Brother My Husband

Brother My Husband
sipolos



" kok kalian kaget?"


heran Dita ....


" kak Vano yang suruh kamu panggil


dia Daddy ?" tanya Dinda sebelum


salah paham .....


" enggak kok ,,,, Dita sendiri yang mau


panggil di Daddy lucu kannnn,,


Daddy Vano " kata gadis kecil


itu tersenyum lucu ...


" yaa tapi kenapa kamu panggil dia


Daddy sih Dita kan bisa panggilan


lain ,,,, Sayang misalnya atau apa kek "


kata Cici lagi ,,,,,, geli aja


gitu dengarnya ......


" Sayang itu panggilan buat pacar Dita "


kata Dita lagi


byurrrr ...


uhuukk


uhukk


Dinda tersedak saat meminum jus


yang baru saja diantar pelayan kantin


mendengar Dita ....


" apa ,,,,, jadi sekarang kamu punya


pacar ?" tanya Dinda mengintimidasi


memegang dagu Dita agar menatapnya


sepenuhnya ....


Dita pun mengangguk membuat


Dinda terkejut lalu saling pandang


dengan Cici yang duduk di samping


Dita ...


" siapa pacar kamu haah? "


marah Cici .....


" Kak Vano"


jawab Dita menatap sahabatnya


dengan heran kok mereka seperti


marah .....


" yaaaampun Ditaaa"


kesal Cici dan menjitak kapala


gadis yang kelewat polos itu yang


sudah berhasil membuat jantungnya


hampir copot ...


" kak Vano itu suami kamu bukan


pacar " ketus Dinda dan kembali


meminum jusnya dengan malas


...


" pacar Dita juga tauuu "


kata Dita memberi tau sampai


bibir tipisnya membentuk huruf O


lalu menceritakan tentang Vano


yang menjadikannya pacar juga tak


hanya sebatas istri ....


membuat Cici dan Dinda meleleh


karna kelewat panas πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜’


sweettt banget sih Vano jadi


suami apalagi sabarnya dia


menghadapi istri polosnya yang


polosnya udah minta ampunnnn...


masa udah nikah minta pacaran


pula tapi pria dewasa itu dengan


sabarnya menuruti apalagi


caranya menembak Dita uhhhhh


jangan Ditanya aku yang baper πŸ˜‰


Cici dan Dinda hanya masam manis


sambil angguk angguk mendengar


cerita Dita ....


" terus kenapa kamu panggil dia


Daddy sih Dita"


" kak Vano kan Daddy nya dedek


gemoy makanya Dita panggil Daddy "


jawab Dita dengan lucunya ....


" kamu udah punya dedek gemoy "


terkejut mereka menatap perut


Dita yang dibalas gelengan oleh


Dita ....


" kalau belummmm,,,,,,,,,


kamu udah pernah buat ?"


tanya Dinda cepat diakhir kalimatnya


setelah lama menggantung ....


mereka berdua menatap anak polos


itu mereka ingin Dita mencerita


semuanya ,,,,, jiwa kepo itu looo


yang meronta ronta .....


lalu si Dita dengan polosnya bercerita


pada mereka kenapa dia sampai


bikin dedek gemoy sama Vano


malam itu dengan sangat jujurnya


tanpa menutupi apapun ...


" kak Vano tetap suruh kamu


menjauh dalam kondisinya


yang udah kayak gitu ?"


kata Cici tak percaya .....


" iya "


memeng patut Vano di kagumi


sifatnya itu yang bikin para


wanita meronta ronta ingin


dicintainya ....


" jadi pengen punya suami juga guee ?"


kata Cici dengan hayalan berbahaya nya


plekkkkk


wajah jelek Dinda yang ku liatπŸ˜‚πŸ˜…πŸ˜†


ehhhh belum puas dengar cerita


jam makul pertama malah hampir


dimulai sehingga mereka harus


skip dulu ceritanya


sepulang kampus Dita berada di


dalam mobil Dinda bersam Cici


juga untuk menerima hadiahnya ...


" haaaaaaa ???"


mata Dita tak berkedip menatanya


" ini bikini ya Ci ?"


tanya Dita ragu lantaran kurang mirip


bewarna maron lagi


" bisa dibilang gitu ,,,,, tapi ini


dipakainya untuk tidur "


jelas Cici pada sahabatnya yang


super polos itu ..


