
" nanti sore kita ke rumah utama
yuk kak " ajak Dita ...
" enggak "
jawab Vano tegas dengan suara
meninggi ,,, rasanya Vano belum
ingin menemui keluarganya saat
ini dia masih belum bisa memaafkan
mereka ,,mereka sangat keterlaluan ....
" kamu nggak boleh ketemu mereka "
kata Vano menatap tajam Dita ....
Vano tak mau hal hal tak di
inginkan terjadi lagi pada Dita
kasihan dia ,,, jika harus menjadi
korban untuk kesekian kalinya
Dita terkejut dan takut dibuatnya
" kakak kok marah "
suara bergetar Dita ketakutan ..
seumur umur dia memang tak
pernah dibentak dan kalaupun
melihat orang marah sangat jarang ...
mental Dita sangatlah lemah
dia akan langsung ketakutan
jika melihat seseorang marah
bahkan dulu Dita pernah demam
tinggi lebih dari 3 hari hanya
karna melihat Daddy dan Papa nya
marah kepada ketiga kakaknya
bahkan sampai memukul ...
mungkin saat itu umur Dita
sekitaran 5 tahun namun
melihat kejadian itu membawa
trauma cukup mendalam bagi
Dita bahkan sampai sekarang
mungkin sebagian orang berfikir
aneh memang tapi begitulah
Dita ingatan masa kecil itu
membuatnya trauma dan keluarga
pun mengetahui hal itu .......
sehingga sejak saat itulah
keluarga tak pernah memarahi
Dita dengan kasar begitupun
ketiga kakaknya gadis kecil
itu akan langsung ketakutan
bahkan histeris saat melihat
kekerasan ...
" yaampun Dita sayang "
Vano tersadar saat merasakan
getaran tubuh Dita bahkan
Dita terisak .....
" hey,,,, heyy enggak sayang ...
enggak kakak marah "
kata Vano khawatir dia sangat
kalau Dita mempunyai trauma ...
" sayang dengerin kakak"
Vano memegang wajah Dita
lalu mengecup keningnya ....
" hiksss ,,,, kenapa Dita nggak
boleh ketemu ,,,"
" sssssttt ,,,, bukan gitu maksud
kakak sayang ,,,,, iya nanti Dita
boleh ketemu semua keluarga
tapi nggak sekarang ya "
kata Vano lembut mengelus
pipi Dita ....
" kenapa ,,,,, hiks ,,, Dita mau sekarang "
lagi dan lagi air matanya meleleh
karna Vano tak mengizinkannya
bertemu dengan keluarga apalagi
dengan Mommy nya ....
" bukan gitu sayang ,,,,, emang
Dita nggak malu masa ketemu
mereka lehernya merah merah
gini kan malu sayang "
kata Vano tertawa hangat
membuat gadis kecil yang
menangis itu langsung cemberut
" kakak sihhh,,, pake gigit leher
Dita ,,, hiks " katanya masih sesegukan ..
ternyata begitu alasannya Dita
pikir tadi kak Vano benerin nggak
bolehinπ
" kan enak sayang "
tawa Vano menjilat bibirnya ..
" hmmmmm,,,,,, kakak KDRT
besok Dita laporin polisi "
kata gadis kecil itu menatap
Vano sinis ...
"kenapa nggak sekalian bilang
kalau kakak udah *erkosa kamu "
tawa Vano .....
kata Vano memainkan gemas
hidung pesek Dita ...
" tapi nanti kakak masuk penjara"
kata gadis polos itu
" yakan tujuan kamu emang itu
laporin kakak ke polisi " kata
Vano...
" kalau gitu nggak jadi "
gadis polos itu tiba tiba malah
memeluk Vano erat ...
" lohhh kenapa ?"
tanya Vano geleng kepala apa
lagi yang difikirkan istri polosnya
yang lucu ini fikirannya memang
aneh aneh saja ...
" Dita kan sayang sama kakak ,,,,
nanti kalau kakak di penjara
yang peluk Dita tidur siapa ..."
jawab gadis polos itu mendongak
dalam pelukan hangat Vano ....
Vano tersenyum lebar mendengarnya
" apakah kamu sudah tak bisa
tidur tanpa pelukan suamimu "
tanya Vano formal ...
" iya " jawab Dita dengan jujurnya ...
" tapi bukannya kalau istri di *erkosa
suaminya itu hal yang wajar "
tanya Dita bingung ...
" tapi kok orang mem*erkosa bisa
masuk penjara yaa " kata Dita
semakin bingung .......
sedari kecil jarang berbaur dengan
banyak orang membuat Dita
kelewat polos dia jadi bingung
sendiri ...
hahahahaaaaa ....
perut Vano sudah keram karna
banyak tertawa mendengar
pertanyaan istri polosnya ini ....
" dan satu lagi kalau takut di *erkosa
ngapain punya suami " kata Dita
mengatakan setiap yang terfikir
oleh otaknya ...
πππππππππ
" dan kalau wanita nggak di *erkosa
gimana caranya punya anak " gadis polos
itu terus tiduran sambil matanya
berputar putar dan satu lagi dia
juga semakin heran melihat Vano
yang terus tertawa
" Dita ,,,, udahh,,,, hahah ,,, perut
kakak sakit " kata Vano terus
tertawa ,,, dia tak bisa menahan
tawanya mendengar setiap yang
diucapkan gadis polos itu
" ihhhhh,,,, kak Vano kayak
orang gila ,,, ketawa mulu "
kesal Dita menatap Vano
sinis .....
" Dita sayang ,,,biar kakak jelasin ya "
kata Vano setelah menghentikan
tawanya ....
" antara di*erkosa sama hubungan
suami istri itu berbeda " jelas
Vano ...
" apa bedanya sama aja kayak
yang kita lakuin tadi malam kan "
jawab gadis polos itu cepat
karna kan emang ujung ujungnya
cetak gollππππbegitulah
fikiran si Dita ...
" yaampun sayang "
kata Vano geleng kepala memilih
memeluk Dita semakin erat saja
susah jelasin sama gadis polos
kayak Dita ..
" hmmmm,,, kak Vano jelasin
Dita penasaran " katanya
meronta ....
...lelah Vano ,,,, bantu jelasin gih πππππππ...
tapi kalau buat Author cukup bantu
like
komen
vote
hadiah
terimakasih para pembaca setiaku
yang tak pernah berpaling walaupun
banyak yang lain ππππ