Brother My Husband

Brother My Husband
saling memaafkan



setelah makan Dita bersama


keluarga menghabiskan waktu


dengan bersenang senang


sampai gadis kecil itu ingin


tidur siang seperti kebiasaannya .....


" mom Dita pengen tidur "


kata gadis polos itu mengucek


mata nya ....


" tidur di pangkuan Mama kamu


aja Mommy mau mandi dulu "


kata Mommy ....


Dita menghampiri Mama diruang


santai yang tengah duduk di


ruang santai .....


" Mama Dita mau tidur "


kata Dita ....


" ayok sini "


kata Mama hangat sedangkan


Papa sudah beranjak mengambil


selimut tipis lalu menyelimuti Dita


yang audah berbaring di pangkuan


Mamanya ....


" tidurlah "


kata Mama mengelus kepala


Dita sayang serta Papa yang


duduk di meja kayu depan Mama


yang mengelus punggung Dita


mungkin memang Dita adalah


anak yang terlalu manja dimata


orang lain tapi diluar semua itu


Dita adalah anak yang membawa


kebahagian paling besar dalam


keluarga .......


bahkan walaupun Dita bukanlah


anak kandung Sony dan Fira


tapi kasih sayang mereka


sangat tulus untuk Dita sama


seperti kasih sayang pada anak


kandung mereka ......


dan teruntuk Dita yang terlalu


manja semua anngota keluarga


tak pernah menyalahkan Dita


atas itu karna memang wajar


gadis kecil itu sangat manja dan


polos lantaran perlakuan semua


keluarga yang begitu memanjakannya ...


" loh Dita udah tidur aja "


tanya Daddy saat sampai diruang


ganti....


" udah,,,, kayaknya dia capek


cepet banget pulasnya "


kata Papa yang masih mengelus


punggung Dita ...


satu persatu anggota keluarga


kembali berdatangan melengkapi


suasana hangat ruang santai ...


" gimana caranya yaa biar Vano


bisa maafin kita " kata Tasya


bertanya ...


" nggak tau Mom ,,,, lah kita aja


takut banget ketemu kak Vano "


jawab Vino memelas


" nanti kita di hajar habis habisan


lagi " kata Mikell bergidik ngeri ....


" kan si polos ada ,,,, pasti dia


bisa bantu " tunjuk Sony pada


Dita yang tengah tidur menjadikan


pangkuan Mama bantalnya ...


" gimana caranya ?"


tanya semua anggota keluarga ...


hari sudah Sore Vano yang duduk


diruang kerja mulai resah karna


Dita belum juga pulang .....


Vano memilih menelfon Dita ...


drett


drett


ponsel Dita yang berada di atas meja


bergatar mengalihkan pandangan


semua anggota keluarga yang


tengah fokus menonton film


action bersama diruang santai


sedangkan Dita masih tertidur


pulas ...


" Vano "


kata Tasya yang mengambil ponsel


Dita ....


" sini "


Papa mengangkat lalu menaikkan


volume panggilan agar mereka bisa


mendengar bersama ....


" Dita sayang kok belum pulang


kan udah sore " kata Vano jelas


sekali nada khawatirnya ...


" khmmm ,,, Vano ini Papa "


kata Sony membuat putranya


itu langsung terdiam...


" Dita mana Paa "


tanya Vano datar setelah sejenak


diam ...


" Dita lagi tidur "


jawab Papa singkat ...


" ohhhh yaudah ,,,, nanti kalau


dia udah bangun suruh pulang


ya Paa " kata Vano lagi masih


dengan nada datarnya dan akan


mengakhiri panggilannya ....


" kalau kamu nggak jemput Dita


kesini ,,,,, Dita nggak akan Daddy


izinkan pergi " tegas Daddy


" Vano sibuk Dad ,,"


kata Vano beralasan padahal tidak


sama sekali malah dia sudah uring


uringan dari tadi tanpa Dita ...


" apa kesibukan kamu lebih penting


dari Dita " kata Mommy ...


Vano tak punya pilihan lain ...


" baiklah Vano akan jemput "


jawab Vano singkat ...


Vano memasuki rumah dengan


wajah datarnya bahkan sampai


diruang santai dia tak menyapa


atau sekedar basa basi pada


keluarga ...


