
Vano terbangun karena cahaya yang
begitu menyilaukan dari balik
gorden kamar yang mengganggu
tidur nyenyaknya ......
" mmmmm,,,,,, jam berapa sih ?"
heran Vano kenapa sudah begitu terang
Vano terkejut ternyata sudah hampir
jam 9 pagii ,,,,, Vano menatap sipolos
yang masih bergelung manja dalam
pelukannya bersembunyi dari cahaya
yang terang ......
Vano mengambil ponselnya lalu
menelfol sekretarisnya bahwa hari
ini dia tidak ke kantor dan juga
menelfon pihak kampus Dita ....
"sayang ,,,,, nyenyak banget sih tidur
kamu " Vano mengecupi berkali kali
pipi Dita sampai gadis kecil itu
membuka mata karna terganggu ...
" mmmm ,,,, Daddy "
Rengek Dita menggeliat sambil
mengucek matanya lalu kembali
bersembunyi ke pelukan hangat
Vano ...
" bangun sayang "
kata Vano menatap Dita yang
bersembunyi di pelukannya
seperti takut cahaya mengenai wajahnya ..
" Dita capek ,,,,, Dita mau tidur "
keluh Dita semakin mengeratkan
pelukannya ....
" bangun kata Daddy "
ulang Vano tapi Dita seperti orang
tuli yang sama sekali tak merespon ...
Vano mencium gadis kecil itu
dengan lembut lalu bermain main
membuat gadis kecil itu membuka
mata nya lagi menikmati ciuman
yang Vano berikan ....
" Daddy lagi "
pinta Dita yang sudah membuka
mata dengan sempurna
" dari tadi Daddy bangunin juga"
kata Vano mengelus punggung
Dita lembut ..
" Dita ngantuk Daddy ,,,, badan
Dita kayak remuk gitu rasanya "
kata Dita mengeluh ...
" iya nanti Daddy pijit yaa dan kamu
tidur lagi tapi sekarang kita mandi
dulu lalu sarapan "kata Vano lembut
" Dita hari ini nggak kuliah ya Daddy "
kata Dita menatap Vano takut takut
karna Vano sangat memprioritaskan
pendidikan untuk Dita sedari dulu
jadi Vano tak akan membiarkan Dita
bolos begitu saja ....
" iya ,,,, udah jam 9 juga "
" hahhhh ,,,, jadi Daddy juga nggak
kekantor ?"
kata Dita terkejut
" nggak"
" bagus dongg "
senang Dita
" kok bagus ?"
" iya ,,,, jadi Daddy bisa nemenin Dita
seharian " senang gadis polos itu
memeluk Vano erat ....
Vano tersenyum hangat mengelus
punggung gadis kecil yang
kesenangan itu ,,,, selama ini
Vano memang banyak menghabiskan
waktunya untuk bekerjA ....
selesai mandi dan berpakaian
mereka menuju meja makan
untuk sarapan ....
Vano mengoles Roti dengan
selai coklat kesukaan Dita sedangkan
Dita yang duduk dihadapan Vano
hanya diam meletakkan kedua
kayak ayam ngantuk π
" ehhhhh,,,,, sarapan dulu "
kata Vano ....
" Dita bosennnnn,,,,,, sarapan sama
roti mulu " keluh Dita menatap Vano
tapi masih dengan posisi yang sama ..
dan semakin kesal saat ingat sesuatu
" terussss kamu mau sarapan pake
apaa ?"
" pake Daddy "
kesal Dita menatap pacarnya yang
tak peka itu ...
Vano berhenti dari aktivitasnya
menatap gadis kecil yang kelihatan
kesal itu ,,,,, seketika tersenyum lebar ...
" pacar Daddy mau kemana haaa?"
kata Vano bertanya ....
" nggak usahhh "
kesal Dita duduk memunggungi Vano ...
" heyy "
Vano mengangkat Dita lalu mendudukkan
Dita di pangkuannya ...
" kenapa ,,,, ngambek "
goda Vano ....
" enggak "
kata Dita buang muka terus
berusaha turun dari pangkuan Vano
tapi tangan Vano melingkar nyaman
di perutnya ...
Vano tau kalau Dita ingin jalan-jalan
tapi Vano ingin mempermainkan gadis
polos yang manja itu ......
Dita itu akan selalu begini
jika punya keinginan atau dia
merasakan seseorang tak
peka terhadapnya ...
" Dita mau putus aja sama Daddy "
kesal Dita kenapa pacar nya tak
seperti pacar orang lain sihh ..
" putusss"
ucapan Vano menatap Dita yang
tak mau menatapnya .....
ternyata memang Dita adalah
gadis kecil super polos Vano
fikir dengan memperlakuan
Dita selayaknya istri itu akan
membuat Dita senang dan puas .
tapi tidak ternyata bagi Dita
perhatian antara pacar dan suami
itu berbeda ,,,,,, mungkin gadis kecil
itu ingin diperlakukan layaknya
anak ABG pacaran seperti yang
sering dilihatnya .....
diajak jalan di hari libur , diajak makan
keluar ,chatingan dan lainnya ..
tapi Vano tak menyalahkan Dita
akan keinginannya itu jika mengingat
usianya wajahlah Dita ingin di
perlakukan seperti itu .....
" ok ,,,, ok ... Daddy minta maaf
dehhh belum pernah lagi ajakin
Dita jalan semenjak waktu itu ..."
kata Vano minta maaf ....
" Daddy janji deh bakalan ajakan
Dita jalan hari ini "
kata Vano tersenyum mengelus
kepala Dita ...
" nggak mauu ,,,, Daddy nggak romantis
harus dibilangin dulu baru mau ajak"
kesal Dita melepaskan paksa
pelukan Vano lalu turun dari pangkuan
Vano dan berlari ke arah balkon
apartemen mereka .....
membuat Vano semakin bingung
harus apa ?
kebiasaan dingin sih lo sama cewek
bingungkan ππππ
kok nggak ada yang like π