dita setelah duduk di


samping Vano


" keluar belanja "


jawab Vano .....


" kalau belanja ya pasti keluar kak


kalau disini kan nggak ada orang


jualan " kekeh Dita ...


" kamu nanya apa enggak "


ketus Vano malas meladeni


gadis polos itu ...


" heheheee,,,, ini kakak yang masak "


tanya Dita menatap penuh minat


sandwich di dalam piring itu ...


" iya ,,,,,, makanlah "


ucap Vano


semenjak tinggal di apartemen


Vano memang selalu memasakkan


Dita makanan entah mengapa


Vano khawatir saja jika orang


lain yang memasak untuk Dita


makan ....


" Dita mau disuapin "


kata Dita manja ....


" dasar manja "


ejek Vano menarik gadis kecil


itu agar duduk di pangkuannya


" biarin weeeek 😝"


cibir Dita duduk miring


dipangkuan Vano bersandar


manja pada zona nyamannya


sejak Dulu .....


ya apalagi kalau bukan dada Vano !


" masakan kakak emang the best"


puji Dita saat makanan itu masuk


kemulutnya ....


" masakan nya doang "


tanya Vano ....


" orang nya juga "


kata Dita tertawa tangannya


melingkar manja di leher Vano ...


" dasar anak manja,,, pesek lagi "


gemas Vano menarik hidung


pesek Dita....


" buat apa mancung kalau pesek


saja lebih menarik πŸ˜…"


kata Dita dengan percaya Dirinya


tapi sedetik kemudian gadis


kecil itu tertawa keras sambil


memegang perutnya .....


Vano ikutan tertawa entah mengapa


melihat Dita tertawa perasaannya


menghangat ada rasa bahagia


tersendiri dalam Diri Vano


semenjak hidup berdampingan


dengan Dita seutuhnya ......


Dita mengusir segala rasa jenuh ,


sepi dan hampa dalam hidup Vano


itu lah alasan kenapa Vano semakin


takut jika harus melepaskan


ataupun merelakan Dita bersama


orang lain 😒


yang baper ,,,,,, yang baper ...


kenapa nggak ada yang komen


lagi sih pada kemana readers nya


Author 😭😭😭


isolasi yaaaaaπŸ˜†πŸ˜…πŸ˜†πŸ˜