Brother My Husband

Brother My Husband
gadis menyebalkan



bukannya merasa sakit hati atau


kesal pria itu malah tersenyum lebar ....


" kau posesif sekali brother"


kata pria itu menatap Vano ....


dia tak tersinggung sama sekali


mendengar ucapan Vano lagian


menurutnya itu hal yang wajar .......


yang namanya seorang kakak


pasti tak ingin adiknya dalam bahaya


apalagi terjerumus dan ya adik nya


yang begitu menggoda seperti ini


harus dijaga ekstra .....


" baiklah aku akan pergi "


katanya tapi pria itu masih curi curi


pandang kearah Dita ....


sama halnya dengan Dita yang


juga ingin sekali melihat wajah


kakak itu tapi sayangnya Kak Vano


tak membiarkannya .....


Dita memaksa berbalik karna


sangat penasaran seperti apa


wajah kakak itu ....


" pasti ganteng "


kepo Dita ....


" Ditaa"


sebal Vano melihat Dita yang


seperti sangat ingin melihat


wajah pria itu....


setelah kepergian pria itu Vano


mengangkat Dita dan membawanya


kembali masuk ke ruang meeting


yang sudah kosong karna semua


orang sudah pergi ......


Vano mengangkat Dita ke atas meja


lalu pergi mengunci pintu ruangan ...


Vano menatap Dita dingin dan dia


hanya diam saja ......


Dita yang menunduk itu sesekali curi curi


pandang kearah Vano yang berdiri


memangku tangan didepannya ....


" weeek 😝😝😝😝"


nyali gadis nakal itu memang besar


sekali dia berani mencibir kearah


Vano yang sudah kesal itu


" aaakkkk,,,,, ampun kak"


teriak Dita saat Vano menarik


telinga nya ....


" kamu tuh bisa berubah nggak sih ,,,


bentar lagi kita akan menikah dan


kamu masih aja ngelirik pria lain"


omel Vano ...


" pria itu yang ngelirik Dita kak


bukan Ditaa" jawabnya santai


mengatakan Kebenaran ....


" tapi kamu juga ingin ngelirik dia kan"


tegas Vano ....


" Dita kan penasaran kak"


jawaban gadis kecil itu semakin


membuat Vano emosi saja ....


" yaudah kalau gitu kamu liatin aja sana"


kata Vano kesal dan akan pergi saja ...


tapi gadis Nakal itu sudah bergelayut


di lengan Vano sedikit saja Vano


bergeser sudah pasti Dita jatuh dari


meja yang lumayan tinggi ini ....


" lepasin "


ketus Vano tapi Dita itu seperti cicak


yang menempel di dinding sulit lepas ...


" lepasin"


ulang Vano dan menatap gadis nakal


itu .......


kata Dita semakin erat memeluk sebelah


lengan Vano bahkan kepalanya bersandar


manja di lengan Vano membuat Vano


semakin kesal di buat nya ....


Dita mendongak menatap Vano


dengan ekspresi wajah ceria dan


senangnya , mengedip ngedipkan


mata cantiknya pada Vano tak lupa


senyum menggodanya .....


" kakak cemburuu yaaa"


goda Dita mengedipkan sebelah mata cantiknya


" nggak ,,,, mana ada kakak cemburu"


kata Vano berbohong memalingkan


wajahnya karna jujur saja dia memang


sangat cemburu kalau Dita ngelirik pria


lain lagian kalau sekarang kan juga


udah wajar Dita kan calon istrinya ....


" terus kenapa marah marah "


kata Dita semakin menggoda membuat


Vano kehabisan kata kata bahkan


wajahnya sudah memerah...


" susah ngomong sama Kamu "


kata Vano judes dan akan pergi saja


saat Dita sudah melepaskan tangannya ....


" haaaaa ,,,,, kakak jangan tinggalin Dita"


rengek Dita yang masih duduk di meja


itu tapi Vano yang terus berjalan


menuju pintu tanpa menatap Dita


membuat Dita gentar harus bagaimana..


" hwaaaaa😭😭😭😭😭"


Dita berteriak menangis seperti anak


kecil bahkan teriakannya mirip


seperti orang kesakitan ....


" Dita ,,, Dita sayang kamu kenapa"


cemas Vano berlari menghampiri Dita


kembali bahkan wajah khawatir Vano


sangat terlihat jelas ....


Dita memeluk Vano yang berdiri


didepannya lalu perlahan menurunkan


kakinya kebawah sampai dia turun dengan


mudah dan berdiri tegap di lantai ...


.


" apa yang sakit sayang ,,,, perut


Dita sakit " cemas Vano karna Dita


sangat sering mengeluh perutnya


sakit pada Vano biasanya...


hahahahaaaa....


" tadi katanya marahh"


tawa keras Dita membuat ekspresi cemas


Vano berubah geram ....


sifat Vano dan Dita memang sangatlah


bertolak belakang jika Vano adalah


tipe orang serius lah Dita dia sangat


suka becanda dan main main ....


tapi anehnya Vano malah jatuh


cinta pada Dita!


" jangan tinggalin Dita kak "


Dita berlari mengejar Vano yang


sudah berjalan dengan langkah


lebarnya ...


Tangan Dita kembali memegang


sebelah lengan Vano memeluk erat


lengan pria cuek dan pemarah itu


tak lupa bersandar manja pada Vano


tak peduli mau Vano marah dan kesal


dengannya yang jelas Vano kan


sayang sama Dita .....


" kak laper ,,, Dita mau makan "


kata Dita begitu lucu layaknya


anak kecil minta makan ...