" dingin dong Ci ,,, ntar Dita masuk


angin " celetuk Dita ,,,, bukannya komplen


tapi nggak logis perasaan Dita ..


" yaaa makanya kamu ,,, aku beliin


ini biar nggak masuk angin "


kata Dinda menyahut memperlihatkan


hadiah dari nya untuk Dita ...


" ini baju tidur ya Din "


kata Dita lebih ragu lagi ....


selain transparan baju itu juga


sangat pendek apalagi model nya


kayak baju sobek di bagian perut ...


namun sangat cocok di kulit Dita


yang kuning langsat karna bewarna


hitam


" iyaaaa ,,,, pokoknya nanti malam


kamu harus pake tidur ini semua "


kata Dinda dan Cici semangat ....


" kalau enggak?"


" kita marah ,,,, itu tandanya kamu


nggak menghargai pemberian kami "


jawab Cici dengan wajah marahnya


apalagi Dinda ...


" iyaaaa,,, Dita bakalan pake makasih


ya udah kasih Dita hadiah "


kata Dita menerima ,,,, Dita tak ingin


melukai perasaan sahabatnyA walau


pun merasa aneh dan kurang suka


tapi Dita akan tetap memakainnya


karna Dita menghargai pemberian


para sahabatnyA.....


" ini coklat buat kamu "


tambah mereka meberikan Dita


masing masing sekotak coklat


yang membuat Dita meronta senang ...


dretttt


dretttt


" Hallo Daddy "


kata Dita mengangkat tapi Cici


malah mengambil ponsel Dita


menaikkan volume nya agar


mereka juga bisa mendengarnya ...


kepo guysss πŸ˜‰


" Hallo sayang ,,,, udah pulang kuliahnya "


tanya Vano hangat


" udah Daddy ini udah di parkiran s,,,,"


Dinda langsung membekap mulut


Dita agar tak meneruskan kaliamatnya


" yaudah kalau gitu ,,,,, langsung


pulang ke apartemen aja yaaa ...


kita nggak jadi ke rumah utama


hari ini " kata Vano memberi tau


" yahhhh kok batal Daddy "


suara memelas Dita ...


" ada beberapa masalah yang terjadi di


perusahaan keluarga kita di Australia


jadi Papa dan Daddy harus segera


berangkat ke sana dan mereka


membawa semua anggota keluarga "


kata Vano lagi


" terus kenapa Dita nggak di ajak "


kata Dita sedih hampir menangis ...


" bukannya nggak di ajak sayang


mereka kan pergi buru buru


lagiankan Dita harus kuliah juga


dan tinggalnya kan nggak sendiri


sama Daddy kok sayang "


kata Vano dengan hangat ....


" yaudah Daddy ada meeting 5 menit


lagi habis meeting Daddy langsung


pulang dan kamu hati hati pulangnya


ya " pesan Vano ....


" iya Daddy ,,,, yang semangat kerjanya "


kata Dita memberi semangat ...


" iya sayangku "


kata Vano dengan suara eksotisnya


.....


setelah telfon itu mati ....


" pas banget"


kata Cici dan Dinda tersenyum meresahkan


" apa yang pas ?"


kata Dita dengan polos nya...


" baju ,,,, iya bajunya sama kamu


pasti pas" jawab Cici gelagapan ...


setelah obrolan dan basa basi


mereka Dita pulang ke apartemen


nya mengendari sendiri mobilnya ...


...malam hari...


Dita benar benar memakai pemberian


Cici dan Dinda tadi walaupun dengan


perasaan sedikit aneh Dita keluar


dari ruang ganti sehabis vc dengan


kedua sahabatnya ...


mengejutkan Vano yang tengah


duduk bersandar di ranjang itu


sambil bekerja ...


" Dita 😳😳😳😳😳😳😳😳😳😳"


suara serak Vano meneguk salivanya


next ....


sambungannya hot banget dehh


dibikinin dedek gemoy beneran si Polos


tapi sayangnya upp nya satu tahun


lagi πŸ˜†πŸ˜‚πŸ˜†πŸ˜‚πŸ˜†πŸ˜‚πŸ˜†πŸ˜‚


like dan vote dulu dooooong