Brother My Husband

Brother My Husband
belajar masak ...



udah ahhh kibulin orang


mulu kasian emosi dianya ,,,,


dosa author udah banyak πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†


" kak Vano lepasin ..."


teriak Dita ,,,,, karna Vano


memegang kedua tangannya


di belakang apalagi Dita yang


tidur menimpa tubuh Vano sepenuhnya ...


pria dewasa itu hanya tersenyum


menikmati ekspresi Dita .....


bahkan dia mengecup berulang


kali pipi Dita yang sudah tak


bisa melawan di atas tubuhnya itu ...


" kak Vanooo "


mohon Dita ....


dia benar benar ngeri apalagi


membayangkan jatuh dari sofa


yang lumayan tinggi kan sakit ...


Dita berusaha diam dan tenang


di atas tubuh Vano agar tak


jatuh karna Vano hanya memegang


kedua tangan Dita itupun dibelakang ...


Vano memiringkan tubuhnya ke


kiri yang secara otomatis membuat


Dita juga tidur miring dan bersandar


pada sandaran sofa .....


Vano memeluk gadis kecil itu ....


" temani kakak tidur "


kata Vano yang sudah memejamkan


mata dan menjadikan lengannya


bantal untuk Dita ...


" hmmmmm,,,,,, Dita laper kak "


suara kecil Dita tapi dia membalas


pelukan Vano ....


" kamu belum makan ?"


" belum "


" yaudah kakak temenin makan "


kata Vano bangun .....


" kita masak makanan yuk kak


sekalian ajarin Dita lagi "


senang gadis kecil itu yang berjalan


di sebelah Vano ...


" mmmm,,,,, baiklah ...."


kata Vano ...


" kita masak apa ?"


tanya Vano yang sudah berdiri


di depan kulkas ....


" terserah kakak aja "


kata Dita yang juga menatap isi


kulkas itu ...


" baiklah kita masak sup "


Vano mengambil beberapa


bahan ....


" cuci ini "


perintah Vano memberikan


beberapa bahan pada Dita ....


Dita mulai mencuci bahan bahan


masakan yang di berikan Vano


dan memasukkannya kedalam


wadah .....


sedangkan Vano menyiapkan


panci dan beberapa bahan lainnya ...


" udah siap kak"


lapor Dita dan menaruh nya di


atas meja dapur ....


" kamu bisa kan potong sayurnya "


tanya Vano yang sedang fokus


mengiris bawang ....


" bisa "


jawab Dita lalu mulai memotong


sayur itu di atas papan irisan ....


" nggak gitu potongnya sayang "


kata Vano yang sudah berdiri


di belakang Dita memegang


kedua tangan Dita lalu mengajari


Dita ....


" potongnya jangan terlalu besar


ntar nggak matang kedalamnya .."


jelas Vano ...


" ya gampang kak ,,,, tinggal


besarin aja apinya biar matang "


jawab gadis polos itu .....


" ngejawab aja kamu ,,,,, masak


kalau pakai api kebesaran itu


bakalan mempengaruhi rasanya "


jelas Vano lagi ...


" terus apinya harus apa ? "


tanya Dita yang tak mengerti


tapi tangannya masih mengikuti


tangan Vano yang sedang mengajari


nya


jawab Vano yang sekarang mengajari


Dita memotong daging .....


" Dita juga sedang kak "


kata Dita memberi tau ....


Vano memberhentikan aktivitasnya


dan menatap gadis pendek yang


berdiri membelakanginya itu


nyaris di pelukannya sih ...


" sedang apa ?"


heran Vano tak mengerti ...


" sedang mencintaimu "


jawab gadis manis itu berbalik


menatap Vano bahkan mata


cantiknya berkedip dengan manis


nya ....


" berhenti menggombal "


kata Vano salting kembali melanjut


kan memotong daging untuk


menyembunyikan wajah memerahnya ..


sedangkan Dita tentu saja


sudah masuk ke pelukan


Vano apalagi Vano yang menunduk


memotong daging di atas meja


" heheheheee ,,,, pacar Dita pemalu ...


salting kalau di gombalin "


kekeh Dita kembali membelakangi


Vano ......


" suami kamu bukan cuma pacar "


kata Vano mengingatkan sambil


tersenyum hangat ....


" iya ,,,,,, sini Dita coba sendiri "


kata Dita mangambil alih


pisau di tangan Vano ...


" hati hati pisaunya tajam "


peringat Vano ....


" setajam ucapan kakak kalau


lagi marah " kata Dita tertawa


keras .....


" nggak tuh "


kata Vano cuek .......


setelah selesai memotong dan


mengiris semua bahan Vano dan


Dita mencuci tangan ....


" berdiri sini ,,,, biar kakak ajari


kamu masak sup "


kata Vano yang dengan telaten


dan sabarnya mengajari Dita ....


sebenarnya sedari kecil


Dita sangatlah kagum akan


sosok Vano ,,,, begitu berbeda


dari yang lain .....


dan yang paling Dita suka dari


Vano adalah sikap cueknya pada


semua wanita tapi hangat pada


Dita ,,,,,, Dita harap kak Vano


akan selalu ada di sisinya ...


jujur saja Dita takut kehilangan


kak Vano ..!!!


" lamunin apa sih kamu "


tanya Vano menarik hidung


pesek Dita ....


" eng,,,, enggak lamunin apa


apa kok kak " elak Dita ....


" sup nya udah matang nih ....


kamu siapin peralan makan biar


kakak yang masukin supnya ke


mangkok ,,,, panas nih ntar kalau


kamu kenapa napa lagi "


Dita mengangguk dan menyiapkan


semuanya di atas meja makan ...


mereka makan dengan suasana


hangat dan bahagia ....


" kak ,,,,, kok bibik jarang datang sih "


tanya Dita heran ...


Vano nampak berfikir sejenak


sebelum menjawab mencari


alasan yang tepat ...


" mungkin banyak pekerjaan di


rumah utama " jawab Vano asal


padahal Vano sendiri yang meminta


bibik itu untuk jarang datang ....


" habis ini kamu ganti baju ya "


kata Vano ....


" kita mau kemana kak ?"


...kemana yaaaa ?......


kasih hadiah dong sayangku


mp nya nggak lama lagi nih ...


ngakuuu ayooo siapa yang


menantikan mp nya ....πŸ˜†