Brother My Husband

Brother My Husband
lenyap



*cieeee jantungan**πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚*


peluru itu tepat menyenai dinding ruangan bawah tanah yang berjarak cukup jauh dari mereka dan seketika runtuhhhhh .......


" bawa kesini " perintah Cici .....


melihat pengawal membawa Ayahnya tentu sangat menghuncang jiwa Zaskia


" bagaimana jika aku bunuh dia dulu sebelum Papaku atau Daddyku" ucap Vano memainkan pistol di tangannya lalu menodongkannya tepat di pelipis Ayah Zaskia......


" tidak Vano ,,,, dia adalah Ayahku " teriak Zaskia ketakutan ....


" lalu apa beda ,,,, dia juga adalah Ayahku"tunjuk Vano pada Papa dan Daddynya ....


" iya tapi,,,,, " kata Zaskia kehabisan kata ....


" tapi apa sayang,,,,, mereka semua itu sama sama pengganggu hubungan kita lebih baik kita lenyapkan saja mereka semua" kata Vano ........


" tapi aku sangat menyayangi Ayahku " kata Zaskia mencoba membujuk Vano


" kalauu begitu ibumu saja yang kita bunuh " kata Vano mengalah yang semakin membuat Zaskia tertekan......


"tidak Vano aku juga menyayangi ibuku " jawab Zaskia bergetar ...


" kau begitu biar Mamaku yang aku bunuh apa kau setuju?" Vano meminta pendapat Zaskia sambil mendekati Mama yang terdiam tanpa bicara itu sejak tadi ....


" yaaa kau bunuh saja ,,,,, jika dia tidak tak akan ada lagi yang menghalangi hubungan kita " jawab Zaskia ........


pranggggggg .........


Vano melempar gelas kaca berisi air panas ke sel tahanan Zaskia .......


" akkkkk" teriak Zaskia kesakitan saat air panas mengenai tubuhnya dan pecahan beling menusuk kulitnya ....


" kau benar benar wanita laknat yang tidak pantas di ampuni ,,,,,, tidak berprikemanusian ,,, dimana hati nurani kau sebagai seorang perempuannnn " teriak Vano penuh kemarahan ......


" enggak ,,, enggak Vano " teriak Zaskia saat Vano kembali menodongkan pistol ditangannya pada Ayah Zaskia ......


" tidak Vano,,,,, bunuh saja aku ,,,,, tapi jangan keluargaku " mohon Zaskia terduduk lemas di balik sel tahanan ......


" hikss,,,,,, ibu tidak menyengka ,,,,,nak kau yang sangat ibu sayangi tega ,,, melakukan ini ,,,,, kau sudah melukai hati ibu nakkk ,,," ucap ibu Zaskia penuh kekecewaaan dan deraian air mata yang menyayat hati Zaskia...


" bunuh saja aku ,,,, aku tak ingin lagi hidup terlalu kecewa dan menyakitkan kenyataan yang aku ketahui " kata ibu Zaskia pasrah ....


" bawa mereka " perintah Papa pada pengawal ....


" ibuuu,,,,,, Ayahhhh ,,,maafin Zaskia " teriak wanita itu frustasi dan penuh penyesalan rasa cinta benar benar telah membutakan hati dan fikirannya berbuat tanpa memikirkan konsekkuensinya hingga tak hanya dia yang tersakiti tapi keliatganya pun ikut menjadi korban .....


Vano dan keluarga menatap wanita yang entah masih waras atau tidak di dalam sel tahanan itu dengan ibaaaa ......


Vano memeluk Mama dan Mommy nya yang meneteskan air mata itu menatap Zaskia .........


karena itulah tak ada satupun keluarga yang membiarkan Dita untuk melihat kejadian ini ............


" mencintai memang tidak salah hanya saja terkadang cara mendapatkan orang yang kita cintai yang salah " ucap Cici menatap Zaskia dalam sel tahanan yang minim cahaya itu ....


" tapi hukum alam mengajarkan bahwa sia yang merusak maka dialah yang akan menanggung akibatnya dan Papa berkata jangan pernah menyakiti orang lain jika tidak dia yang menyakiti kita " ucap Dinda miris ...


" sudahlah ayo pergi ,,,Mama dan Mommy tak akan sanggup melihat ini lama lama " ucap Mikell yang diangguki semua anggota keluarga ...


...Zaskia.......


andai bisa ku mengulang waktu akan kuperbaiki kesalahan masalalu yang menghancurkan masa depanku ....


harta , tahta dan cinta membutakan segalanya sampai aku rela melakukan apa saja ....


dan penyesalan terbesarku adalah dibutakan oleh cinta dan harta , selama aku hidup yang aku fikirkan hanyalah harta dan cinta namun deraian air mata ibuku membuatku sadar bahwa hidup di dunia bukan hanya sebatas harta dan cinta tapi juga ada keluarga tempat kita bersandar dan berbagi segalanya .....


aku tidak menyalahkan Vano yang melakukan semua ini kepadaku karna jika aku yang berada di posisinya aku juga akan melakukan hal yang sama ...


namun sayang aku terlambat sadar dari segalanya baru dalam sel ini aku merenungi semuanya dan nasi telah menjadi bubur ....


next .......