Brother My Husband

Brother My Husband
Daddy Vano



" aaaaa,,,, kak Vano jangan ...."


rengek Dita memegang sebelah


tangan Vano dengan kedua tangannya


agar tak bergerak lagi .....


" kenapa "


kata Vano tersenyum nyaris


tertawa melihat ekspresi lucu


Dita ........


" rasanya aneh "


kata Dita dengan lucunya tapi


di terus berusaha melepaskan


tangan Vano di pahanya ....


" aneh gimana ..."


kata Vano tak mau melepaskan


justru meremas lagi ...


" ahhhh "


Dita merasakan Hal yang semakin


aneh saat Vano kembali meremas


pahanya ....


" mmmm,,,,,,, lepasin ,,,, ampunn "


mohon Dita hampir menangis ...


Vano tersenyum lalu melepaskan


tangannya ....


" makanya jangan bikin kakak emosi "


kata Vano tersenyum simpul lalu


berbaring nyaman diranjang menjadikan


kedua telapak tangannya bantal ....


" mmmmm,,,,,, maafin Dita "


kata Dita memeluk Vano yang


tiduran telentang itu ......


menjadikan dada Vano bantalnya ...


" iya nggak papa "


kata Vano menarik selimuti menyelimuti


punggung Dita yang berbaring manja


ditubuh nya itu ....


" lagian kakak kenapa marah sih


Dita panggil Daddy " heran Dita


mendongak meletakkan dagunya


di dada Vano yang tak tertutup apapun ...


" bukan kamu panggil Daddy yang


bikin kakak marah tapi tuduhan kamu "


kata Vano memegang pinggang Dita ...


" heheheheee Dita kan becanda "


kekeh Dita ....


" Daddy Vano "


panggil Dita sambil tersenyum


geli menatap Vano ....


" kamu yaaaa,,,,, kenapa panggil


Daddy sihh .. hot banget kedengarannya


tau nggak " gemas Vano memainkan


hidung pesek Dita ....


" kok hot sih ,,,,, bararti selama ini Dita


panggil Daddy Dita itu kedengarannya


hot?"tanya gadis polos itu ...


" yaaa beda dong ,,,,, kalau Daddy


kan emang ayah kandung kamu


sedangkan kakak bukan " kata


Vano menjelaskan....


" tapi kakak kan suami Dita "


kata Dita menyatakan ...


" iya ,,,, tapikan bisa panggilan lain


panggil hubby kayak Mama


atau panggil Mas kayak Mommy "


kata Vano mencontohkan


" nggak mauuu,,,, Dita lebih suka


panggil kak Vano Daddy "


" Daddy Vanoo"


ulang Dita terkekeh dan memeluk


Vano bahkan meraih tubuh Vano ke


arahnya agar Vano tidur miring ....


" terserah kamu dehhh "


kata Vano tersenyum mengelus


kepala Dita dan tidur miring ....


lagian panggilan Daddy juga


terdengar romantis hanya saja


kedengaran hot di telinga Vano ...


" lagian Dita mau panggil apapun


yang jelas Dita sayang sama kakak "


kata Dita lugas membuat Vano


tersenyum lebar mendengarnya


dan mengecupi berkali kali


pipi Dita gemas .....


" sekarang kakak nggak akan ragu


lagi buat memperlakukan kamu


seperti istri sesungguhnya sayang "


kata Vano mengelus pipi Dita dengan sayang


" emang selama ini Daddy perlakuin


Dita kayak istri palsu " tanya Dita


mata polosnya menatap Vano


intens ....


" yah salah pemahan lagi deh istri


polos ku " batin Vano geleng kepala ...


" sssttth ,,,,, udah sekarang tidur "


kata Vano tak menjawab tapi


memeluk Dita erat sambil mengelus kepalanya ....


" mmmm,,,, tapi "


Dita masih sangat penasaran


kenapa Vano berkata begitu ....


" diamlah sayang ,,,, kalau nggak Daddy


bakalan tunda bikinin dedek gemoy


buat Dita nanti " kata Vano mengancam


" haaaaaaa,,,, jangan Dita kan pengen


dedek gemoy secepatnya "


keluh Dita memelas ...


" yaaa makanya turutin apa yang


Daddy bilang " kata Vano ...


" iya ,,,,, tapi Daddy harus janji


bakalan kasih Dita dedek gemoy "


kata Dita menyusup kepelukan


hangat Vano semakin dalam ....


" iya sayang nanti setelah kita nikah


secara resmi ,,,, Daddy bakalan


kasih dedek gemoy "


kata Vano mengelus punggung Dita


" ehhhh jangan begitu ,,,,,,ntar


kamu nggak bisa nafas "


vano melonggarkan pelukan Dita


yang begitu erat Ditubuhnya ....


" kenapa nggak bikin sekarang aja


sih Daddy kenapa harus nunggu


nikah dulu,,,,,, Dita nggak sabar mau


punya dedek gemoy "


pinta gadis polos itu yang sangat


ingat punya dedek gemoy ....


Vano melotot...


" nah guee diajak njir"


batin Vano dengan fikiran travellingnya


memang banyak untungnya punya


istri polos


nah Author pengen hadiah 😆