Brother My Husband

Brother My Husband
tawanya



tok


tok


tok


" shittt"


Vano mengumpat kesal ....


" siapa ya kak "


Dita akan melangkah untuk membukakan


pintu ....


" ganti baju sekarang biar kakak


yang buka " perintah Vano


" tapi "


" ganti baju kakak bilang "


tegas Vano membuat Dita takut dan


langsung pergi ke ruang ganti ...


Vano membuka pintu dengan


perasaan kesal dan semakin


kesal lagi melihat pengawal yang


berdiri di depan pintu .....


" kenapa "


jawab Vano malas memangku tangannya ...


" saya hanya mengantar pesanan


Non Dita tuan " katanya sopan ...


" kenapa nggak nanti saja "


kesal Vano tapi dia tetap mengambil


paper bag yang dibawa pengawal itu


dan segera menutup pintu .....


melempar paper bag itu ke atas


Ranjang lalu berbaring telentang


dengan perasaan gusar .....


sejenak Vano memejamkan Mata


untuk menenangkan perasaan dan


hasratnya.....


tapi jiwa kepo Vano langsung


keluar begitu menatap paper bag


di sebelahnya ....


Vano segera duduk lalu bersandar


ke kepala ranjang dan membuka


isi paper bag itu ......


jleppp .....


tiba tiba saja lampu kamar mati


" akkkkk"pekik Dita dari dalam


ruang ganti .....


Vano segera berlari ke ruang


ganti melempar entah kemana


paper bag yang tadi di pegangnya .....


" Dita "


Vano berjalan dalam kegelapan


mencoba menemukan Dita karna


gadis kecil itu sudah menangis kedengarannya


Dita sangat takut dengan gelap !!!!


" kakak,, hiks ,,, Dita takut "


tangis Dita saat memeluk Vano


erat .....


" iya ,,, iya ada kakak disini "


Vano membalas pelukan Dita


hangat mengelus kepala Dita agar


Dita lebih tenang sedangkan sebelah


tangannya meraba sakunya mencari


ponsel ....


Vano mengarahkan cahaya ponselnya


kearah Dita dan berteriak kaget sekaligus


histeris .....


" akkkkk "


Vano melepaskan pelukannya dan


akan berlari keluar meninggalkan


setan berbaju putih kebesaran dan


berambut panjang itu belum lagi


wajah pucat dan sorot matanya ....


" haaaa,,,,, kakak jangan pergi Dita


takut " Dita mengejar lalu memeluk


semakin erat Vano dari belakang.....


lampu pun menyala kembali ....


mengesampingkan rasa ngeri dan


terkejutnya Vano mencoba berbalik


menatap ke belakang nya memastikan


wanita yang memeluknya itu beneran


Dita atauuuu๐Ÿ˜†๐Ÿ˜†๐Ÿ˜†๐Ÿ˜†๐Ÿ˜†


...mbak kun kun .......


" Dita ini beneran kamu "


kata Vano berbalik lalu langsung


memeluk Dita ...


ninggalin Dita tadi " kata Dita masih


sesegukan karna menangis ...


" ya habis kamu tadi kayak kuntilanak "


jawab Vano terkekeh ...


" kakak "


rengek Dita dan memukul dada Vano ....


" kakak tunggu diluar ya "


" nggak boleh "


Dita memegang tangan Vano


dan melangkah kembali ke meja


rias nya ...


" terus kakak mau apa?"


tanya Vano ...


" temenin Dita ntar lampunya mati


lagi " kata Dita menarik kursi


meja riasnya lalu meminta Vano


duduk dulu ....


" nih ponsel kakak "


Dita mengambil ponsel Vano


yang terjatuh di lantai ....


" untung nggak rusak "


kata Dita ....


" habis kakak kaget liat kuntilanak


dunia nyata " kekeh Vano ...


" kakak "


rengek Dita ....


awalnya dia memang kesal tapi


saat menatap dirinya dalam


pantulan cermin Dita justru


tertawa keras ....


" iya ,,,, ya kak Dita kayak mbak Kun"


tawa keras Dita menatap cermin


semakin mengacak kedepan


Rambut panjangnya ....


" Dita udah ahhh ngeri ,,,,


ntar dia kesini beneran "


kata Vano bergidik


Dita yang takut pun segera merapikan


rambutnya dan mengikat kebelakang


ikatan dress rumahan yang kebesaran


itu karna ikatannya tak di pasang ...


" tadi Dita mau pake lipstik kak


tapi karna lampunya mati makanya


jadi kayak gini"


" yaudah cepetan pake "


omel Vano ...


Dita yang sudah rapi dan cantik pun


berbalik menatap Vano hilang


sudah kuntilanak tadi berganti


dengan bidadari yang sangat


cantik .....


" cantik banget kamu ,,,,, tapi kok


bisa kayak kuntilanak tadi ya ..


serem " ejek Vano memainkan


ujung rambut panjang Dita ...


" kak Vano "


rengek Dita karna Vano terus


mengejeknya ....


"ayok keluar "


ajak Vano


saat mereka berdua keluar ...


Dita segera berjinjit menutup


mata Vano dengan tangannya


tapi apalah daya Vano itu terlalu


tinggi jika di bandingkan dengan Dita ...


Vano memiringkan sedikit kepalanya


dan nampaklah beberapa Bra serta pasangan


bawahnya yang berserakan dilantai


bermotif lucu lucu dan imut itu ....


Vano menahan tawanya saat


melihat Dita yang tergesa gesa


mengumpulkan semua benda sakral


yang sudah berserakan itu .......


sepertinya isi dari paper bag yang


Vano lempar tadi adalah itu ...


......like sama hadiah ya ........


...jangan lupa komentar nya ...


...karna komentar kalian adalah...


... penyemangat ku๐Ÿ˜œ...