
'' kakak itu lagi serius ,,, "
kata Vano galak setelah berhasil
mengendalikan ekpresi wajahnya ...
" heheheh,,, kakak kok jadi galak sih "
kekeh Dita ...
" terus kalau galak kenapa ?"
ketus Vano .....
entahlah rasanya dia masih sangat
malu rasanya apakah selama ini Dita
sudah tau perasaan Vano terhadapnya ...
tapi tak mungkin juga gadis polos
yang tak pernah peka ini sadar ...
palingan dia hanya becanda seperti
hobinya ...
" Dita becanda kak ,,,, ya kali kakak
cinta sama Dita kan banyak wanita yang
cantik dari Dita " kata Dita polos
" kamu lebih cantik dari wanita
manapun dimata kakak "
jawab Vano langsung dan mengecup
Dita ...
tapi bukan kening melainkan pipi..
Vano melihat reaksi Dita yang biasa
saja berarti memang benar belum ada
yang berubah perasaan Dita terhadap
Vano ....
karna biasanya jika seorang wanita
di kecup pipi nya oleh lawan jenis
pasti reaksinya berbeda apalagi
kalau dia memiliki perasaan cinta
atau sekedar tertarik kepada pria ...
Vano menatap jam dinding di
kamarnya yang sudah menunjukkan
pukul 10 pagi ......
" kakak mau kekantor ya "
tanya Dita .....
walaupun sekarang Vano menjadi
Direktur di perusahaan keluarga
tapi Vano juga mempunyai perusahaan
pribadi nya yang besarnya hampir
sama dengan perusahaan keluarga ..
perusahaan yang didirikan Vano semakin
maju pesat dalam 1 tahun belakangan ini
karna kepintaran dan cara Vano dalam
memimpin perusahaan sungguh menakjubkan
seperti maknet yang menarik minat
banyak orang untuk bergabung dengan
perusahaan ....
" iya "
jawab Vano berjalan menuju ruang
ganti karna 2 jam lagi dia harus
menghadiri meeting penting ....
" Dita boleh ikut nggak Kak"
kata Dita memegang tangan Vano
" emang Dita nggak kuliah "
tanya Vano ...
" hari ini Dita nggak ada makul kak "
kata Dita ...
" yaudah ,,,,, minta izin dulu sama
orang tua kita,,,,, lalu ganti baju "
kata Vano menatap Dita lembut
" mmm,,,, iya kak ....tungguin Dita ya"
gadis kecil itu meronta senang dan
berlari keluar kamar sambil goyang
goyang seperti kebiasaan nya ...
melihat Dita yang menuruni tangga
dengan senangnya semua keluarga
yang duduk di ruang tengah saling
tatap dengan heran bukankah Dita
tadi marah marah pada Vano .....
ya " izin Dita sekaligus menatap Mommy
dan Mamanya ...
sedangkan Mikell dan Vino sudah berangkat
ke kantor setengah jam yang lalu ..
" pergilah ,,, tapi jangan membuat Vano
pusing dengan tingkah kamu "
kata Daddy bukannya dia tak tau
seberapa Nakalnya anak gadisnya itu
" nggak Papa Vano pusing dengan tingkah
Dita dari pada gila karna Dita "
kekeh Fira yang disambut tawa
hangat yang lainnya ....
" Dita nggak sejahat itu Maa sampai
bikin kak Vano gila " kata Dita polos
" iya ,,,,, pergilah ganti baju nanti
Vano telat lagi kekantornya karna
nungguin kamu '' kata Tasya mengelus
kepala anaknya itu
" iya " Dita melangkah pergi
" Dita " panggil Sony
" iya Pah "
" dandan yang cantik di kantor
banyak wanita sexy ntar kamu
kalah lagi " kata Sony sengaja
memanas manasi anaknya itu ...
" ihhhh,,,,, mata Papah jelalatan
sampe tau kalau semua wanita
di kantor itu sexy " balas Dita
dengan tampang bodohnya
tapi anak Nakal itu sudah
mendorong Sony kelubang buaya
secara tidak langsung...
" Papa sering liatin cewek sexy Mah
kalau kekantor " kata Dita lalu
berlari kencang menaiki tangga
" byby "
teriak Fira lalu memukul suaminya itu
" byby itu udah tua tau nggak masih
aja jelalatan " kesal Fira memukul Sony
dengan bantal....
" kamu ya Ra cemburuan banget"
kekeh Tasya ..
" namanya juga cinta Sya "
jawab Sony tertawa keras walaupun
dia masih terus menghindar dari
pukulan Fira ....
" lagian kamu Ra kayak nggak tau
aja gimana jahilnya Dita"
kata Ditya yang membuat Fira sadar ...
" Ditaa" teriak Fira menggema
keseluruhan ruangan ....
blemmmmm ....
Dita berlari cepat kekamarnya dan
menutup pintu kamarnya kencang ...
" huuuuf,,,, hampir aja kena amuk Mama"
kata Dita ngos ngosan masih memegang
gagang pintu setelah menguncinya ....
" hmmmm"
Dita langsung berbalik mencari sumber
suara itu ....
" kak "
kata Dita menatap Vano yang taunya
sudah ada di dalam kamar Dita
berbaring nyaman di atas ranjang
Dita menjadikan sebelah tangannya
bantal......
...Vano ngapain ya ππ...
jemur dulu habis nyuci