" Vano akan bawa Dita pulang "


kata Vano singkat dan hendak


mengangkat Dita yang masih


tidur disofa menjadikan pangkuan


Mamanya bantal .....


namun tatapan sang Mama


mampu membuat Vano membeku ...


Mama menatap Vano dalam dengan


sangat sendu tersirat kerinduan


dari tatapan itu ....


" Mikell bawa adik kamu ke kamarnya "


perintah Daddy yang dengan cepat


Dikerjakan Mikell walau sambil


takut takut lewat dihadapan Vano ...


Mikell menggendong adiknya


sambil menunduk tak berani


menatap Vano ....


Mikell menyelimuti adiknya


setelah menidurkan adinya diranjang


lalu segera kembali ke ruang


santai tempat semua keluarga


berada .....


" Mama "


kata Vano gentar tak tahan


dengan tatapan itu lalu langsung


memeluk Mamanya ....


" kamu jahat Vano ,,,,, kamu


udah nggak sayang lagi


sama Mama " tangis Mama


meronta tak mau dipeluk Vano


" kamu udah nggak anggap Mama


ada lagi " tangis Mama terisak


membuat Vano dihantam rasa


bersalah ,,,,, Vano semakin mengeratkan


pelukannya .....


" Vano sayang sama Mama "


kata Vano .....


setalah sekian lama berdebat


dan adegan dramatis ...


...akhirnya Vano luluh juga πŸ˜‚...


setelahnya mereka semua


duduk dan menyelesaikan


masalah mendengarkan setiap


penjelasan penjelasan anggota


keluarga .....


akhirnya Vano tau ternyata ada


niat baik dari rencana jahat keluarga


" tapi tetap saja Vano kecewa


dengan kalian semua ,,,,,


Vano jadi melanggar janji jadinya


dan satu lagi Dita lah yang menjadi


korban " kata Vano menatap


mereka semua ...


" kamu juga minta maaf "


lalu semua keluarga itu berbaikan ...


" tapi sekarang Dita malah merengek


minta dedek gemoy sama Vano "


kata Vano frustasi dengan jujurnya ..


" yaudah apa susahnya kan tinggal


dikasih lagian kan ada enaknya juga "


kata Vino dengan otak travelling nya


" issshh,,,,, jadi pengen punya istri


juga " kata Mikell tersenyum mesum


pletakkk


pletakkk


Daddy berdiri dan menjitak kening


kedua putranya yang sedang dalam


hayalan berbahayanya ...


" sakit Daddy "


suara kecil mereka mengelus keningnya


" nggak semudah itu ,,,,publik sama


sekali tak tau soal pernikahan Vano


dan Dita apa kata orang orang nanti


jika Dita hamil kasihan nanti Dita


malah di bully sama orang orang "


kata Vano mengatakan apa yang


terfikir olehnya ...


" iya juga sihh ,,,,, "


kata Mama....


" kalau gitu kita akan adakan resepsi


pernikahan kalian dalam bulan ini "


kata Papa mengambil keputusan


" tapi bagaimana dengan


konsekuensinya " tanya Daddy khawatir


" kita kan mengandalkan pengawalan


super ketat nanti Daddy "


jawab Vino yang diangguki semua


orang ....


" baiklah ,,,, yang penting Dita bisa


secepatnya dapat apa yang diinginkanya


jika tidak anak polos itu akan terus


merengek " kata Mommy ....


" baiklah,,,, Vano akan usahakan


biar Dita bisa cepat punya dedek


gemoy nya " kata Vano ...


" Mama nggak sabar gendong cucu "


sorak Mama


" kami tunggu bibit kamu unggul


apa enggak " kata Papa adu


punggung dengan Daddy tatapannya


seperti menantang Vano ....


" ok ,,,, Vano akan ,,,,"


" apa,,,,,, Dita bakalan segera dapat


dedek gemoy " teriak gadis kecil


itu berlari menuruni tangga dengan


kencang sambil kesenangan ....


gadis polos itu sempat mendengar


ucapan singkat keluarganya walaupun


sedikit tapi yang jelas intinya Dita


mendengar bahwa kak Vano


bakalan kasih dia dedek gemoy 😊


vote and like