Brother My Husband

Brother My Husband
balas dendam



dalam sebuah ruangan bawah tanah yang sangat minim cahaya namun dijaga puluhan pria berbadan kekar yang terlihat sangat menakutkan bahkan tak ada kesan ramah dimata mereka disanalah Zaskia berada yaitu dalam sebuah sel tahanan yang sempit ... . ......


" om,,,, tante tolong lepaskan aku " kata Zaskia memohon berurai air mata dibalik sel tahanan menatap semua keluarga Vano dan kedua sahabat Dita .....


" dengar ,,,,, tak ada kata ampun untukmu wanita laknat " teriak Cici menunjuk dan menatap tajam Zaskia ....


" apa salah aku kepada kalian berdua haaah kenapa kalian melakukan ini padaku " teriak Zaskia menatap Cici dan Dinda penuh kebencian karna sekarang Zaskia sudah tau kalau mereka berdualah yang mengurungnya di tempat ini ...


Dinda menarik rambut Zaskia dari balik sel tahanan saat Zaskia tak menyadarinya lalu menarik dengan kasar sampai Zaskia tak bisa membalas dan hanya bisa menangis sambil memegang kepalanya .....


" kau dengar baik baik ,,,,, aku tidak akan pernah mengganggu seseorang jika tidak dia yang menggangguku " teriak Dinda melepaskan rambut tania dengan kasar


" Dita adalah temanku ,,, sahabatku ,,, adikku dan dia adalah bagian dari keluargaku ....dan kau tau apa yang akan aku lakukan kepada seseorang yang sudah berani bahkan berencana membunuh keluarga ku?" kata Dinda yang terdengar begitu mengerikan ....


" apa kau akan membunuhku " tanya Zaskia ketakutan ...


" tidak aku terlalu baik untuk membunuh mu sayang " jawab Vano yang baru datang dengan hangatnya ....


" Vanooo " teriak Zaskia senang bahkan takjup kedatangan Vano sungguh membuatnya tenang dan memberikan harapan besar baginya ...


" aku sudah meninggalkan istriku ,,,, dan aku akan hidup bahagia bersamamu sekarang " ucap Vano penuh kesungguhan ....


" be ,,,,, benarkah ,,,, lalu bagaimana dengan mereka " tunjuk Zaskia pada keluarga Vano beserta kedua sahabat Dita ....


Vano mendekat kearah sel tahanan Zaskia lalu mengeluarkan pistol dari saku dalam jasnya dan menodongkannya ke arah keluarganya lalu bergantian pada Cici dan Dinda .....


" apa kau ingin aku melenyapkan mereka sayang juga sayang seperti kau melenyapkan Dita ,,,, bahkan aku memberi racun di peluru ini dua kali lipat racun yang kau berikan pada Dita " kata Vano menatap Zaskia hangat dan sinis pada keluarganya ..


" apa kau serius ,,,,, kau lebih memilihku dari pada mereka ?" tanya Zaskia tak percaya


" ya ,,,,,, aku kan sangat mencintai mu " kata Vano lugas tapi pistolnya masih mengarah pada keluarganya ...


" kau tau strategi sayang ,,,, jika aku biarkan Dita mati waktu itu hanya dia yang akan lenyap dari dunia ini tapi tidak dengan mereka tapi sekarang kita bisa melenyapkan mereka semua sekaligus " kata Vano tertawa seperti orang gila namun terdengar begitu menyeramkan ......


" kalau begitu lakukan sekarang sayang dan bebaskan aku " kata Zaskia .....


" tunggu pengawalku sedang menjemput Dita untuk ku bunuh sekalian dengan mereka " kata Vano pada Zaskia sambil tersenyum....


" jangan kau bunuh dia sayang ,,,, biarkan dia hidup "


"untuk apa?"


" setelah kita menikah aku akan menjadikannya pembantu dan aku akan menyiksanya seumur hidupnya sampai dia mati sebagai bayaran atas penderitaanku " kata zaskia penuh keangkuahan .....


" sudah ku duga ,,,, kau sangat mencintaiku dan akan melakukan apapun untuk ku selama ini kau seperti berpaling dan meninggalkanku itu hanyalah sebuah stategi" ucap Zaskia menatap penuh kemenangan pada keluarga Vano ....


" aku sangat membenci Ditaaa,,,,,dia adalah pengganggu hubungan kita selama ini aku akan membuatnya menderita " teriak Zaskia penuh kebencian ......


prakkkk


sebuah balok kayu yang tak terlalu besar melayang dari tangan Dinda tepat mengenai pagar sel yang dipegang oleh Zaskia menimbulkan bunyi cukup nyaring ditengah keheningan orang orang .....


" akkkkk " teriak Zaskia histeris saat balok kayu tepat mengenai jari bahkan memecahkan kuku nya sehingga darah keluar dari jari jarinya ........


" sayang ,,,,,bunuh dia " teriak Zaskia dalam rintihannya pada Vano .....


" baiklah " kata Vano mengarahkan pistolnya pada Dinda ....


membuat senyum lebar di wajah Zaskia ...


dorrrrrr...........