Brother My Husband

Brother My Husband
godaan



jika mungkin kita berfikir Vano


bahagia mendengar ucapan Dita


nyatanya tidak hatinya semakin


hancur di buatnya .....


menikah dan hidup bersama Dita


memanglah impian Vano hanya saja


bukan dengan cara seperti ini apalagi


Dita yang terpaksa dia mau menikah


bukan karna rasa cinta tapi


atas permintaan keluarga dan rasa takut


Dita tentang posisinya yang akan


digantikan di hati Mama ......


dan yang paling menyakitkan


adalah Dita mau menikah dengan


Vano lantaran rasa kasihan ......


agar Vano tidak menjadi pemabuk


dan sakit ...


Vano memegang kepala Dita


dengan kedua tangannya membuat


gadis kecil itu menatapnya dengan


begitu dekat dan lekat apalagi Vano


yang menunduk menatap Dita ...,


Vano mengelus lembut pipi kenyal


Dita ,membershkan sisa air mata


yang masih menempel di pipi Dita ...


" Dita sayang ,,,,,,,,, kalau memang Dita


nggak mau atau nggak bisa nikah sama


kakak nggak usah memaksakan diri ...


lagian semua yang Dita takutkan itu


nggak akan pernah terjadi kok "


kata Vano dengan lembut .....


" maksud kakak apa ?"


tanya Dita tak sepenuhnya paham ...


" Dita takutkan kalau posisi Dita di hati


Mama tergantikan setelah Mama punya


menantu " kata Vano yang dengan ragu ragu


Dita mengangguk ....


" di hati kakak juga "


kata Dita dengan polosnya sambil


menunduk.....


" nanti kalau kakak udah punya istri


kakak nggak sayang ,,,,hiks,,,sama Dita


lagi " gadis polos itu benar benar jujur ....


" Dita sayang sama kakak ,,, Dita nggak


mau kehilangan kakak " Spontan saja


Dita memeluk Vano erat .....


" Dita memang menyayangi kakak


tapikan Dita nggak mencintai kakak ....


Dita kan dari dulu selalu bilang


sama kakak kalau Dita ingin


menikah dengan pengeran yang


Dita cintai " kata Vano mengingat


impian Dita yang selalu dia bilang pada


Vano yang selalu terdengar menyakitkan


untuk Vano .....


" Dita pasti punya impian sendiri ......


punya pilihan hidup sendiri dan


juga sedang mencintai seseorang


makanya Dita nggak boleh merusak


harapan dan impian Dita hanya karna


rasa takut digantikan ......"


kata Vano dengan tulus ....


Vano bisa mengorbankan semua


kebahagiaan nya demi Dita lagian


percuma Dita bersamanya jika hati


Dita bersama orang lain ....


" tapi Dita tak mencintai siapapun kak "


jawab Dita memeluk Vano membenamkan


wajah nya di dada bidang Vano .....


menghirup aroma tubuh Vano yang


sedari dulu tak pernah berubah ....


Vano memegang dagu gadis kecil


yang sedang bersembunyi manja


di dadanya itu menatap dalam


manik mata hitam pekat itu .....


" bohong kamu "


bantah Vano mana mungkin Dita


tak mencintai atau sekedar menyukai


seorang pun pria dari


sebegitu banyak nya pria yang


mendekati Dita dimanapun apalagi di


sekolah dan ditambah lagi sekarang


di kampus ...


" nggak bohong kak "


jujur Dita mendongak menatap Vano


tapi tangannya masih melingkar


manja di perut dan punggung Vano ...


Vano menolak percaya apalagi sikap


centil Dita selama ini yang selalu


membuat banyak pria baper apalagi


gombalan mautnya .....


belum lagi Dita masih remaja yang


walaupun sudah memasuki tahap


akhir ....


" emang kakak nggak mau nikah


sama Dita " tanya Dita menatap Vano


intens dengan mata cantiknya yang


kelilingi bulu mata yang lentik ....


Dita memang tidak mencintai siapapun


kalau masalah dia suka gombalin pria


dengan kata kata itukan memang hobi


Dita ,,,, ekspresi pria saat di baperin


sangat lucu tapi hanya sebatas itu saja


tak lebih tujuan Dita ......


percaya nggak percaya sih kata


teman dan sahabat Dita bilang


kak Vano mencintai Dita ....


itu dapat terlihat dari cara Vano


memperlakukan Dita


hanya saja otak Dita sangat sulit


untuk mencernanya apalagi Dita


yang tak begitu peka soal perasaan ...


jangankan perasaan orang lain


perasaannya saja sulit Dita mengartikan ...


Vano seperti berjalan di tepi jurang


oleng sedikit mampus πŸ˜‚πŸ˜†


tau dong gimana susahnya bicara


sama orang sensitif dan polos


seperti Dita apalagi gadis kecil itu


yang begitu cepat mengambil kesimpulan


dan ujung ujung nya salah paham ...


" Ka,,,,, Kakak mau ,,, cuma .."


entahlah persetan Vano merasa gugup


bukan maennn rasanya ...


" Cuma apa?"


tanya Dita semakin mengeratkan pelukannya


rasanya Vano sudah keringatan .......


Gimana nggak keringatan coba


Vano yang masih berdiri itu harus


menahan hawa panas lantaran


Dita yang memeluknya erat bahkan


nyaris tanpa jarak .....


tubuh montok dan berisi itu


menempel dengan manjanya ke


tubuh Vano apalagi dada sekal


Dita ....


"demi tuhan imanku sudah menipis "


batin Vano merintih .......


Vano tau kalau Dita itu memeluknya


tak ada tujuan lain kecuali mencari


kenyamanan lagian tak heran ...


memang sudah menjadi kebiasaan


Dita memeluk Vano dari kecil dan


tak hanya Vano saja yang sering di


peluk Dita Mikell dan Vino pun juga ....


namun entah bagaimana dengan


Vano apakah akal sehatnya sudah


mulai hilang bagaimana bisa *afsu nya


menyala bahkan membara saat adiknya


memeluknya .....


memang Sih Dita memiliki tubuh nya


begitu menggoda bahkan lebih


menantang dari cewek sexy ....


gitar Spanyol aja kalah karna cuma


menang body doang lah Dita semuanya


paket komplit lah πŸ˜†


" kamu kan nggak mencintai kakak "


kata Vano mencoba seperti biasa


membuang fikiran kotor nya .....


Dita tersenyum lucu menatap Vano


meletakkan dagu nya di dada Vano


menikmati ekspresi kakaknya itu


gadis kecil itu manjanya semakin


menjadi jadi saja ......


tapi memang biasanya juga begitu !!!


bukan di buat buat kayak tetangga 😁


" tapi kakak mencintai Dita kannnnπŸ˜‰"


goda gadis nakal itu bahkan matanya


yang masih basah karna menangis


itu ikutan berkedip ....


blussss ....


Vano memegang pinggang Dita


sebelah tangan dan menyentil


kening Dita dengan tangannya yang


satu lagi ....


tapi Vano tak bisa menyembunyikan


rasa malunya .....


...cieeee banyak holang gila disini...


... πŸ˜‚πŸ˜†πŸ˜‚πŸ˜†πŸ˜‚πŸ˜†...


... vote...


Canda sayang kasih hadiah dong


biar semangat uppπŸ™