Brother My Husband

Brother My Husband
adik lucu



" curhat bro "


ledek Vino nyelonong masuk tanpa


dipersilahkan....


" sama orang tidur lagi "


kata Mikell tertawa keras


dan ikutan masuk lalu menutup


pintu sambil menenteng paper bag


berisi makanan ke dalam ....


pletakk


pletakk


Vano melempari meraka berdua


dengan pulpen walaupun secara


tidak bersamaan dan yang paling


menyakitkan pulpen itu mendarat


tepat di pipi Vino dan Mikell tanpa


bisa terelakkan ...


" sakit kak "


keluh mereka berdua mengelus


pipi nya ...


muahccc ...


muahccc...


Vino dan Mikell mengecup kening


Dita saat mereka sampai di dekat


Vano ....


" sini biar aku gendong adikku


pasti kau gerah memeluknya kak"


kekeh Mikell lalu mengambil Dita


dari pangkuan Vano dan berpindah


duduk ke sofa yang diikuti oleh


Vano dan Vino .....


Vano duduk kembali di sebelah


Mikell meletakkan kaki Dita dipangkuannya


lalu nyelimuti kaki Dita dengan jasnya ....


Vino juga melepas jasnya menyelimuti


perut sampai wajah Dita juga ditutupnya


menyisakan sedikit ruang pernapasan


untuk Dita , karna cahaya siang kan silau


jadi akan mengganggu kenyamanan


tidur Dita makanya Vino menutupi juga


wajah Dita walaupun tak keseluruhan ...


" walaupun kamu itu menyebalkan dan


Nakal tapi tetap aja kakak menyayangi


kamu " Mikell mengecup lagi kening


adiknya yang lucu itu ....


" se menyebalkan apapun Dita tetap


aja kita sayang sama Dia nggak bakalan


pernah berubah " kata Vino dengan


santainya ,,, pria itu duduk di meja kayu


tepat didepan Mikell dan Vano duduk ...


ya mungkin kalau dari segi umur Dita


memang sudah hampir dewasa hanya


saja perlakuan keluarga khususnya


ketiga kakaknya membuat Dita tak


kunjung dewasa apalagi perlakuan


yang seolah Dita masihlah anak kecil


oleh kakaknya ......


tapi tak heran ,,,, wajar saja Dita mendapat


perlakuan seperti itu apalagi dia anak


perempuan satu satunya di keluarga


belum lagi Dita punya tiga kakak


laki laki yang begitu menyayangi nya


membuat Dita di perlakukan layaknya


tuan putri oleh mereka ....


" iya dong ,,, bahkan ada yang sampe


nggak rela benget liat Dita sama orang


lain saking sayangnya "


ledek Vino transparan ...


" diam kalian "


ketus Vano lalu membuka kotak makanan


yang dibawa Mikell dan vino .....


ketiga saudara itu masih sibuk


bekerja membagi tugas satu sama


lain mereka mengerjakan pekerjaan


disofa saja lantaran Dita yang masih


tidur bersandar di pelukan Mikell


serta kakinya yang numpang di


pangkuan Vano ....


sedangkan Vino bisa bergerak bebas


untuk mengambil semua keperluan


yang dibutuhkan mereka .....


lagian mereka juga tak tega membiarkan


Dita tidur di sofa ruangan Vano


pasti sangat tak nyaman untuk Dita


apalagi kebiasaan tidur bar bar Dita


bisa jatuh dia dari Sofa ...


saat Dita terbangun yang pertama kali


Dita rasakan adalah kesunyian dan saat


Dita membuka mata Dita tak dapat


melihat apapun , fikiran Dita mulai


kacau membuat Dita takut apalagi


Dita yang merasakan perutnya


terbelit sesuatu .........


Vino yang duduk di meja berhadapan


dengan Vano dan Mikell tentu menyadari


dan melihat lebih dulu pergerakan Dita


yang aneh apalagi wajahnya yang


masih tertutup jas ....


nafas Dita sudah memburu saat


fikirannya berkelana apalagi Dita


yang sulit bergerak ....


" hikss ,,, apa Dita udah mati tuhan ,, hiks"


batin gadis kecil itu ketakutan bahkan


keringatan karna tak dapat melihat


apapun ....


Vino yang merasa aneh pun segera


membuka jas yang menutupi wajah


Dita ....


" akkkkkkk"


pekik Dita saat dia dapat melihat


yang dia lihat adalah wajah seseorang


dibalik silaunya cahaya....


" aakkkkkkk"


tak hanya Dita yang berteriak kaget


mereka bertigapun sama ....


" ampun ,,,, ampun "


tangis Dita yang langsung memejamkan


kembali matanya berfikir bahwa dia


benar benar sudah mati dan dipertemukan


dengan makhluk dunia lain ......


membuat Dita semakin takut saja ...


apalagi Dita yang sangat penakut !


jleeepp ...


"bwuahahahah "


tawa keras ketiga saudara itu saat


mereka mengetahui apa yang


di fikirkan adik mereka itu ....


*******


kurang dari jam 7 malam keempat


kakak beradik itu sudah pulang


kerumah dengan candaan tawa hangat


mereka membuat keempat orang tua


yang sedang menunggu kepulangan


mereka juga ikutan tersenyum hangat


menatap mereka ........


" kapan pernikahan kalian akan


dilangsungkan " tanya sang Papa


setelah sekian lama obrolan hangat


mereka berlangsung ...


like dan hadiah ...