Brother My Husband

Brother My Husband
menginginkan cucu



" kerumah utama emang kamu


nggak kangen sama Mommy dan


Mama sama semuanya "


kata Vano ......


" iya Dita kengen ,,,, ayok "


kata Dita langsung berdiri ....


" minum dulu habis makann "


kata Vano memegang tangan Dita


Dita tak menjawab dia langsung


meneguk habis segelas air yang


diberikan Vano ......


" kak Vano kita pake baju couple yaa"


ajak Dita yang berjalan sambil


memainkan tangan Vano ...


" kenapa harus couple ?"


tanya Vano pura pura bodoh ...


" karna kitakan pacaran lebih romantis


kalau pake baju couple "


jawab Dita ......


*********


udahlah capek bacot mulu


langsung saja keinti cerita πŸ˜„


sudah dari sore Dita dan Vano


bersama keluarga mereka


menghabiskan waktu bersama


dengan bahagia .......


sampai hampir jam 8 malam


Dita bersama kedua ibu nya


baru memasak dan ya apa


lagi kalau bukan di tanya tanya


saat hanya ada mereka bertiga


di dapur ......


" sayang kamu udah ehmm ehmm


belum sama Vano " Tanya Mama


kepo ...


" ehmmm ehmm itu apa Mah "


tanya anak polos itu ....


haduhhh Fira memijat pelipisnya


bingung harus bertanya bagaimana


kepada anak sekaligus menantunya


itu ..


" hahahaha ,,,, makanya jangan kepo"


kata Tasya menyikut Fira ...


" Sya tanyain dong ,,, aku kepo "


bisik Fira pada sahabat sekaligus


besannya itu .....


" Mama sama Mommy apaan sih


bisik bisik " kata Dita cemberut


sambil memotong sayur ....


" enggak kok sayang,,,,,"


kata Mama memeluk Dita bahkan


mengecup berulang kali pipi Dita ...


" ihhhhh,,,,, Mama kayak kak Vano


ngecupnya nggak berhenti henti "


keluh Dita dengan polosnya


membuat mata Fira dan Tasya


jadi membulat mendengar ucapan


Dita ...


" selama Dita tinggal sama Vano


ngapain aja sayang " tanya Tasya


halus ,,,,sebagai ibu kandung Dita


tentu dia sangat mengerti cara


berbicara dengan anaknya yang


kelewat polos itu .....


" sama aja kok Mom kayak tinggal


disini ,,,, bedanya cuma Dita harus


menyiapkan sama bantu kak Vano


berpakaian dan kalau makanan buat


Dita kak Vano yang masakin sama


dia ajarin Dita masak juga "


cerita Dita yang menatap Mommy


nya yang sedang menumis sayur


" kalau tidur Vano peluk kamu nggak "


tanya Fira yang sudah kelewat


penasaran ....


" peluk kok Maa ,,, pelukan kak


Vano hangat banget " kata Dita


sembari tersenyum .....


" terus selain meluk kamu Vano


ngapain lagi sebelum tidur "


tanya Tasya


" ngecup Dita Mom dan kemarin


kak Vano juga cium Dita udah 3


kali Mom " cerita anak polos itu


tanpa sebuah kebohongan ....


Fira dan Tasya semakin semangat


mendengar cerita Dita ......


apakah mereka akan segera


mendapatkan cucu !!!!...


" lalu ngapain lagi "


tanya Fira semakin kepo ...


" itu aja Maaa ,,,,, habis itu Dita


di suruh tidur " kata Dita membuat


kedua ibunya itu memelas tiba tiba ...


saja matang kedalam piring ...


" Dita sayang ,,,,, kamu antar gorengan


ini sama mereka yaa " tunjuk Fira


pada semua pria yang tengah


asyik bermain catur itu ...


" iya Maa" kata Dita patuh ...


saat Dita sudah pergi Fira dan Tasya


saling tatap ....


" teguh juga ya iman Vano "


kata Fira tak habis fikir ...


" anak aku itu normal apa


enggak sih Sya " kata Fira


yang langsung mendapat jitakan


dari Tasya ....


" kualat kamu "


kesal Tasya ...


" heheheeee bukan gitu Sya ,,,,,,


aku cuma heran kok Vano bisa


ya nahan hasratnya padahal kan ,,,,"


ucapan Fira terpotong


" karna Vano sangat tulus mencintai


Dita ,,,,, sepertinya dia benar benar


menepati janjinya bahwa dia tak


akan menyentuh Dita sebelum Dita


mencintainya " kagum Tasya ....


" tapi aku pengen punya cucu Syaa"


kata Fira memelas ....


" ya sama "


jawab Tasya ...


" apa ?"


tanya Ditya dan Sony yang datang


menghampiri istri mereka yang


sedang memasak itu ...


" anak anak tadi mana "


tanya Tasya ...


" main "


jawab Sony yang sedang memakan


gorengan ....


to the poin saja Tasya dan Fira


langsung menceritakan kesimpulan


singkat mereka dari percakapan


mereka dengan Dita tadi .....


" yahhhh,,,,, kalau begitu kapan


dapat cucunya kita " kata Ditya


memelas ....


" kita harus mencari cara ,,, lagipun


aku tak ingin Vano dan Dita itu


jika sampai bercerai " sambung


Ditya yang merasa iba dengan Vano


" tapi Ditya ,,,,,, jika Dita tidak mencintai


Vano kita juga tak mungkin memaksa


nya dan kita harus bisa menerima


kesepakatan seperti kata Vano "


jelas Sony ....


" iya ,,,,, kita juga harus mikirin Dita "


tambah Fira ....


" hadehhh ,,,, Dita mah gampang "


kata Tasya ...


" iya lagian aku rasa Dita itu juga


sudah mencintai Vano bahkan


sedari dulu hanya saja anakku


yang kelewat polos itu sulit


mengerti akan perasaannya "


jelas Ditya ,,,, tentu saja dia sebagai


seorang ayah sangatlah mengerti


akan anaknya


" iya juga "


kata Sony dan Fira bersamaan


saat terbayang sikap Dita selama


ini terhadap Vano ....


keempat orang tua itu saling


pandang seolah menyusun


rencana ......


" tapi kalau nanti Vano marah


sama kita gimana? "


kata Tasya takut ....


karna sudah pasti Vano akan


marah besar jika mereka


menjebak Vano ...


" udahlah ,,,,, kalaupun Vano marah


sampai kapan dia mampu marah


sama kita .... lagian kita kan nanti


juga bisa memanfaatkan anak


gadis kita yang polos itu untuk


mendapatkan maaf Vano "


kata Fira semangat yang telah


membayangkan menimang cucu ...


jika itu adalah obat yang haram pun


jadi halal mah kata pak Ustadz πŸ˜†πŸ˜‚πŸ˜†πŸ˜‚πŸ˜†πŸ˜‚


dramatis sayang mp nya nanti ..


...uuuuuuuu lucu banget deh Dita nanti ...


...uwuuuuu...