
...4 hari kemudiann ...............
" Daddy harus makan yang banyak biar nggak lemas lagi " ucap Dita yang menyuapi Vano makanan di kamar .........
" iya sayang " kata pria dewasa itu tersenyum hangat menatap wajah manis istri kecil di balik cahaya pagi .....
Vano sudah pulang dari rumah sakit kemarin karna kondisinya yang sudah membaik dan mereka pun pulang kerumah utama .....
" udah suapin nya ,,,,,, biar Daddy makan sendiri aja kamu sekarang pergi sarapan sama keluarga sana " kata Vano meminta
" nggak mauuuu,,,,, nanti kalau nggak Dita yang suapin Daddy nggak bakalan makan lagi kayak kemaren " kata Dita cemberut ...
Vano memang begitu jika tidak di paksa Dita dia tak akan makan apalagi kalau sama keluarga makin enggak .....
" bibikk " panggil Dita berteriak
" iya Non " kata bibik itu sopan saat dia datang ....
" bawain sarapan Dita kesini "
" baik Non "
..............
" cepat habisin " perintah gadis kecil itu yang berubah galak dan menyuapi Vano
" kok jadi galak " kekeh Vano
" hehehee ,,,, Dita lapar juga Daddy " tawa lucu gadis kecil itu melirik makanan nya di atas nakas ...
" Daddy udah kenyang " senyum pria dewasa yang duduk bersandar ke kepala ranjang itu ...
" nggak mauu pokoknya harus habis " ucap Dita tegas tak mau di bantah membuat Vano gemas saja ....
muahhcccc .....
"suami kamu lagi sakit jangan dimarahin"kata Vano formal ....
" gimana nggak marah punya suami nggak mau diatur " kata gadis kecil itu menatap Vano sinis ...
" saya tidak suka di atur atur " jawab Vano semakin formal dengan ekspresi datarnya ..
" Daddy pejamin mata nanti Dita kecup " kata Dita begitu manja sekali ....
" benerin dulu duduknya ,,,,, Dita mau duduk di pangkuan Daddy " ucap gadis kecil itu naik kepangkuan Vano saat Vano sudah membenarkan duduknya ....
" cepat kecup "kata Vano tak sabaran
" nunduk dulu " cicit Dita lagi yang dengan patuh Vano kerjakan lalu memejamkan matanya ...
gadis kecil itu mengalungkan tangannya dileher Vano ....
" kok nggak di kecup ,,,, kecup sih " heran Vano membuka mata menatap gadis kecil yang hampir tertawa menatapnya itu tapi tangannya masih di leher Vano .....
" hahahahahaaaaa,,,,,, katanya nggak suka di atur atur tadi kok mau di atur " kata Dita tertawa keras menatap Vano .....
jleppp
plakkk ....
satu tamparan di paha gadis kecil itu yang tak tertutup apapun karna gadis kecil itu memakai rok katun pendek .....
" hiksss ,,,, Daddy tega " kata gadis kecil itu pura pura menangis sambil mengelus pahanya ...
" kamu yang lebih tega ,,,,, sekarang tanggung jawab " kata Vano menatap gadis kecil itu .....
" iya " gadis kecil itu mengecup cepat pipi Vano sebagai bentuk pertanggung jawabannya ...
" yang ikhlas " kata Vano beralasan ....
Dita memegang pipi Vano dengan kedua tangannya lalu mengecup kening Vano dengan sangat hangat sampai Vano serasa kena sentrum di kecupnya ....
" sekarang Dita mauuu makan " senang gadis kecil itu bersandar pada dada Vano lalu meletakkan piring makanannya di atas pangkuan nya sendiri lalu makan dengan lahapnya ......
Vano mengelus punggung gadis kecil yang tengah makan di pangkuannya itu dengan lembut.......
Vano tak bisa membayangkan jika seandainya dia tidak menikah dengan Dita entah seperti apa hari hari yang akan di jalaninya ........
jangankan melihat Dita menikah dengan pria lain menatap Dita bersama pria lain saja hati dan perasaan Vano sudah hancur bahkan membuat Vano seperti tak tentu arah di buatnya ....
" Daddy kenapa kok mukanya sendu banget " tanya Dita yang terus makan itu ...
next......
pembalasan