
udah ahhh kibulin orang
mulu kasian emosi dianya ,,,,
dosa author udah banyak πππ
" kak Vano lepasin ..."
teriak Dita ,,,,, karna Vano
memegang kedua tangannya
di belakang apalagi Dita yang
tidur menimpa tubuh Vano sepenuhnya ...
pria dewasa itu hanya tersenyum
menikmati ekspresi Dita .....
bahkan dia mengecup berulang
kali pipi Dita yang sudah tak
bisa melawan di atas tubuhnya itu ...
" kak Vanooo "
mohon Dita ....
dia benar benar ngeri apalagi
membayangkan jatuh dari sofa
yang lumayan tinggi kan sakit ...
Dita berusaha diam dan tenang
di atas tubuh Vano agar tak
jatuh karna Vano hanya memegang
kedua tangan Dita itupun dibelakang ...
Vano memiringkan tubuhnya ke
kiri yang secara otomatis membuat
Dita juga tidur miring dan bersandar
pada sandaran sofa .....
Vano memeluk gadis kecil itu ....
" temani kakak tidur "
kata Vano yang sudah memejamkan
mata dan menjadikan lengannya
bantal untuk Dita ...
" hmmmmm,,,,,, Dita laper kak "
suara kecil Dita tapi dia membalas
pelukan Vano ....
" kamu belum makan ?"
" belum "
" yaudah kakak temenin makan "
kata Vano bangun .....
" kita masak makanan yuk kak
sekalian ajarin Dita lagi "
senang gadis kecil itu yang berjalan
di sebelah Vano ...
" mmmm,,,,, baiklah ...."
kata Vano ...
" kita masak apa ?"
tanya Vano yang sudah berdiri
di depan kulkas ....
" terserah kakak aja "
kata Dita yang juga menatap isi
kulkas itu ...
" baiklah kita masak sup "
Vano mengambil beberapa
bahan ....
" cuci ini "
perintah Vano memberikan
beberapa bahan pada Dita ....
Dita mulai mencuci bahan bahan
masakan yang di berikan Vano
dan memasukkannya kedalam
wadah .....
sedangkan Vano menyiapkan
panci dan beberapa bahan lainnya ...
" udah siap kak"
lapor Dita dan menaruh nya di
atas meja dapur ....
" kamu bisa kan potong sayurnya "
tanya Vano yang sedang fokus
mengiris bawang ....
" bisa "
jawab Dita lalu mulai memotong
sayur itu di atas papan irisan ....
" nggak gitu potongnya sayang "
kata Vano yang sudah berdiri
di belakang Dita memegang
kedua tangan Dita lalu mengajari
Dita ....
" potongnya jangan terlalu besar
ntar nggak matang kedalamnya .."
jelas Vano ...
" ya gampang kak ,,,, tinggal
besarin aja apinya biar matang "
jawab gadis polos itu .....
" ngejawab aja kamu ,,,,, masak
kalau pakai api kebesaran itu
bakalan mempengaruhi rasanya "
jelas Vano lagi ...
" terus apinya harus apa ? "
tanya Dita yang tak mengerti
tapi tangannya masih mengikuti
tangan Vano yang sedang mengajari
nya
jawab Vano yang sekarang mengajari
Dita memotong daging .....
" Dita juga sedang kak "
kata Dita memberi tau ....
Vano memberhentikan aktivitasnya
dan menatap gadis pendek yang
berdiri membelakanginya itu
nyaris di pelukannya sih ...
" sedang apa ?"
heran Vano tak mengerti ...
" sedang mencintaimu "
jawab gadis manis itu berbalik
menatap Vano bahkan mata
cantiknya berkedip dengan manis
nya ....
" berhenti menggombal "
kata Vano salting kembali melanjut
kan memotong daging untuk
menyembunyikan wajah memerahnya ..
sedangkan Dita tentu saja
sudah masuk ke pelukan
Vano apalagi Vano yang menunduk
memotong daging di atas meja
" heheheheee ,,,, pacar Dita pemalu ...
salting kalau di gombalin "
kekeh Dita kembali membelakangi
Vano ......
" suami kamu bukan cuma pacar "
kata Vano mengingatkan sambil
tersenyum hangat ....
" iya ,,,,,, sini Dita coba sendiri "
kata Dita mangambil alih
pisau di tangan Vano ...
" hati hati pisaunya tajam "
peringat Vano ....
" setajam ucapan kakak kalau
lagi marah " kata Dita tertawa
keras .....
" nggak tuh "
kata Vano cuek .......
setelah selesai memotong dan
mengiris semua bahan Vano dan
Dita mencuci tangan ....
" berdiri sini ,,,, biar kakak ajari
kamu masak sup "
kata Vano yang dengan telaten
dan sabarnya mengajari Dita ....
sebenarnya sedari kecil
Dita sangatlah kagum akan
sosok Vano ,,,, begitu berbeda
dari yang lain .....
dan yang paling Dita suka dari
Vano adalah sikap cueknya pada
semua wanita tapi hangat pada
Dita ,,,,,, Dita harap kak Vano
akan selalu ada di sisinya ...
jujur saja Dita takut kehilangan
kak Vano ..!!!
" lamunin apa sih kamu "
tanya Vano menarik hidung
pesek Dita ....
" eng,,,, enggak lamunin apa
apa kok kak " elak Dita ....
" sup nya udah matang nih ....
kamu siapin peralan makan biar
kakak yang masukin supnya ke
mangkok ,,,, panas nih ntar kalau
kamu kenapa napa lagi "
Dita mengangguk dan menyiapkan
semuanya di atas meja makan ...
mereka makan dengan suasana
hangat dan bahagia ....
" kak ,,,,, kok bibik jarang datang sih "
tanya Dita heran ...
Vano nampak berfikir sejenak
sebelum menjawab mencari
alasan yang tepat ...
" mungkin banyak pekerjaan di
rumah utama " jawab Vano asal
padahal Vano sendiri yang meminta
bibik itu untuk jarang datang ....
" habis ini kamu ganti baju ya "
kata Vano ....
" kita mau kemana kak ?"
...kemana yaaaa ?......
kasih hadiah dong sayangku
mp nya nggak lama lagi nih ...
ngakuuu ayooo siapa yang
menantikan mp nya ....π