
bukannya merasa sakit hati atau
kesal pria itu malah tersenyum lebar ....
" kau posesif sekali brother"
kata pria itu menatap Vano ....
dia tak tersinggung sama sekali
mendengar ucapan Vano lagian
menurutnya itu hal yang wajar .......
yang namanya seorang kakak
pasti tak ingin adiknya dalam bahaya
apalagi terjerumus dan ya adik nya
yang begitu menggoda seperti ini
harus dijaga ekstra .....
" baiklah aku akan pergi "
katanya tapi pria itu masih curi curi
pandang kearah Dita ....
sama halnya dengan Dita yang
juga ingin sekali melihat wajah
kakak itu tapi sayangnya Kak Vano
tak membiarkannya .....
Dita memaksa berbalik karna
sangat penasaran seperti apa
wajah kakak itu ....
" pasti ganteng "
kepo Dita ....
" Ditaa"
sebal Vano melihat Dita yang
seperti sangat ingin melihat
wajah pria itu....
setelah kepergian pria itu Vano
mengangkat Dita dan membawanya
kembali masuk ke ruang meeting
yang sudah kosong karna semua
orang sudah pergi ......
Vano mengangkat Dita ke atas meja
lalu pergi mengunci pintu ruangan ...
Vano menatap Dita dingin dan dia
hanya diam saja ......
Dita yang menunduk itu sesekali curi curi
pandang kearah Vano yang berdiri
memangku tangan didepannya ....
" weeek ππππ"
nyali gadis nakal itu memang besar
sekali dia berani mencibir kearah
Vano yang sudah kesal itu
" aaakkkk,,,,, ampun kak"
teriak Dita saat Vano menarik
telinga nya ....
" kamu tuh bisa berubah nggak sih ,,,
bentar lagi kita akan menikah dan
kamu masih aja ngelirik pria lain"
omel Vano ...
" pria itu yang ngelirik Dita kak
bukan Ditaa" jawabnya santai
mengatakan Kebenaran ....
" tapi kamu juga ingin ngelirik dia kan"
tegas Vano ....
" Dita kan penasaran kak"
jawaban gadis kecil itu semakin
membuat Vano emosi saja ....
" yaudah kalau gitu kamu liatin aja sana"
kata Vano kesal dan akan pergi saja ...
tapi gadis Nakal itu sudah bergelayut
di lengan Vano sedikit saja Vano
bergeser sudah pasti Dita jatuh dari
meja yang lumayan tinggi ini ....
" lepasin "
ketus Vano tapi Dita itu seperti cicak
yang menempel di dinding sulit lepas ...
" lepasin"
ulang Vano dan menatap gadis nakal
itu .......
kata Dita semakin erat memeluk sebelah
lengan Vano bahkan kepalanya bersandar
manja di lengan Vano membuat Vano
semakin kesal di buat nya ....
Dita mendongak menatap Vano
dengan ekspresi wajah ceria dan
senangnya , mengedip ngedipkan
mata cantiknya pada Vano tak lupa
senyum menggodanya .....
" kakak cemburuu yaaa"
goda Dita mengedipkan sebelah mata cantiknya
" nggak ,,,, mana ada kakak cemburu"
kata Vano berbohong memalingkan
wajahnya karna jujur saja dia memang
sangat cemburu kalau Dita ngelirik pria
lain lagian kalau sekarang kan juga
udah wajar Dita kan calon istrinya ....
" terus kenapa marah marah "
kata Dita semakin menggoda membuat
Vano kehabisan kata kata bahkan
wajahnya sudah memerah...
" susah ngomong sama Kamu "
kata Vano judes dan akan pergi saja
saat Dita sudah melepaskan tangannya ....
" haaaaa ,,,,, kakak jangan tinggalin Dita"
rengek Dita yang masih duduk di meja
itu tapi Vano yang terus berjalan
menuju pintu tanpa menatap Dita
membuat Dita gentar harus bagaimana..
" hwaaaaaπππππ"
Dita berteriak menangis seperti anak
kecil bahkan teriakannya mirip
seperti orang kesakitan ....
" Dita ,,, Dita sayang kamu kenapa"
cemas Vano berlari menghampiri Dita
kembali bahkan wajah khawatir Vano
sangat terlihat jelas ....
Dita memeluk Vano yang berdiri
didepannya lalu perlahan menurunkan
kakinya kebawah sampai dia turun dengan
mudah dan berdiri tegap di lantai ...
.
" apa yang sakit sayang ,,,, perut
Dita sakit " cemas Vano karna Dita
sangat sering mengeluh perutnya
sakit pada Vano biasanya...
hahahahaaaa....
" tadi katanya marahh"
tawa keras Dita membuat ekspresi cemas
Vano berubah geram ....
sifat Vano dan Dita memang sangatlah
bertolak belakang jika Vano adalah
tipe orang serius lah Dita dia sangat
suka becanda dan main main ....
tapi anehnya Vano malah jatuh
cinta pada Dita!
" jangan tinggalin Dita kak "
Dita berlari mengejar Vano yang
sudah berjalan dengan langkah
lebarnya ...
Tangan Dita kembali memegang
sebelah lengan Vano memeluk erat
lengan pria cuek dan pemarah itu
tak lupa bersandar manja pada Vano
tak peduli mau Vano marah dan kesal
dengannya yang jelas Vano kan
sayang sama Dita .....
" kak laper ,,, Dita mau makan "
kata Dita begitu lucu layaknya
anak kecil minta makan ...