Brother My Husband

Brother My Husband
pembalasan yang baru dimulai



" ehhhhh nakal kamu yaa" kata Vano menampar pelan lengan Dita saat gadis kecil itu meremas dadanya ....


" heheheee ,,,,, Dita gemuuuuuesss liat kelereng Dita " kata gadis kecil itu tersenyum begitu manis pada Vano lalu melanjutkan aktivitasnya ....


setelah beberapa lama gadis kecil itu kembali mengancingkan baju Vano lalu menatap Vano sambil membuka mulutnya lalu Vano pun menyuapi gadis manja itu dengan perhatian .....


" makan yang banyak biar nggak kurus " kata Vano tersenyum melihat Dita yang makan dengan lahap .....


" emang nggak lapar beberapa hari ini nggak makan ?" tanya Vano heeran jika mengingat selera makan istri kecilnya


" lapar kok Daddy ,,,,, tapi Dita nggak mau makan karna Dita nggak mau tinggalin Daddy walaupun cuma sebentar " kata Dita


" kan bisa makan deket Daddy "


" Tapi Dita sedih liat Daddy terbaring lemah nggak bangun bangun asal Daddy tau yaa setiap detik Dita selalu berharap Daddy akan bangun dan peluk Dita tapi nyatanya Daddy nggak bangun bangun makanya Dita nangis terus Dita sedihhhh" cerita Dita sambil mengunyah makanannya sesekali dia juga menyuapi Vano ....


" kamu sayang sama Daddy ?" tanya Vano


" Dita sayang banget sama Daddy nggak mau jauh apalagi ditinggal Daddy ..........Daddy itu punya Dita " kata Dita jujur dengan posesifnya .....


" iyaa,,,,, Daddy punya Dita nggak bakalan ada yang ambil kok " kata Vano mengelus kepala Dita lembut .....


setelah selesai lalu mereka kembali berbaring untuk tidur dan saling berpelukan


senyum tertahan bercampur gemas di wajah Vano saat dia memegang tangan istri kecilnya yang kembali menari nari di dadanya walaupun tidak melepaskan kancing bajunya tapi gadis kecil itu masuk melewati celah kancing baju Vano ....


" aaaaa ,,,,, Daddy " suara manja gadis kecil itu saat Vano memegang tangan nya yang ingin memainkan kelereng nya .....


" tidurlah nakal " kata Vano menyelimuti Dita


" iya ,,,, tapi lepasin " pinta Dita


" ahhhhhk"


saat Vano melepaskan tangan Dita. gadis kecil itu malah semakin memasukkan tangannya kedalam baju Vano barulah Dia memejamkan matanya .......


" gadis nakal " kata Vano membalas pelukan Dita menyembunyikan Dita dalam pelukan hangat nya lalu mengecup kening istri kecilnya yang super manja dan polos itu membiarkan tangan Dita tetap dalam bajunya ........


...SIANG HARINYA .............


" kak Vano maafin kita yaaa baru datang liat sekarang " kata Cici begitu sungkan pada Vano yang duduk bersandar di ranjang itu


" iya kak ,,,, kami kan baru pulang dari luar kota perjalanan bisnis sama keluarga " ucap Dinda tak kalah sungkan .....


" sudahlah tak usah sungkan nak " kata Papa pada kedua sahabat Dita itu .....


" nggak papa kok ,,,,, yang penting kalian bawa makanan banyak " suara gadis kecil yang tengah melahap buah buahan serta beberapa makanan yang dibawa sahabatnya dengan lahap ....


membuat semua orang menatapnya .......


" hehehheeee ,,,,,,, lapar 😂" kekeh Dita lanjut makan lalu memunggungi semua orang karna malu sambil terus makan yang paling parah dia duduk di atas meja kayu tempat buah dan makanan itu berada .....


" Adikk gueee " kata Mikell geleng kepala


" terus gimana udah bisa pimpin perusahaan sendiri ?" tanya Vano


" hehehe ,,,, belum kak " jawab Dinda malu


" nggak tau tante " kekeh Dinda ....


" makannya kalau sekolah berantem mulu yang sering " kata Mommy merapikan rambut Cici yang sedikit berantakan


" itumah harus tante " kata Cici dan Dinda bersamaan


" hiburan,,, yaaa nggak "goda Mama yang baru datang dari luar duduk merapika rambut Dita yang tengah makan sampai lupa daratan itu ......


" iya Tante " kata Cici dan Dinda memberi jempol pada Mama Fira ....


" tapi om kagum juga kedengan kehebatan kalian " kata Papa tak habis fikir .....


plakkkk


" kak apa yang kau liat " kata Mikell menampar lengan Vino yang sama sekalli tak berkedip itu ....


" liat Ditaaa" kata Vino geleng kepala bahkan gadis kecil itu sama sekali tak sadar sadar bahwa semua orang tengah menatapnya ....


" kelamaan puasa istri kecil guee " kata Vano tersenyum melihat istri nya yang sangat lucu itu ....


" sayangg " kata Mama mengelus punggung Dita yang tengah makan itu dengan penuh kasih sayang


" Dikit lagi Maaa " kata Dita pada Mama


nya


" tante Fira penyayang banget sama menantunya " batin Cici tersenyum menatap sahabatnya yang begitu beruntung itu


...............


" selesai Dita mandi dulu yaaa " kata gadis kecil itu begitu riang mood nya akan sangat baik setelah makan ......


setelah Dita masuk kamar mandi ....


" aku sudah menemukan siapa dalang di balik semua ini " ucap vino


" akanku bunuh orang yang sudah berani berniat membunuh adikku " kata Mikell penuh dendam begitupun anggota keluarga


" jangan di bunuh kak?" ucap Cici


" lalu ?" tanya semua anggota keluarga


" nyawa di balas nyawa hanyalah 1/1 artinya tidak ada yang menang tapi jika nyawa dibalas penderitaan itu lebih menakjubkan dan sangat asikkkkkk,,,,, bagaimana rasa sakit penyesalan yang menghantui seorang musuh yang membuat dia tak ingin hidup lagi karna kepedihan dan akan mengemis kematian pada kita " ucap Dinda penuh penekanan dan kejam .....


" itu baru namanya balas dendam " ucap Cici dan Dinda bersamaan ......


nakal dan asik mungkin itu hanya sifat yang terlihat secara transparan dalam diri Cici dan Dinda tapi satu hal yang membuat keluarga Vano segan dengan mereka karna dibalik topeng hangat dan lembut kedua teman Dita ini tersimpan sejuta rahasia


mereka berdua adalah anak mafia yang sangat jarang orang ketahui bahkan Dita saja tidak tau tapi keluarga Dita bahkan sangat tau sedari dulu ....


" caranya ?" tanya Daddy yang dibalas senyuman oleh mereka


next


vote dong biar semangat up