Brother My Husband

Brother My Husband
enakk



" udah lah Dita kakak nggak


mau bahas itu lagi " jawab


Vano datar rasanya Vano


emosi saja jika mengingat nya ...


" tapi Dita penasaran ,,,,,emang


siapa yang udah masukin obat


itu keminuman kakak "


tanya Dita sangat penasaran .....


" kakak kan udah bilang ,,,kakak


nggak mau bahas apa kamu mau


kakak emosi lagi terus berantem


sama orangnya " kata Vano dengan


nada bicara meninggi agar Dita


tak lagi menanyakan soal itu .....


karna sedari dulu Dita sangat


melarang Vano berkelahi dengan


siapapun ....


" jangan kak ,,,, iya Dita nggak bahas


lagi " kata Dita memeluk Vano


erat dan mengelus ngelus dada


Vano agar emosinya turun .....


" itu apa kak "


tanya Dita menunjuk ke atas meja


makan ,,,, seperti produk kosmetik


tapi bukan juga sih hanya kemasan


nya saja yang mirip Dita tak kenal


dengan merek produk itu ....


tulisannya tulisan planet πŸ˜†


Dita tak pandai membacanya


" salaf ,,,,, coba sini kakak liat


lehernya " Dita yang duduk miring


di pangkuan Vano itu dengan


patuhnya mengangkat dagunya memperlihatkan lehernya pada


Vano ........


" pegang salaf nya sini kakak


olesin " kata Vano mengolesi


setiap bagian yang memerah ...


" kakak dapat salaf ini dimana ?"


tanya Dita menatap Vano ...


" ya belilah masa maling "


jawab Vano ....


" hehehee ,,,,, kirain "


kata Dita tertawa cekikilan....


plakkk


Vano menampar pelan paha


gadis kecil itu .....


" ihhhhhh ,,,,,, kakak dari dulu


selalu aja suka nampar paha


Dita" cemberut gadis kecil itu


" terus kamu maunya apa yang


ditampar" tanya Vano ....


" yaaa kan bisa tangan atau ,,,,kaki "


" kaki sama tangan kamu nggak


empuk " jawab Vano dengan


jahat nya .....


membuat Dita makin manyun


dibuatnya ....


" benerin tuh bibir kakak cium ntar "


kata Vano menakut nakuti ....


" ayok cium "


kata Dita senang dan berbinar


hilang sudah manyunnya ...


Vano tersenyum lebar sepertinya


istri polosnya mulai candu ....


mari kita buktikan !!!


" nggak ahhhh "


kata Vano cuek dan terus mengolesi


leher Dita yang masih memerah


" hmmmmm,,,,,, ayok kak ,,,, kan


dari pagi kakak belum cium Dita "


kata gadis polos itu memegang


wajah Vano agar menatapnya ....


jujur saja Dita sangat suka di


cium Vano rasanya enakkk 😌


" yaudah kalau gitu kamu yang


cium kakak " tawar Vano


" tapi Dita kan gak bisa ,,,,, nggak


tau juga caranya " kata Dita


memelas menatap Vano ....


Vano tertawa kecil lalu memegang


dagu gadis kecil yang memelas itu


dan Dita sudah membelit leher


Vano dengan tangan manjanya .....


Vano mencium gadis kecil


itu dengan lembut dan penuh


kehangatan tapi baru Dita


menikmatinya Vano sudah


" hmmm,,,,, kak Vano lagi "


pinta Dita terang terangan .....


beginilah kalau gadis polos yang


kecanduan dia akan langsung


meminta kayak minta uang jajan


tanpa ragu ....


Vano melakukannya lagi bahkan


lebih lama .......


" enak ,,,, kamu candu ya "


senyum Vano membersihkan


sudut bibir Dita dan dengan


polosnya Dita mengangguk ....


muahcccc


" tapi ingat ya sayang cuma boleh


minta sama kakak nggak boleh


minta sama orang lain "


jelas Vano kembali mengangkat


Dita dan membawanya menuju


kamar ......


" kenapa ?"


tanya gadis polos itu


" karna kamu itu istri kakak cuma


kakak yang boleh cium kamu


nggak boleh orang lain "


kata Vano yang sudah menindih


separuh tubuh Dita di atas ranjang


" kalau orang lain gimana "


tanya Dita


" jangan sampai itu terjadi"


kata Vano membentengi


" kalau terjadi ?"


" kakak bakalan marah sama


hukum kamu " tegas Vano...


" hukumannya apa kak "


tanya Dita penasaran ....


" alah banyak tanya kamu yaa,,,,


pokoknya hukumannya bakalan


bikin kamu kapok dan untuk


orang yang udah berani cium


kamu bakalan kakak kupas


kulitnya hidup hidup " kata Vano.


seperti seorang psikopat ..


Dita sudah bergidik ngeri serta


takut dan seketika dia menangis ...


" ehhh,,,, kok nangis sayang "


kata Vano khawatir ......


" apa ,, sakit lagi pahanya "


tanya Vano memeriksa ....


" Dita nggak ,,,, nyangka hiks ...


kakak setega itu " tangis


gadis kecil itu takut ....


awalnya Vano memang panik


tapi yasudahlah sudah terlanjur


juga .....


" yaaa makanya jangan mau


di cium orang lain ya sayang "


lembut Vano mengelus pipi


istri kecilnya mengecup dengan


sayang kening Dita


" iya ,,,,, berarti kalau Dita pengen


cuma boleh minta sama kakak"


tanya gadis polos itu menghapus


air matanya ....


" pinter "


kata Vano mengelus kepala Dita ...


" sekarang kamu tidur yaa,,,,, istirahat


lagi masih capek kan " tanya Vano


yang diangguki Dita .......


walaupun Vano merasakan


perasaan tak menentu sekarang


tapi yang jelas rasa sayangnya


semakin besar untuk Dita ....


" kak Vano ,,,,, Dita mau pulang


kerumah utama " kata Dita tiba tiba ...


" Dita kangen sama Mommy dan


Mama sama Daddy dan Papa juga


apalagi sama kak Mikell dan kak Vino "


kata Dita menatap Vano yang


berbaring sambil memeluknya itu ...


mendengar perkataan Dita tiba tiba


raut wajah Vano jadi jauh berubah


membuat Dita menatapnya dengan


heran sekaligus tak mengerti ....


kira kira apa yang akan dilakukan


Vano ?