
pagi hari Vano terbangun saat
cahaya yang begitu menyilaukan
mengenai wajahnya ......
Vano membuka mata antara
masih separuh sadar dan mengantuk
menatap jam dinding ternyata sudah
jam 7 pagi .....
" hahhh "
Vano terkejut tapi seketika dia
tersenyum lebar saat kesadarannya
kembali sepenuhnya apalagi Dita
yang masih tidur bergelung manja
dalam pelukan hangat Vano .....
wajar saja Vano bangun terlambat
lantaran dia tidur dengan sangat
nyaman dan hangat , sesuatu
yang sudah lama tak Vano rasakan
selama ini ......
Vano mengeratkan pelukannya
menyembunyikan Dita dalam
pelukan hangatnya agar wajah
Dita tak terkena cahaya yang
menyilaukan itu agar tidurnya
tetap nyenyak .....
" udah montok empuk banget lagi
kamu sayang ,,,, wajar aja banyak
banget pria yang ingin sama kamu
polos sama baik lagi ......
paket komplit kamu mah "
kata Vano mengecup wajah Dita
berulang kali ....
" hmmmm,,,"
Dita menggeliat tak nyaman karna
Vano terus mengecupnya ...
sampai akhirnya Dita membuka
mata cantiknya itu dalam hangatnya
pelukan Vano .......
" morning kak Vano "
ucapan Dita tersenyum saat dia
bangun yang pertama kali di
lihatnya adalah Vano yang juga
sedang tersenyum menatapnya ...
" morning sayang "
kata Vano mengelus dan merapikan
rambut Dita .....
" kecupan selamat paginya mana "
tagih Dita ,,,, kata Papa kemarin setiap
pagi Dita harus minta kecupan pada
Vano itu adalah salah satu cara untuk
menjadi istri yang baik kata Papa ...
" kecupan "
ulang Vano ...
" iya kata Papa ,, Dita harus di kecup
oleh kakak setiap pagi biar jadi istri
yang baik nantinya " cerita Dita dengan
jujurnya ...
" astaga apa lagi yang mereka
katakan pada istri polos ku ini "
batin Vano ....
" ayo cepetan kecup kak ,,, Dita mau
bangun " kata gadis kecil itu tak
sabaran karna dia ingin ke kamar mandi
" udah dari tadi Dita"
batin Vano tersenyum lebar lalu
mengecup kening Dita dengan sayang ....
setelah mengecup kening Dita
atas lantai yang hanya beralaskan
kasur beludru yang tak terlalu
tebal tapi entah mengapa mereka
tidur bagitu nyenyak semalam ..
" kak Vano mau Dita kecup juga nggak "
ucapan gadis kecil yang masih
berbaring itu membuat Vano
langsung menoleh kearahnya ...
" emang kamu mau ngecup kakak "
tanya Vano ...
sebenarnya mah ingin banget hanya
saja Vano tak ingin memaksa Dita ...
" mau "
Dita bangun dan duduk di hadapan
Vano lalu berdiri dengan lututnya
barulah dia memegang wajah Vano
mengecup kening Vano dengan sayang ....
Vano tak menyia nyiakan kesempatan
dia langsung meraih pinggang Dita
kearahnya membenamkan wajahnya
di dada sekal Dita yang berisi itu ....
Dita yang tak tau harus apa
hanya memeluk leher Vano
dengan kedua tangannya yang
tanpa dia tau justru itu malah
membuat wajah Vano terbenam
di dadanya ......
setelah beberapa saat ...
" udah mandi sana ,, habis itu kita
sarapan ya " ucapan Vano yang
sudah berdiri merapikan bantal
kembali ke atas ranjang ...
" sini Dita bantu kak "
Dita ikutan tapi langsung di
larang oleh Vano ..
" bibik kan belum datang biar Dita
bantu aja " kata Dita bersikeras
membuat Vano mau tak mau
membiarkannya .....
mereka melipat selimut berdua
menyimpan kasur berdua ...
saking bahagianya dunia terasa
milik mereka berdua .....
setelah nya Vano duduk di sofa
menunggu Dita yang mandi duluan ...
Vano hanya duduk diam meluruskan
kedua kakinya di atasnya sofa
sesekali pria dewasa itu tersenyum
hangat saat mengingat hal semalam .....
Andai saja Dita mencintainya pasti
Vano tak akan pernah ragu untuk
memperlakukan Dita layaknya seorang
istri sesungguhnya ......
glukkkk
Vano meneguk salivanya saat
melihat Dita yang keluar kamar
mandi hanya memakai handuk
Kecil yang begitu pendek sekali
yaitu handuk yang biasa Vano
gunakan untuk mengeringkan
Rambutnya ...
" kak kok handuk nggak ada sih ..
yang ada cuma ini " rengek Dita
like dan komen ya