Brother My Husband

Brother My Husband
anak mafia



mohon maaf atas kesalahan dalam beberapa kali up kemarin yaa readers nya author itu semua diluar kendalinya Author yang hanya sebagai penulis bukan penerbit !


" emang siapa dalang dari semua ini?" tanya Vano begitu penasaran ...


" Zaskia" ucap Vino yang begitu mengejutkan semua orang ......


" atas dasar apa dia ingin menyenyapkan Dita " kata Mama begitu emosi .....


" kabar pernikahan Dita dan kan kak Vano sudah ternyata sudah diketahui beberapa pihak sehingga membuat beberapa pihak yang tau tak menyukainya sahingga sasaran utama mereka adalah Dita " jelas Vino ...


" bukannya Zaskia itu mantan pacarnya kak Vano ?" tanya Cici Ragu .....dan Vano pun mengangguk


" ohhhhh,,,,, Dinda paham sekarang " ucap Dinda begitu geram .....


" tiada ampun untuk mu Zaskia " ucap Vano penuh dendam .....


" akan aku bunuh dia hari ini juga " kata Daddy mengepal tangannya dan akan melangkah keluar tapi langsung di cegah Papa dan Mommy .....


" jangan terburu buru dalam bertindak om " ucap Cici yang memikirkan sebuah rencana


" apa rencana kamu dek " tanya Mikell menatap Cici dan Dinda bergantian karna kalau soal menyusun rencana tentu kedua anak mafia itu lebih licik bahkan mereka memikirkan sesuatu yang tak pernah terpikir oleh orang lain


" kita itu tak perlu mengotori tangan kita apalagi sampai merusak nama baik kita di muka publik hanya untuk melenyapkan seseorang " ucap Dinda .....


" lalu ?" katanya Daddy yang emosinya mulai stabil ....


" hukum sosial lebih sadis dari pada hukum tangan om " jawab Cici ....


" langsung ke intinya Ci "kata Vano yang sudah begitu tak sabar


" kita hanya perlu menyebarkan berita di media massa atau kapan perlu diseluruh media publik yang ada tentang Zaskia yang mencoba untuk melenyapkan Dita " jawab Cici ...


" tapi Ci ,,,,, bukankah kekuasaan keluarga Zaskia juga sangat besar jadi mereka bisa dengan mudah bisa lepas dari pidana hukum " jawab Mommy


" sasaran kita menyebar berita itu adalah publik tante bukan opnum hukum .......karna saat berita itu tersebar secara otomatis saham perusahaan keluarga Zaskia akan menurun drastis lantaran mereka takut atau kehilangan simpati terhadap keluarga Zaskia karna dia akan di cap oleh publik sebagai pembunuh " jelas Cici dengan detail yang mudah di pahami keluarga ...


" ooooo,,,,, jadi maksud kamu saat perekonomia keluarga Zaskia mulai hancur saat itulah balas dendam kita dimulai " kata Vino yang mulai paham ....


" kurang lebih begitu kak ,,,,, kita hanya perlu menyaksikan penderitaannya saja itu adalah balas dendam paling menyenangkan " ucap Cici yang terdengar begitu menyeramkan ....


" tidak seenteng itu Ci ,,,,,, Dia sudah berani melenyapkan nyawa seseorang berarti dia harus membayar dengan hal yang sama " ucap Dinda penuh penekanan ....


" tapi,,,, bukan kah membuat dia menderita itu sudah cukup " ucap Mommy yang masih punya belas kasihan ....


" tak ada belas kasihan untuk seorang pembunuh tante " ucap Dinda yang membuat semua orang ngeri .....


" akan ku buat dia menderita sampai mengemis kematian " kata Dinda yang berkata seolah tiada ampun bagi orang yang sudah berani menyakiti orang orang yang dia sayangi ...


" sebelum membunuhnya akan ku bunuh seseorang yang begitu berarti dalam hidupnya di depan mata dia supaya dia tau bagaimana rasanya kehilangan orang yang sangat dia sayangi " kata Dinda yang terdengar begitu mengerikan .....


" membunuh ,,," ucapan Cici terpotong


" siapa yang mau dibunuh " tanya Dita yang baru keluar dari kamar mandi ...


" nyamuk Dit ,,,, Dia mau gigit kak Vano makanya kita mau bunuh " jawab Cici gelagapan


" haaaaa ,,,, mana " kata gadis kecil itu khawatir lalu berjalan mendekat ke Vano menatap tangan dan tubuh Vano ....


" kan udah di bunuh sama Cici tadi Dita udah nggak ada sekarang " jawab Mommy .....


" kenapa nggak bilang " kata Dita memelas


" sisir dulu rambut kalau habis mandi Dita " ucap Vino yang semakin mengacak rambut adiknya itu .....


" sisin dong kak ,,,, Dita lapar mau makan lagi " kata anak manja itu ...


" yaampun Dita ,,,, perut kamu itu sebesar apa sih baru juga beberapa menit yang lalu kamu makan sekarang udah mau makan lagi " kata Mikell yang geleng kepala dengan selera adiknya itu ...


" hehehheeee,,,, Dita kalau makanan banyak suka lapar terus kak " kekeh anak manja itu menarik tangan Vino ....


" Daddy mau makan nggak,,,, semua deh "


tanya Dita berhenti berjalan


" kamu aja " jawab Vano sedangkan yang lain hanya tersenyum


" kok nggak dimakan sih ,,,nggak ngehargain banget pembawaan kita yaaa Ci " ucap Dinda cemberut sambil terselip sindiran halus .....


semua anggota keluarga tertawa mendengar ucapan Dinda ......


" iya deh kita makan " kata tertawa sambil mengelus kepala Dinda .....


lalu semua anggota keluarga memakan makanan yang dibawa Cici dan Dinda yang begitu banyak itu sedangkan Vano sedang diperiksa dokter ......


Vino yang duduk dibelakang Dita sibuk menyisir rambut panjang adiknya itu dengan penuh kasih sayang mengundang kekaguman seseorang .....


" Dita kamu manja banget dehhh ,,,, kan Kak Vino juga lapar " kata Cici pada sahabatnya yang sibuk makan itu ....


" nihhh " Dita berbalik lalu menyuapi Vino sepotong apell ...


" ihhhh susah ,,,,, Dinda suapin kak Vino


dong " pinta Dita menatap Dinda yang duduk tak jauh dari Vino


uhuuukkk ....


Mikell tersedak mendengar ucapan Dita


" minum air dulu kak " kata Cici memberikan air dan mengelus punggung Mikell yang duduk di sebelahnya .....


sedangkan keempatt orang tua itu hanya tersenyum menatap anak mereka ....


" ehhhhmmm " Papa malah berdehem membuat situasi semakin canggung saja


dari kejauhan Vano menatap Dita yang tengah di sisir kan rambutnya oleh Vino dengan penuh kasih sayang yang begitu utuh antara adik dan kakak


kadang itulah alasan yang membuat Vano membenci dirinya sendiri ..... rasa cintanya pada Dita telah mengubah semuanya ....


vote vote


next


sweet moment