
tanpa berfikir panjang Vano pun merangkul Dita kepelukannya untuk melindungi istri kecil kesayangan nya itu ......
" aaaakkkkk " teriak Vano saat peluru itu menembus sudut lengannya sampai darah segar Vano mengalir dengan derasnya ....
brukkkk
Vano ambruk di aspal parkiran dengan Dita dalam pelukannya .......
" Ditaaaa " rintih Vano dalam kesakitannya mencoba membangunkan Dita yang sudah pingsan itu apalagi kening Dita yang juga berdarah karna saat Vano ambruk tak sanggup menahan rasa sakit itu Dita ikut terjatuh bersamanya dan kepala Dita terbentur ke aspal .......
" Dita bangun sayanggg "
tangis Vano tanpa peduli akan rasa sakitnya tak ada yang terfikir oleh Vano selain Dita karna Vano berfikir peluru itu benar benar mengenai Dita .....
padahal jelas jelas peluru itu masuk ke dalam lengannya membuat darah Mengalir begitu deras dari lengannya tapi Vano sama sekali tak menyadari itu yang terfikir olehnya hanyalah Dita ......
" Ditaaaa " rintih Vano yang sudah seperti kehilangan separuh nyawanya pengawal pun segera berbagi tugas dan bertindak cepat .....
tak beberapa lama Vano mulai merasakan pusing dan matanya buram .....
"cepat selamatkan Dita "
ucap Vano tak begitu jelas pada orang orang hingga dia juga menutup mata ....
pengawal segera membawa mereka kerumah sakit mengabari keluarga mereka dan berita tentang kejadian ini langsung diliput di berbagai media ...
**************
...dirumah sakit .................
Papa menanda tangani surat pernyataan yang diberikan suster agar Vano bisa segera dioperasi untuk mengeluarkan peluru di lengannya yang ternyata mengandung racun yang dapat melumpuhkan saraf ......
dan jika peluru itu sampai masuk ke kepala maka hanya dalam hitungan menit korban pun akan meregang nyawa karna di kepala lah seluruh sel saraf berpusat sehingga racun akan dengan cepat menyebar.......
dan yang menjadi pertanyaan siapa yang ingin melenyapkan Dita sampai menyusun rencana sematang itu .....
walaupun Dita hanya lah gadis polos tapi sangat banyak sekali yang ingin melenyapkannya karna Dita adalah sumber kebahagian keluarga sedari dulu ......
operasi Vano pun sudah berjalan dari 10 menit yang lalu di iringi tangisan kedua ibunya yang tak sampai hati melihat putra mereka sedangkan ayah dan adiknya sudah sangat panik bahkan tak bisa lagi berfikir jernih lantaran memikirkan kemungkinan kemungkinan terburuk yang mungkin saja bisa terjadi ......
" Dita sudah sadar "
kata seorang dokter memberi tauu membuat semua keluarga langsung menuju ke ruangan yang tidak jauh dari ruangan operasi .....
dokter memperban kening Dita yang terluka gadis kecil itu pungsan karna tadi dia begitu syok
" Daddy Vanooo " tangis Dita duduk dan akan langsung lari untuk mencari Vano ...
" Dita ,, sayang "
Daddy langsung memeluk anaknya yang sudah terlihat sangat kacau itu ....
" Daddy ,,,,,hiks ,,,, dimana Daddy Vano "
tangis Dita memeluk Daddy nya ....
" Vano sedang di operasi sayang ,,, sekarang kita berdoa ya biar Vano selamat" kata Mommy.....
" dan peluru yang masuk ketubuh Vano ternyata mengandung racun " kata Daddy mengelus punggung anaknya itu .....
mereka tak ingin lagi menutupi sesuatu dari Dita .....
sedangkan Mama sudah menangis terisak di pelukan Papa dan Vino dan Mikell jangan ditanya paniknya apalagi saat tau peluru itu mengandung racun .......
" Dita mau kesana ,,,,,hiks "
tangisnya namun tubuhnya sangat lemah saat ini ......
" Mikell gendong adik kamu "
perintah Daddy lalu mereka segera kembali kedepan ruangan operasi ......
Dita duduk bersama keluarganya di depan ruangan operasi dengan gelisah dan terus terisak menatap dengan pandangan kosong .............
" Daddy jangan tinggalkan Dita ,,,,,,,,
Dita mencintai Daddy ,,,,, kita harus tetap sama sama sampai tua nanti seperti janji Daddy pada Dita ..... sekarang Dita percaya kalau cinta tulus itu memang ada Daddy membuat hal yang sangat Dita ragukan menjadi lurus dan Dita pahami "
batin Dita dengan air mata yang terus mengalir mengingat setiap detik kenangan yang dia lewati bersama Vano ....
cinta nya , kasih sayangnya yang mungkin tak akan pernah lagi Dita rasakan ....
" terimakasih Daddy sudah menyelamatkan Dita bahkan tanpa berfikir panjang Daddy rela mengorbankan Diri Daddy sendiri tulus sekali kasih sayang Daddy untuk Dita sampai Daddy rela mengorbankan apapun untuk Dita ,,, maafkan Dita yang selama ini tak peka dan belum bisa mengerti akan apa yang Daddy rasakan " batin Dita dalam isak tangisnya ......
peluru itu mengandung racun yang sangat berbahaya !!!!!
" tapi jika Daddy nggak selamat ,,,, Dita akan susul Daddy karna Dita tak bisa hidup tanpa Daddy ,,,,,,,, tuhan selamatkan Daddy "