
" haaaa maafin Dita kak "
kata Dita begitu panik melihat
Vano yang duduk di sebelahnya
kesakitan ....
" Dita kau bisa menghancurkan
masa depan kita " omel Vano
setelah rasa sakit nya mereda ....
" yaa maaf kak ,, kan Dita nggak
sengaja " jawab gadis polos itu
santai bahkan seperti tanpa dosa
saja......
" maaf aja nggak cukup ,,, nyeri tau nggak"
ketus Vano buang muka enggan
menatap wajah polos itu .....
" yaudah sini Dita obatin "
kata Dita tulus ...
" nggak usah "
Vano memilih pergi untuk bersiap siap ..
lagian ya kali Dita mengobati nya
bisa gawat kalau Dita sampai megang 😂
" kak Vano jangan marah "
suara kecil Dita dari balik punggung
Vano karna gadis kecil itu memeluk
Vano dari belakang ...
" kakak nggak marah sayang "
kata Vano berbalik lalu menunduk
menatap Dita hangat ...
entahlah walaupun Vano adalah pria
yang cuek dan dingin tapi tidak
untuk Dita ,, jika bersama Dita Vano
akan berubah bahkan dia bisa menjadi
lembut ...
Vano tersenyum lebar memandang
wajah cantik berseri Dita dibalik make up
naturalnya ,,,gadis kecil itu sangat manis
dan menggoda apalagi kalau tersenyum ...
Vano mengecup gemas pipi Dita ....
" yaudah kakak siap siap dulu sebentar ya "
Dita pun mengangguk ,,,, dia duduk di
tepi ranjang sambil memakai sneakers
nya ......
" kenapa "
tanya Vano saat melihat Dita yang
terdiam mendongak menatapnya ..
" kak Vano ganteng banget "
kata Dita spontan...
" sini Dita rapiin sedikit lagi rambutnya "
Vano duduk disebelah Dita membiarkan
Dita merapikan rambutnya .....
" Dita ternyata pelayannya nggak jadi
datang hari ini ,,, jadi kita sarapan di
luar aja ya " kata Vano ...
" terserah kakak deh "
"yuk pergi "
****************
ditengah keramaian Mall di pagi
hari. Dita memeluk manja lengan
Vano begitupun Vano yang menggandeng
Dita mesra .....
" kak ,,,, kalau kita udah nikah aja
terus kapan kita pacarannya "
tanya gadis polos itu .....
" yaa kalau udah nikah ngapain pacaran
lagi " jawab Vano setelah cukup lama
terdiam .....
" hmmmmm,,,, tapi Dita juga mau pacaran "
rengek Dita karna memang selama ini
Dita tak pernah berpacaran sama sekali
bahkan jika Dita terlalu dekat dengan
pria lain saja pasti keluarga melarangnya
kecuali kak Vano .....
sedari dulu Vano memang lebih
memberikan kebebasan kepada
Dita ketimbang keluarga yang lainnya
makanya Dita sering curhat masalah
perasaannya pada kak Vano
dan kak Vano selalu memberikan solusi
yang terbaik untuk Dita ..!
" yaudah hari ini kamu bakalan
kakak jadiin pacar " kata Vano
memenuhi permintaan Dita .....
" tunggu disini ,,,, jangan kemana mana "
kata Vano memperingati sebelum
meninggalkan Dita sendiri di dalam
resto setelah menarikkan kursi
untuk Dita duduk ....
" kakak mau kemana"
tanya Dita tak mau ditinggal ...
" kakak cuma sebentar "
kata Vano menatap para pengawalnya
yang berdiri dari kejauhan agar menjaga
Dita di tempat VIV yang di pesannya ...
" kak Vano "
panggil lirih Dita saat Vano berlalu
pergi meninggalkannya di ruangan
yang mewah itu sendiri ....
