
Dita mengganti baju nya dengan
pakaiaan casual karna pagi ini
dita ingin pergi ke mall untuk
membeli beberapa keperluan nya
yang tidak ada di apertemen kak Vano......
Vano memasuki ruang ganti hanya
memakai handuk yang terlilit di pinggangnya
"kenapa? "
tanya Vano saat Dita berbalik menatapnya
tapi anehnya gadis kecil itu malah
menatap geli ke arah Vano......
" kakak aneh banget,,,, "
gadis kecil itu tertawa geli menatap
Vano bahkan dia menatap Vano dari
bawah ke atas berulang kali.....
" aneh apanya "
Vano mempelototi gadis kecil itu
yang sudah berani menatapnya
senanar itu....
"tadi katanya kalau pake handuk doang
berarti *elanjang lah sekarang kakak
malah cuma pake handuk doang...
tadi aja Dita yang pake marah marah "
komplen gadis kecil itu saat Vano
juga hanya memakai handuk saja..
"kakak tu beda sama kamu "
Vano cepat cepat memakai bajunya
sebelum khilaf jika terus melihat Dita
yang menatap tubuhnya seperti tadi
mungkin bagi gadis polos itu tak akan
berpengaruh apa apa....
saat Vano mengganti bajunya dia
baru tau kalau Dita mengambilkan
pakaian casual untuknya...
"Dita kamu kenapa ambilin baju
casual buat kakak haa.....
kan kita itu nggak bakalan kemana
mana" Komplen Vano lagi pada Dita
yang berdiri membelakangi nya itu
"hehheee,,,, kita ke mall yuk kak
Dita mau belanja semua keperluan
Dita yang nggak ada disini "
kata Dita tersenyum manis berharap
Vano akan mau menemaninya.....
"nggak ahh malas hari kakak mau
rebahan santai lelah kerja mulu "
Vano sengaja berkata bagitu dan
langsung keluar ruang ganti bahkan
dia tak menyisir rambutnya sama
sekali....
Vano hanya sedang rindu saja rengekan
manja Dita lagian mana bisa juga dia
menolak keinginan gadis kecil
kesayangannya itu.....
main main dikit boleh lah,😂
"kak Vano "
Dita langsung mengejar Vano
"apa"
kata Vano cuek,,,, pria dewasa itu
sudah rebahan nyaman di ranjang
empuk nya...
" Dita mau ke mall "
gadis kecil itu naik ke atas ranjang
lalu menggoyahkan tubuh Vano
" mau ngapain ke mall"
kata Vano memberikan pertanyaan
yang sangat menyebalkan untuk di
jawab......
" bersihin toilet sama kumpulin sampah "
jawab Dita kesal lalu mengambil bantal
dan memukul Vano
" yaudah kalau gitu disini kan ada toilet
kamu bisa bersihin dan soal sampah
ntar kakak berantakin deh "
" mmmmmm"
Dita sudah cemberut duduk di
tengah ranjang menendang nendang
kaki Vano
sepertinya sebentar lagi gadis
kecil itu akan menangis...
" kak Vano,,,,, Dita mau ke mall...
beli perlengkapan Dita "
suara kecil Dita tertahan karna air
matanya sudah ingin tumpah
Dita masih duduk menatap Vano
yang rebahan bahkan sudah memejamkan
mata....
sebenarnya Dita bisa saja pergi sendiri
atau bersama temannya tapi,,,,,,,
kata Daddy kalau sudah menikah Dita
pergi kemanapun harus sama kak
Vano nggak boleh sama orang lain....
" hiks "
gadis kecil itu sudah mulai
mewek.......
mungkin banyak orang berfikir bahwa
Dita terlalu kekanak kanakan tapi
begitu lah lingkungan yang menjadikanya
seperti itu,,,, terlalu dimanja semenjak
kecil membuat Dita tak bisa menahan
Diri bahkan Dita masih jauh dari kata
dewasa ....
Dita masih saja sering menangis
saat keinginanya tak terpenuhi ...
namun bukannya ilfeel ketiga kakak
Dita malah semakin gemas dengan
Dita sehingga mereka sangat suka
mempermainkan Dita sampai Dita
menangis....
Tapi apapun itu mereka sangatlah
menyayangi Dita...
Vano bangun lalu menindih gadis
kecil yang sedang menangis itu.....
semakin dia menangis dan merengek
semakin Vano tak bisa menahan Diri
untuk tidak menyentuhnya ....
Vano menatap dalam mata cantik
yang juga tengah menatapnya dengan
tatapan sendu itu bahkan air mata
Dita meleleh membasahi pipi nya...
" hiks,,,, kakak udah nggak ,,, sayang
Dita "
" siapa yang bilang ,,, kakak nggak
sayang sama Dita hmm.."kata Vano
lembut menghapus air mata Dita
dan merapikan rambut Dita yang
menutupi wajahnya ..
"kakak tu paling sayang sama Dita
Dita itu nggak akan pernah terganti
di hati kakak " kata Vano mengecup
kening Dita dengan lembut dan sayang ...
" yaudah ayok siap siap kalau mau
pergi " kata Vano akan berpindah agar
tak menindih Dita lagi ...
Vano memang sudah terbiasa dari
dulu membujuk Dita ...
Dita melingkarkan kedua tangannya
dileher Vano ...
" terus ,, kenapa tadi ,,, kakak bilang
nggak mauu " kata Dita cemberut
" karna kakak suka liat kamu mewek "
jawab Vano tertawa renyah ...
"kakak ,,,,,,jahat "
teriak Dita tak terima dan tanpa
sengaja kaki nya menendang sesuatu
membuat Vano kesakitan...