
Vano membawa Dita pulang ke apartemen dan sebelum pulang tadi mereka juga sudah mandi dan berganti pakaian .........
" Daddy gendong " pinta Dita saat mereka sampai di parkiran apartemen ....
" kamu capek banget yaa " tanya Vano lembut lalu mengangkat Dita ..
" iya nggak kuat jalan lagi ,,,, udah habis tenaga Dita " ucap gadis kecil itu dengan suara lemahnya lalu mengalungkan tangannya di leher Vano ......
.............
" wahhhhhh,,,,,, bunga nya banyak bangettt " teriak Dita kesenangan lalu berlari masuk ke kamar saat Vano menurunkannya di depan pintu kamar ..........
Dita berlari melewati begitu banyak kelopak mawar di lantai dalam kamar pengantin mereka lalu mendarat mulus di ranjang yang terdapat banyak kelopak bunga dan hiasan lainnya yang membuat kamar mereka jadi begitu indah dan terlihat romantis ...
setelah menutup pintuu Vano naik ke atas ranjang memeluk gadis
kecil yang kesenangan itu .....
" apa kau tadi membohongi Daddy haaa " tanya Vano sambil merangkul gadis kecil itu agar lebih dekat dengannya .....
" mmmmmm,,,, heheheee " kekeh Dita
" Dita malas jalan tadi Daddy " alasan Dita lalu mengecup berkali kali pipi Vano ......
" tidurlah katanya kamu lelah " ucap Vano hangat menatap Dita dalam kerlap kerlip lampu lias di kamar mereka ......
" mmmmm,,,,,, Dita mau main sama Daddy dulu " ucapan manja Dita sedangkan tangannya sibuk menabur leher Vano dengan begitu banyak kelopak bunga di atas ranjang.......
" Ditaaaaa " keluh Vano menindih istrinya itu saat tangan nakal Si Dita itu mulai mengganggu ketenangan Vano ...
" ini apa Daddy " tunjuk Dita pada tonjolan di leher Vano dekat tenggorokannya dan saat Vano berbicara tunjolan itu ikut bergerak .......
" Ditaaaa " Vano memegang wajah gadis kecil yang sedang di tindihnya itu saat Dita hendak menggigit leher Vano khususnya tonjolan itu ...
" aaaaa,,,,, Daddy .... Dita mau gigit gueemessss Dita liatnya ,,,, kok selama ini Dita nggak liat yaa " kata Dita dengan lucu nya .....
" nggak boleh sayang " larang Vano sambil tertawa istri kecilnya itu memang ada ada saja keinginanya
" kenapa nggak boleh ,,,,,," tanya Dita menatap Vano yang masih menindihnya ....
" karna nggak boleh " jawab Vano santai lalu berbaring telentang di samping Dita .....
" ini apaaa?"tanya Dita begitu penasaran selama ini Dita tidak pernah memperhatikan benda itu pada tubuh Vano ...
Vano tidak menjawab malah dia memejamkan matanya .....
"Daddy " teriak Dita emosi dan meronta ronta di atas tubuh Vano karna kesal diabaikan Vano ....
" sayang jangan goyang goyang di atas tubuh Daddy " Vano tidur miring sambil memeluk Dita ...
" habis Daddy bikin Dita kesal ,,,, jahat gauu nggak ,,, masa Dita nanya Daddy nggak respons " kesal Dita menggigit pipi Vano ....
" kamu tega banget sihhh " kata Vano mengelus pipinya yang di gigit Dita walaupun nggak berdarah atau sakit tapi itu memberikan ransangan cukup kuat di tubuh Vano ...
" makin lama makin hot kamu " kekeh Vano ....
" mmmmm " Dita sudah cemberut dan kesal berbicara dengan Vano lalu dia memunggungi Vano ....
Vano menatap punggung Dita yang sudah nyambek itu .....
" Dita sayang,,,, katanya mau buat dedek gemoy sama Daddy tapi kok Daddy kamu punggungin sih " ucap Vano mengetuk ngetuk punggung Dita dengan jari nya ..
" ayokkk " Dita langsung berbalik dengan senangnya bahkan berbinar penuh harap menatap Vano .....
muahhhccc ....
Vano mengecup dengan sayang Dita ....
" pengen banget yaa punya dedek gemoy " tanya Vano
" pengen bangat Daddy ,,,,, Dita bakalan lakuin apapun demi punya dedek gemoy " kata Dita penuh kesungguhan .....
" nanti kamu nggak sayang Daddy lagi kalau udah punya dedek gemoy " tanya Vano pada gadis polos itu seperti orang bodoh ....
" walaupun nanti Dita punya dedek gemoy tetap aja Dita sayang Daddy dan itu tak kan pernah berubah kok " jawab Dita ....
" istri polos gueee " batin Vano merintih
hadiahhh buattt gueee🤣🤣🤣