
Dita memasuki rumah utama
dengan sangat senang bahkan
berlari karna tak sabar ingin
bertemu dengan semua anggota
keluarga sambil menenteng 2 rantang
makanan di tangannya .....
namun langkah Dita terhenti saat
matanya melihat pemandangan tak
biasa yaitu semua anggota keluarga
yang duduk diruang santai tapi
aneh nya mereka saling diam seperti
orang tak bersemangat bahkan
kehangatan yang biasanya sangat
mendominasi seperti hilang ....
" Dita datang"
sorak gadis kecil itu berlari
kesana Dita berfikir mungkin
keluarganya hanya sedang diam
sejenak ...
" Dita "
sorak mereka juga dengan semangat
menatap Dita bahkan langsung
berbinar ......
Dita meletakkan Rantang yang
tadi dibawanya diatas meja
lalu berpelukan melepas rindu
dengan semua anggota keluarga ...
" Dita kangen banget sama kalian
semua " kata Dita ...
" Vano mana sayang "
tanya Mama dengan sedih kembali
menatap kearah pintu dengan sendu
berharap anaknya akan datang ....
jujur saja Fira merindukan putranya
yang sangat dia sayangi sudah
beberapa hari mereka tak bertemu
bahkan tanpa komunikasi ....
" sayang sabar "
kata Papa mengelus lengan istrinya
sepertinya Vano memang sangat
marah dan kecewa .....
" hmmmm,,,,, kak Vano nggak bisa
datang Maa dia banyak kerjaan
katanya tapi Mama jangan sedih
nih kak Vano masakin makanan
kesukaan Mama ,,,, masakan
kesukaan semua anggota keluarga
juga loo " kata gadis polos itu menunjuk
rantang yang tadi dibawanya .....
Dita memang sama sekali tak tau
tentang masalah yang terjadi ....
anggota keluarga yang sempat
murung itu tersenyum memang
semarah apapun Vano pada mereka
tetap saja dia tak akan bisa berhenti
peduli pada keluarga ......
" Mom Dita nggak lama lagi
bakalan punya dedek gemoy "
cerita gadis polos itu yang tengah
bermanja manja pada Mommy
nya ...
" apa ?"
Mama langsung bersemangat
mendengarnya ...
" kapan sayang ?"
tanya Daddy dan Papa antusias
" wah bakalan punya ponakan
guee " senang Mikell kegirangan ...
" bagus dong makin rame kita "
senang Vino lagi ....
" Om Ditya awas "
rengek Fira meminta Ditya
berpindah dia ingin duduk
dekat Dita ...
" udah tua Fira masih aja kayak
dulu " kata Ditya menertawai dan
duduk disebelah Sony ...
" ihss ,,,,"
kesal Fira tapi dia langsung berbinar
kembali menatap Dita membawa
Dita kepelukan hangatnya ....
" emang kamu udah periksa sayang "
tanya Fira mengelus kepala Dita ....
" cepat juga ya Vano ,,, perasaan kan
baru 2 hari " kata Papa tak habis
fikir ...
" periksa apa Maa ?"
jawab gadis polos itu menatap
Mamanya heran ...
" ya periksa dedek gemoy "
" kan dedek gemoy nya belum
ada terus gimana periksanya "
jawab Dita dengan polosnya ..
" yahhhh,,,, kamu gimana sih Dita
tadi katanya mau punya dedek
gemoy terus kenapa sekarang
jadi nggak ada " kata Mikell
memelas ....
" lah kan Dita udah bilang mau
punya bukan udah punya"
kata Dita memperjelas dengan
polosnya ....
" dedek gemoy nya kan punya
kak Vano dan dia belum mau kasih "
kata Dita dengan lebih polosnya
" haah,,,,,, kok bisa "
tanya Vino ....
" iya kata kak Vano nanti nggak
bisa sekarang " cerita Dita dengan
polosnya sambil memelas ...
" tapi Dita pengen dedek gemoy
sekarang ,,, Maa bantu bujukin
kak Vano dong biar dia kasih Dita
dedek gemoy " pinta gadis polos itu
" astaga Ditaaa "
kata Papa memijat pelipisnya
beginilah kalau punya anak sekaligus
menantu super polos sampai
sengklek banget ...
" mending kita makan aja yuk ...
coba masakan Vano "
ajak Ditya dari pada pusing ..
semua orang setuju dan makan
dengan sangat lahap lantaran
rasa masakan Vano yang memang
sangat enak dan menggugah selera ...
" Daddy ,,,,,, dulu bikin Dita
berapa hari ?" tanya anak
polos itu di tengah acara
makan mereka ....
uhukkkk
sang Daddy langsung tersedak
mendengarnya .....
" Daddy kamu mah lama sayang
lembek dia ,," ejek Sony pada
Ditya ....
" kayak Papa kalian yang cepat aja "
kesal Daddy dan menampar lengan
Sony ,,,,, Sony benar benar menghina
jiwa jantannya
" emang dulu Papa bikin Vino
berapa hari ?" tanya Vino
dengan bodohnya ...
jlepp .....
" sekali cetak langsung jadi "
tawa Sony dengan kerasnya
diikuti yang lainnya ...
" emang udah gila Papa kalian "
kata sebal Tasya dan menampar
lengan kedua ayah yang sudah
mengatakan yang tak pantas
pada anak anaknya ...
" kamu kok pemarah banget sih
Sya kan nggak Papa udah lama
nggak ketawa bareng tau "
kata.Fira
" yaa tapi ganti topik ,,, topiknya
diganti " ketus Tasya
" ya tapikan anak polos kamu ini
yang nanya " tunjung sang Daddy
pada Dita ......
" tapi kok kata kak Vano harus
berkali kali ,,,, Papa aja sekali
cetak langsung jadi "
suara kecil gadis polos itu
yang membuat semua orang
tertawa ...
" mungkin Vano ingin menikmati ...
hahahha a"
kata Fira tertawa keras sampai
Tasya yang sudah geram menjitak
kepalanya ......
...hadiah ...
hadiah
^^^hadiah^^^
hadiah
^^^hadiah ^^^
...hadiah 😍...