Brother My Husband

Brother My Husband
atas bawah



Vano dan Dita masuk ke


kamar sebelah ....


" kok kamarnya kecil sih kak "


heran Dita melihat kamar ini


jauh berbeda dengan kamar yang


tadi Vano bilang kamar untuk Dita ....


kamar ini lebih minimalis namun


terlihat sangat nyaman ketimbang


kamar yang luas dan mewah tadi


kamar yang tadi terlihat seram bagi


Dita ...


" iya ,,,, sebenarnya ini ruang kerja


kakak cuma karna kakak takut


nanti kamu nggak nyaman tidur


sama kakak makanya ruangan ini


kakak jadiin kamar lagi " jelas Vano


membawa Dita masuk ....


" tapi bukannya di dekat ruang santai


ada kamar lagi " tebak Dita ini


memang kali pertama Dita ke


apartemen ini tapi tadi saat lewat


disana Dita sempat melihat ...


" emang kamu mau tidur disana "


tanya Vano menaikkan sebelah alisnya


" mmmmm,,,, Dita takut ,,,,apartemen


kakak kayak kuburan sepi amat "


rengek Dita manja memeluk kembali


lengan Vano yang duduk di sebelahnya


diatas ranjang ....


" dasar penakut "


gemas Vano mengacak Rambut


Dita ....


" Dita capek kak "


keluh Dita ....


" yaudah sekarang tidurlah "


kata Vano mengelus kepala Dita


lembut ......


Dita berbaring diranjang lalu


Vano menyelimuti nya ....


" tidurlah "


Vano mengecup kening Dita


dengan penuh kasih sayang .....


" kakak mau kemana ?"


tanya Dita kembali memegang tangan


Vano saat Vano akan berdiri...


" kakak nggak bakalan kemana mana ...


kakak akan tidur di bawah ..."


kata Vano sembari melepas


jaketnya meninggalkan baju kaos


putih tipis saja dan menunjuk kelantai


" tapikan ,,,"


Dita hendak membantah


" udah nggak usah mikirin kakak ..


yang penting sekarang Dita tidur


udah capek kan ,,,, tidurlah dengan


tenang kakak nggak akan apa apain


kamu " jelas Vano yang sudah


mengambil lalu membentangkan


kasur beludru di lantai .....


Vano tau kalau Dita akan risih dan


tak nyaman jika tidur bersamanya ...


makanya Vano tidur di bawah saja


lagian kalau Vano tinggal Dita juga


takut ...


Vano sudah berbaring dan menyelimuti


tubuhnya dengan selimut namun dia


tertegun saat melihat Dita yang tidur


miring diatas ranjang menatapnya


dengan ekspresi sendu bahkan


Dita hampir menangis .....


" ehhhh kenapa sayang "


Vano kembali duduk dan memegang


wajah Dita yang masih tidur di atas


ranjang itu ....


" jangan tidur di bawah kak,,,


dingin nanti badan kakak sakit sakit "


kata Dita turun dari ranjang dan


duduk di bawah bersama Vano ...


" hey ,,,, nggak usah mikirin kakak ...


lagian nggak dingin kok kan ada kasur


ada selimut juga ......."


jelas Vano sebenarnya Vano juga


bisa tidur di sofa saja tapi jaraknya


cukup jauh dari ranjang ....


tanya Dita menatap Vano ....


" iya sayang "


kata Vano mencoba meyakinkan ..


" kalau gitu Dita juga tidur disini aja "


gadis kecil itu sudah berbaring saja


bersandar pada samping ranjang yang


tertutup rapat ...


" ehh,, jangan sayang nanti badan kamu


sakit kalau tidur disini " larang Vano ...


" tadi kata kakak enggak "


cibir Dita membuat Vano kehabisan kata ...


Dita masih sangatlah polos dia


tak tau banyak soal apa yang


dilakukan orang orang setelah


menikah ........


hanya satu yang Dita tau


kalau melakukan begituan


pasti sakit !!!


Dita memang sedikit takut tidur


sama kak Vano nanti di apa apain


tapi Dita juga kasihan melihat Kak


Vano tidur di lantai walaupun


beralaskan kasur sihh ......


tapi Dita rasa kak Vano tak akan


setega itu menyakitinya ....


lagian kalau tidur di peluk kak


Vano pasti hangat dan nyaman ...


seperti kata Mama dan Mommy


Dita sangat penasaran di buatnya ...


dipeluk aja nyaman banget apalagi


tidur di peluk kak Vano ...


" eehhhh ,,,, mau ngapain kamu "


tanya Vano yang melihat Dita


hendak membuka baju yang di


pakainya ...


" mau tidur "


jawab Dita dengan polosnya


" terus kenapa bajunya dibuka "


tanya Vano khawatir ...


" Dita kalau tidur emang gini kak ..."


jujur Dita melepas bajunya meninggalkan


tanktop bertali tipisnya sebagai luaran


bahkan branya kelihatan jadinya ...


dan celana pendek sepaha saja


dibagian bawah ....


Vano meneguk salivanya menatap


benda kembar yang begitu bulat


dan kenyal itu yang terlihat begitu


nyata di depan matanya ....


" ihhh,,, ternyata enak juga tidur


dibawah " senang Dita berbaring


memainkan ujung selimut .....


" Dita kamu tidur di atas aja ya ..."


bujuk Vano bukan masalah tidurnya


tapi masalah gerahnya😂


" mmm,,, Dita mau tidur sama kakak


kata Mama tadi kalau Dita udah jadi


istri kakak Dita tidurnya harus di


peluk kakak " cerita Dita ...


" dan kata Mommy kalau kakak


nggak mau peluk Dita tidur berarti


kakak jijik sama Dita " kata Dita


bercerita dengan polosnya ....


tapi ekspresi nya sudah sedih


lantaran berfikir bahwa Vano


jijik karna jangan kan tidur memeluk


Dita bahkan tidur di dekat Dita saja


Vano tak mau ...


" nggak begitu sayang "


kata Vano bingung harus menjelaskan


apa ....


" yaudah kakak bakalan peluk Dita


tidur tapi kita tidur di atas ya "


kata Vano lagi ,,,,,,


Vano sangat tau kelakuan Mama dan


Mommy nya pasti mereka sudah


memprovokasi Dita .......


apalagi Dita yang sangat polos


sangat mudah mempengaruhinya ....


" nggak mau,,,, Dita mau tidur disini ".


kata Dita yang merasa sudah nyaman ...


like sama hadiah ...


lanjutan sedang di review