
Vano dan Dita masuk ke
kamar sebelah ....
" kok kamarnya kecil sih kak "
heran Dita melihat kamar ini
jauh berbeda dengan kamar yang
tadi Vano bilang kamar untuk Dita ....
kamar ini lebih minimalis namun
terlihat sangat nyaman ketimbang
kamar yang luas dan mewah tadi
kamar yang tadi terlihat seram bagi
Dita ...
" iya ,,,, sebenarnya ini ruang kerja
kakak cuma karna kakak takut
nanti kamu nggak nyaman tidur
sama kakak makanya ruangan ini
kakak jadiin kamar lagi " jelas Vano
membawa Dita masuk ....
" tapi bukannya di dekat ruang santai
ada kamar lagi " tebak Dita ini
memang kali pertama Dita ke
apartemen ini tapi tadi saat lewat
disana Dita sempat melihat ...
" emang kamu mau tidur disana "
tanya Vano menaikkan sebelah alisnya
" mmmmm,,,, Dita takut ,,,,apartemen
kakak kayak kuburan sepi amat "
rengek Dita manja memeluk kembali
lengan Vano yang duduk di sebelahnya
diatas ranjang ....
" dasar penakut "
gemas Vano mengacak Rambut
Dita ....
" Dita capek kak "
keluh Dita ....
" yaudah sekarang tidurlah "
kata Vano mengelus kepala Dita
lembut ......
Dita berbaring diranjang lalu
Vano menyelimuti nya ....
" tidurlah "
Vano mengecup kening Dita
dengan penuh kasih sayang .....
" kakak mau kemana ?"
tanya Dita kembali memegang tangan
Vano saat Vano akan berdiri...
" kakak nggak bakalan kemana mana ...
kakak akan tidur di bawah ..."
kata Vano sembari melepas
jaketnya meninggalkan baju kaos
putih tipis saja dan menunjuk kelantai
" tapikan ,,,"
Dita hendak membantah
" udah nggak usah mikirin kakak ..
yang penting sekarang Dita tidur
udah capek kan ,,,, tidurlah dengan
tenang kakak nggak akan apa apain
kamu " jelas Vano yang sudah
mengambil lalu membentangkan
kasur beludru di lantai .....
Vano tau kalau Dita akan risih dan
tak nyaman jika tidur bersamanya ...
makanya Vano tidur di bawah saja
lagian kalau Vano tinggal Dita juga
takut ...
Vano sudah berbaring dan menyelimuti
tubuhnya dengan selimut namun dia
tertegun saat melihat Dita yang tidur
miring diatas ranjang menatapnya
dengan ekspresi sendu bahkan
Dita hampir menangis .....
" ehhhh kenapa sayang "
Vano kembali duduk dan memegang
wajah Dita yang masih tidur di atas
ranjang itu ....
" jangan tidur di bawah kak,,,
dingin nanti badan kakak sakit sakit "
kata Dita turun dari ranjang dan
duduk di bawah bersama Vano ...
" hey ,,,, nggak usah mikirin kakak ...
lagian nggak dingin kok kan ada kasur
ada selimut juga ......."
jelas Vano sebenarnya Vano juga
bisa tidur di sofa saja tapi jaraknya
cukup jauh dari ranjang ....
tanya Dita menatap Vano ....
" iya sayang "
kata Vano mencoba meyakinkan ..
" kalau gitu Dita juga tidur disini aja "
gadis kecil itu sudah berbaring saja
bersandar pada samping ranjang yang
tertutup rapat ...
" ehh,, jangan sayang nanti badan kamu
sakit kalau tidur disini " larang Vano ...
" tadi kata kakak enggak "
cibir Dita membuat Vano kehabisan kata ...
Dita masih sangatlah polos dia
tak tau banyak soal apa yang
dilakukan orang orang setelah
menikah ........
hanya satu yang Dita tau
kalau melakukan begituan
pasti sakit !!!
Dita memang sedikit takut tidur
sama kak Vano nanti di apa apain
tapi Dita juga kasihan melihat Kak
Vano tidur di lantai walaupun
beralaskan kasur sihh ......
tapi Dita rasa kak Vano tak akan
setega itu menyakitinya ....
lagian kalau tidur di peluk kak
Vano pasti hangat dan nyaman ...
seperti kata Mama dan Mommy
Dita sangat penasaran di buatnya ...
dipeluk aja nyaman banget apalagi
tidur di peluk kak Vano ...
" eehhhh ,,,, mau ngapain kamu "
tanya Vano yang melihat Dita
hendak membuka baju yang di
pakainya ...
" mau tidur "
jawab Dita dengan polosnya
" terus kenapa bajunya dibuka "
tanya Vano khawatir ...
" Dita kalau tidur emang gini kak ..."
jujur Dita melepas bajunya meninggalkan
tanktop bertali tipisnya sebagai luaran
bahkan branya kelihatan jadinya ...
dan celana pendek sepaha saja
dibagian bawah ....
Vano meneguk salivanya menatap
benda kembar yang begitu bulat
dan kenyal itu yang terlihat begitu
nyata di depan matanya ....
" ihhh,,, ternyata enak juga tidur
dibawah " senang Dita berbaring
memainkan ujung selimut .....
" Dita kamu tidur di atas aja ya ..."
bujuk Vano bukan masalah tidurnya
tapi masalah gerahnya😂
" mmm,,, Dita mau tidur sama kakak
kata Mama tadi kalau Dita udah jadi
istri kakak Dita tidurnya harus di
peluk kakak " cerita Dita ...
" dan kata Mommy kalau kakak
nggak mau peluk Dita tidur berarti
kakak jijik sama Dita " kata Dita
bercerita dengan polosnya ....
tapi ekspresi nya sudah sedih
lantaran berfikir bahwa Vano
jijik karna jangan kan tidur memeluk
Dita bahkan tidur di dekat Dita saja
Vano tak mau ...
" nggak begitu sayang "
kata Vano bingung harus menjelaskan
apa ....
" yaudah kakak bakalan peluk Dita
tidur tapi kita tidur di atas ya "
kata Vano lagi ,,,,,,
Vano sangat tau kelakuan Mama dan
Mommy nya pasti mereka sudah
memprovokasi Dita .......
apalagi Dita yang sangat polos
sangat mudah mempengaruhinya ....
" nggak mau,,,, Dita mau tidur disini ".
kata Dita yang merasa sudah nyaman ...
like sama hadiah ...
lanjutan sedang di review