
" kak Vano "
panggil Dita setelah beberapa
saat gadis kecil itu tak jadi tidur
karna ingat sesuatu....
" kak Vano bangunnn ,,,, jangan
tidur duluuu " rengek Dita
membuka selimut yang menutupi
tubuh mereka lalu duduk.....
" apa lagi Dita ,,,, tidurlah sudah malam "
kata Vano menatap Dita yang
duduk di sebelahnya sedangkan
Vano masih rebahan....
" tadi katanya kakak mau ngomong
penting sama Dita ?"
tanya gadis kecil itu menatap
Vano yang memejamkan mata ...
Vano membuka matanya lalu
merentangkan tangannya ...
" sini peluk kakak dulu"
kata Vano yang dengan patuh
Dita masuk kepelukan hangatnya ...
" lohhh kok duduk lagi "
heran Vano baru juga gadis kecil
itu masuk ke pelukan Vano tapi dia
sudah duduk lagi ....
Dita tak menjawab dia menarik
selimut menyelimuti Vano kembali
sampai sebatas bahu Vano barulah
gadis kecil itu kembali masuk ke
pelukan hangat Vano menjadikan
lengan Vano bantalnya ....
" udah Dita "
keluh Vano karna saat Dita berada
dipelukannya Dita masih saja menarik
selimut bahkan sudah melewati leher
Vano hampir menutupi separuh wajahnya ..
" nanti kakak dingin "
kata Dita juga memeluk Vano ...
" kakak nggak dingin kok "
kata Vano membuka selimut itu
sampai sebatas pinggangnya saja ....
"tapi kakak nggak pake baju ntar
masuk angin " kata Dita ...
semakin mengeratkan pelukannya ...
dari pada Dita terus bertanya
akhirnya Vano memilih menarik
selimut kembali sampai sebatas
dadanya dan memeluk Dita juga ....
" kakak mau ngomong apa?"
tanya Dita setelah sejenak mereka
diam ....
" kakak cinta sama kamu "
kata Vano tenang menatap intens
Dita menunggu reaksi Dita .....
" kalau itu kan Dita udah tauu "
jawab gadis polos itu ....
" sejak kapan ?"
kata Vano terkejut ....
" kan kakak pernah bilang ,,,,,"
kata Dita lagi melonggarkan pelukannya
menatap Vano dengan mata cantiknya ...
" terus kamu percaya gitu aja "
kata Vano tak habis fikir ...
" percaya dong ,,,,,, kan kakak sayang
sama Dita ,,, Dita bisa merasakan itu
langsung sejak dulu " jawab Dita ...
" yaa tapi antara sayang dan cinta
Dita di pelukannya teduh ...
" Dita nggak terlalu paham apa itu
cinta kak tapi Dita percaya kok
kalau kakak cinta sama Dita "
jawab gadis polos itu ....
membuat Vano semakin heran
" gimana kamu bisa percaya seseorang
mencintai kamu disaat kamu tak
tau apa itu cinta " tanya Vano
" kata orang orang kalau seseorang
menjadikan kita pacar atau bahkan
istri itu tandanya dia cinta sama
kita kak ,,,,, lah Dita kan
kakak jadiin dua duanya " senang
gadis kecil itu sampai berbinar ...
" makanya Dita percaya kakak
cinta sama Dita " jawab nya lagi ...
" yaa tapi kamu salah konsep ...
kamu salah pemahaman "
kata Vano lebih memperjelas ...
" haaaa ,,,,, jadi kakak nggak cinta
sama Dita " mata polos itu menatap
Vano sendu ....
" bukan itu maksud kakak sayang "
kata Vano geleng kepala sulit
bicara sama orang beda pemahaman π
" kakak beneran cinta sama kamu
sayang " kata Vano mencoba meyakinkan ..
" beneran ?" tanya Dita kurang percaya
" iya ,,,, jadi Dita maukan terima perasaan
kakak " tanya Vano mengelus pipi
Dita lembut ....
" cara nerimanya gimana kak?"
tanya Dita dengan polosnya
" jika Dita udah nerima perasaan
kakak Dita nggak boleh lagi nerima
perasaan orang lain " kata Vano
dengan sabarnya ...
" Dita harus jaga perasaan kakak ,,,
harus jaga sikap Dita agar tidak
melukai hati serta perasaan kakak "
kata Vano lebih memperjelas ...
" misalnya ,,,?"
tanya Dita
" jika Dita dekat dengan pria lain
hati dan perasaan kakak akan terluka "
jelas Vano ....
" Dita kalau liat kakak sama wanita
lain Dita rasanya marah sama sakit
hati kak makanya Dita selalu marah
dan hancurin hubungan kakak dengan
pacar kakak dengan berbagai cara "
kata Dita dengan jujurnya membuat
Vano tersenyum ....
" itu artinya Dita punya perasaan juga
sama kakak " jelas Vano
" cinta juga kak "
tanya Dita antusias
Vano pun mengangguk ....
" jadi kakak nerima juga perasaan Dita ?"
tanya Dita lagi dengan polosnya
next ....
hallo sayangku πππππ
udah lama nggak ketemu yaa
yang marah komen dong πππ