Brother My Husband

Brother My Husband
minuman keras



Vano berdiri terdiam menatap


gelas dan sebotol wine yang tadi


dipegangnya sudah berserakan


bahkan pecah dilantai ...


belum lagi sebuah tamparan


yang mendarat diwajahnya ....


walaupun tak berbekas


setelah beberapa waktu terdiam


Vano mengalihkan tatapannya


pada Dita yang berdiri di depan


nya dengan wajah yang sudah


memerah menahan marah belum


lagi tangannya yang mengepal ....


" mau sampai kapan hahh,,,,


sampai kapan kakak akan


menyakiti diri kakak dengan


meminum minuman seperti ini "


marah Dita kembali mengambil


sebotol minuman yang masih tertinggal


di atas meja sofa di kamar Vano ...


prang ...


Dita kembali melempar minuman itu


ke lantai sampai botol yang masih


terisi penuh itu hancur berkeping


keping....


semua keluarga juga mengikuti


Dita kekamar Vano hanya saja


mereka sampai pintu dan segera


menutup pintu kamar Vano kembali


tanpa masuk karna melihat Dita


yang sangat Marah pada Vano biarlah


gadis kecil itu melampiaskan


amarahnya pada Vano siapa tau


Vano kapok ....


sudah sejak lama Vano mengonsumsi


minuman ber alkohol .....


saat Vano merasa sakit hati ,kecewa


atau apapun yang menyesakkan


dirinya Vano hanya akan melampiaskan


nya dengan minum alkohol agar dia


bisa melupakan masalahnya tanpa


mau membagi masalah nya dengan


orang lain .....


sudah sering keluarga melarang


Vano untuk meminum minuman


beralkohol tapi tetap saja dia keras


kepala sekalipun minumannya


sudah di musnahkan ...pria itu


punya sejuta cara untuk mendapatkan


minuman itu kembali


sehingga wajar Dita marah pada


Vano apalagi Vano sudah beberapa


kali masuk rumah sakit karna


penyakit lambung yang disebabkan


karna sering mengonsumsi minuman


beralkohol.......


'' hiksss ,,,, apakah kakak udah nggak


sayang lagi sama Dita ,,,, kakak mau


tinggalin kami semua " Dita mulai


Dita sedih lantaran mengetahui


Vano yang masih mengonsumsi


minuman keras nanti kak Vano


masuk rumah sakit lagi ....


Dita sangat menyayangi kak Vano ..


" Dita,,,,, enggak sayang "


Vano langsung memeluk Dita ....


yang sudah menangis sesegukan


Dita selalu marah jika Vano kembali


meminum minuman keras......


" kakak itu udah sering sakit gara gara


minum minuman itu ,,, hiks ,, tapi


kenapa kakak masih meminumnya "


tangis Dita sesegukan .....


" Maafkan kakak "


Vano mengelus lembut kepala Dita


sebenarnya Vano juga ingin


berhenti meminum minuman keras


hanya saja cuma minuman itu yang


bisa membuat dirinya tenang ....


" kakak harus janji sama Dita nggak


Bakalan minum minuman itu lagi"


kata Dita menatap Vano sendu


dan mengulurkan kelingking nya


" kakak nggak bisa janji Dita "


kata Vano mengelus wajah


cantik adiknya itu ...


Vano tak ingin menjadi orang


munafik


" hikss ,,, kakak harus janji ....


kakak sayang kan sama Dita "


kata Dita memeluk Vano ...


" kakak sayang ,,,, sayang benget malah


sama Dita " kata Vano lembut


membalas pelukan Dita dengan hangat ...


" terus,,,terus kenapa kakak nggak


bisa janji sama Dita " kata Dita


mendongak menatap Vano tapi


tidak melepaskan pelukannya ....


Vano menunduk menatap Dita yang


pendek itu ,,,tersenyum merapikan


rambut Dita yang menutupi wajah


cantiknya sekaligus menghapus


air mata di pipi Dita ...


" karna cuma minuman itu yang


bisa bikin kakak tenang , buat


nemenin keseharian kakak yang


hampa " jawab Vano apa adanya ...


" Dita akan temenin kakak tapi


jangan minum minuman keras lagi"


kata Dita menatap Vano sampai


mata cantiknya tak berkedip ....


" iya Dita temenin kakak tapi kan


nggak setiap saat " Vano mengelus


pipi kenyal Dita yang berisi itu


sambil tersenyum ....


" Dita mau nikah sama kakak "


JEMURAN😄