" kak Vano kemana sihh ,,,"
lirih Dita takut menatap sekeliling nya ...
walaupun masih pagi tapi kalau
duduk sendiri diruangan yang cukup
besar ini rasanya menyeramkan bagi Dita ...
tak lama pintu ruangan itu kembali
terbuka ,,masuklah Vano yang membawa
buket bunga dan boneka kecil serta
sebuah kotak kecil yang di pegangnya ...
berlutut di hadapan Dita yang
tengah duduk di kursi itu ....
setelah meletakkan semua yang
dibawanya tadi ke atas meja
" maukah kau menjadi pacarku"
ucapan Vano singkat , padat dan jelas ....
sembari tangannya memegang kedua
tangan Dita .....
mata Dita langsung berbinar di buatnya
seketika wajah cantik Dita bersemu merah
entah perasaan apa lah ini yang jelas
Dita belum pernah merasakannya
selama ini ...
Dita berdiri dari duduk nya lalu
tersenyum lebar dan tak lama
kemudian gadis polos itu
mengangguk malu membuat
Vano semakin gemas melihatnya ...
Vano memakaikan cincin yang
tadi dibawanya di jari manis tangan
kanan Dita karna di jari manis tangan
kiri Dita sudah ada cincin pernikahan
mereka .....
masih dalam keadaan berlutut Vano
mengecup kedua tangan Dita dengan
romantisnya sampai gadis polos itu
serasa meleleh di buatnya ...
Vano menyerahkan buket bunga
sekaligus boneka kecil yang tadi
di bawanya kepada Dita ......
barulah pria dewasa itu kembali
berdiri ...
Vano duduk di kursi lalu
meraih dengan lembut pinggang
gadis kecil itu agar duduk di
pangkuannya.....
" kak ,,,, turunin "
Kata Dita yang menunduk malu
dengan wajah merah tomatnya
jika dulu Dita sangat senang duduk
di pangkuan Vano ,,, semenjak
beberapa tahun belakangan ini
Dita merasa malu dan resah saja
jika duduk di pangkuan Vano ...
Vano memiringkan duduk Dita
di pangkuannya agar dia lebih
leluasa menatap wajah Cantik
Dita dan juga agar Dita nyaman
karna bisa bersandar ke dadanya ...
tapi sepertinya gadis kecil itu
tengah malu itu dapat terlihat
dari wajahnya yang memerah ...
" tatap kakak "
saat Dita menatapnya Vano langsung
mengecup bibir sexy itu tapi hanya
sebatas mengecup tak lebih .....
" mulai hari ini selain jadi istri kakak
Dita juga udah jadi pacar kakak ..
jadi sekarang harus mulai terbiasa
dengan kehadiran kakak di hidup
Dita yaa " ucap Vano menatap
Dita teduh ..
" terus Dita harus panggil pacar
Dita apa " tanya Dita dengan polosnya
lagi ...
" panggil lah suami sekaligus pacar
kamu ini dengan panggil yang mewakili
satu perasaan kamu terhadapnya "
kata Vano formal ...
" Sayang "
ucap Dita spontan setelah dia
sejenak terdiam ......
" serius "
tanya Vano dengan ekspresi datarnya
karna Vano tau kalau Dita ingin memanggilnya
dengan sebutan sayang karna gadis
polos itu sering mendengar remaja
seumurannya memanggil pacarnya
dengan kata itu bukan mewakili
perasaannya terhadap Vano ....
" iya Dita kan sayang banget sama kakak"
entahlah Vano juga tidak munafik
rasanya hatinya berbunga bunga
mendengar perkataan Dita walaupun
pikirannya ragu tentang Dita yang
menyayanginya sepenuhnya tapi
hati nurani nya tiba tiba mengatakan
bahwa ucapan Dita barusan benar
adanya bukan sebatas kata ....
apalagi mata polos yang tak pernah
berbohong itu ....!
" coba panggil lagi "
kata Vano tersenyum hangat sambil
menyendok makanan untuk menyuapi
Dita ....
" Sayang "
ucapan Dita malu malu melirik Vano
dengan ekspresi lucunya ....
muahcc
muahcc
Vano mengecupi dengan gemas
pipi kenyal Dita lalu barulah Vano
menyuapinya makanan