Brother My Husband

Brother My Husband
Nakal



Vano berjalan dengan tergesa gesa


mengambil selimut di Ranjang


lalu menutup tubuh Dita dengan


selimut .......


" enak banget kamu keluar kayak


gini yaa ,,,, kalau ada laki laki lain


gimana bisa di p****** kamu tau nggak "


omel Vano menutupi seluruh tubuh


Dita dengan selimut lalu mengangkat


Dita menuju ruang ganti ...


" lagian apa salahnya kamu panggil


kakak dulu minta ambilin handuk


atau baju kek ,,, bukan main keluar


kamar mandi aja t****** kayak gini "


Vano terus saja mengomel ...


" Dita nggak t****** kok kak nih


Dita pake handuk " jawab Dita


dengan polosnya ...


Vano menurunkan gadis kecil


itu di atas meja ruang ganti ....


" pake handuk kamu bilang ...


kalau pake handuk sekecil ini


sama aja dengan nggak pake "


kata Vano lagi ...


" yaa bukan salah Dita dong kak "


kata Dita tak mau disalahkan


" terus salah siapa "


kata Vano kesal ...


" ya salah kamar mandi kenapa disana


nggak ada handuk " kekeh Dita dengan


jawaban menyebalkannya yang bikin


Vano emosi...


Dita itu memang sudah terbiasa


diomeli oleh Vano karena kebiasaan


kebiasaan nyelenehnya jadi untuk


meminimalisir omelan Vano Dita


cenderung bercanda ....


" capek kakak ngomong sama kamu "


kata Vano memijat pelipisnya ...


iya sedari dulu dia sering omelin Dita


sebagai adiknya lah sekarang udah jadi


istrinya si Dita makin menjadi jadi saja ...


" hehehe maaf kak ,,, tadi Dita udah


dingin habis mandi makanya Dita


keluar aja minta handuk sama kakak "


kata Dita ...


" emang kamu mandi air dingin "


tanya Vano mengintimidasi ...


Dita mengangguk ..


spontan saja Vano memeluk Dita


yang dia duduk kan di atas meja itu ...


" yaampun sayang kok mandi air


dingin sih kan air hangat ada kamu


bisa atur airnya ke mode hangat


supaya kamu nggak dingin "


khawatir Vano memeluk Dita


erat mengelus ngelus punggung


dan kepala Dita ...


" sebenarnya Dita juga mau mandi


air hangat kak tapi ,,, ,"


" tapi apa ,,,"


" tapi boong πŸ˜†πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜†πŸ˜‚πŸ˜†"


gadis nakal itu tertawa keras melihat


lucunya ekspresi Vano


pletakkk


" menyebalkan "


kesal Vano melepaskan pelukannya


lalu mengambil handuk dan segera pergi


" kak Vano turunin"


manja Dita merengek karna memang


kakinya tak kesampaian kalau mau


turun dari meja yang lumayan tinggi itu..


" turun aja sendiri "


kata Vano cuek terus berjalan


dia sudah hampir sampai di pintu


ruang ganti ...


" Dita lompat nihhhh "


kata Dita dengan senyum nakalnya


" berani lompat kakak jitak kepala kamu "


kesal Vano berbalik lagi menghampiri


Dita ...


" yaudah turunin "


kata Dita dengan manjanya tangannya


masih memegang selimut serta


handuk yang menutupi tubuhnya ...


muahccc ...


Dita mengecup pipi Vano gemas


walaupun Vano itu orangnya sedikit


cuek dan suka omelin Dita tapi


Vano sangatlah penyayang pada


Dita ....


" cepetan ganti baju ,,,, habis itu


siapin baju buat kakak pake"


kata Vano sebelum keluar dari


ruang ganti ...


" kenapa Dita yang siapin baju untuk


kakak?" tanya Dita heran


" karna kamu itu istri kakak ...


mau kamu wanita lain yang siapin


baju buat kakak " kata Vano santai


lalu melangkah pergi ..


" apaan sih kak Vano pake sebut


sebut wanita lain Dita nggak suka "


teriak nya kesal ...


sedari dulu Dita sangatlah tak suka


Vano dekat dengan wanita lain


apalagi kalau Vano sudah pacaran ...


Dita akan ngambek nggak mau


ketemu sama Vano sebelum Vano


mutusin pacarnya .....


jika itu tak mempan terakhir kali


sih Dita buat berantem Vano sama


pacarnya sampai putus dengan


berbagai cara ....


...jahat nggak sihh Dita?...


ya walaupun selama ini Vano


beberapa kali berpacaran itu


hanya lah untuk sebatas pelarian


dari rasa sakit yang menyesakkan


hatinya apalagi beberapa tahun


belakangan ini semenjak Dita ramaja .....


keluarga pun tau akan hal itu


mereka juga tidak melarang lagian


setiap wanita yang menjadi pacar


Vano juga hanya mengincar harta


Vano saat bersama Vano jadi pass


dong kalau Vano juga menjadikan


mereka hanya sebatas pelarian ...


tapi Papa dan Daddy memberikan


Vano sebuah batasan dalam hal itu ...


next ....


Pacar


...romantis banget habis ini pokoknya ...


...like dan vote ...