
mau tak mau Vano akhirnya
memenuhi keinginan Dita untuk
tidur dibawah saja ....
Vano mematikan lampu utama
kamar menyisakan lampu tidur saja
sejenak Vano menahan nafasnya
saat tidur sambil memeluk Dita
ditambah lagi Dita yang juga
memeluknya ....
saat benda kembar yang kenyal itu
menabrak dada Vano rasanya
Vano tak sabar untuk memainkannya
" sekarang tidurlah "
kata Vano dengan suara seraknya
Vano menarik selimut menyelimuti
punggung Dita menyembunyikan
bahkan membenamkan wajah
Dita dalam pelukan hangatnya
agar Dita cepat tidur , jujur saja
Vano sudah tak tahan .....
gairah nya bergelora rasanya
memeluk tubuh montok dan
berisi ini apalagi tanpa baju ....
Vano tau ini adalah kebiasaan tidur
Dita bukan nya gadis kecil ini
berniat untuk menggoda Vano ...
" tapi kau tetap harus bertanggung
jawab sayang " bisik Vano pelan
terus menerus mengelus kepala
dan punggung Dita yang sudah
mulai tertidur lelap ....
Dita sangat cepat tertidur !!
muahccc
kecupan demi kecupan Vano daratkan
di wajah Dita saat gadis kecil itu
sudah benar benar tidur .....
" montok banget sih kamu "
kata Vano tersenyum menatap
Dita sambil tangan nakalnya
keliling kesana kemari menyentuh
setiap bagian tubuh montok dan
berisi Dita di balik selimut ....
Dita jika sudah tertidur akan
mirip seperti orang mati yang
tak akan merespon apa pun ...
tangan nakal Vano mengelus ngelus
paha mulus dan *antat Dita yang
berisi itu ....
" maafkan kakak tapi ,,,, kakak juga
pria normal sayang lagian kita kan
suami istri " kata Vano mengecup lagi
mata Dita yang tertutup rapat itu ....
ternyata banyak juga untungnya
punya istri polos ....
" ini lagi kenyal banget "
Vano memegang benda kenyal dan
bulat itu yang masih tertutup oleh
pengamannya bahkan meremasnya
saking gemasnya ...
" ahhhh "
suara halus Dita tapi dia masih
menutup matanya ,,, mungkin
Vano meremas dada sekal
Dita ...
walaupun tanpa sadar ....
Vano menikmati dan melakukan
semuanya dengan lembut membuat
Dita yang sedang tidur tak
menyadari apa yang dia lakukan ...
" udah ,, nanti kamu dingin lagi "
Vano tersenyum hangat merapikan
kembali pakaian Dita lalu menutup
dan menyembunyikan Dita dalam
pelukan hangatnya ....
" mmmmmm"
tangan Dita melingkar nyaman di
perut Vano tidur nyenyaknya
sama sekali tak terusik dengan
apapun yang dilakukan Vano ....
sejenak Vano hanyut dalam
lamunan di tengah heningnya
malam ,,,, akhirnya keinginan nya
untuk menikah dan hidup bersama
Dita tercapai tapi sayang nya Dita
belum mencintainya ....
akan kah nanti Dita juga akan
mencintainya atau justru malah
membenci Vano pada akhirnya ....
tapi apapun itu Vano akan berjuang
dan Vano sudah memikirkan nya
dengan matang sebelum menjalani
semua ini .......
Vano akan menahan Diri untuk
tidak melakukan nya dulu pada
Dita sebelum Dita bisa mencintainya ...
karna Vano ingin Dita memberikan
mahkotanya pada Vano dengan
ikhlas dan bahagia bukan dengan
sebuah keterpaksaan apalagi ketakutan ...
namun Vano juga tidak munafik
nyatanya saat Dita sudah sah
menjadi istrinya Vano tak bisa
menahan diri untuk tidak menyentuh
Dita .....
Dita terlalu menggoda untuk
dianggurin ππ
tapi Vano menggaris bawahi
hanya sebatas menyentuh dan
menikmati tidak untuk memaksa ...
semakin larut malam hawa dingin
mulai menghampiri ,,,,, Vano
menarik selimut menyelimuti
tubuh mereka lalu ikutan memejamkan
mata dalam kehangatan yang
begitu menenangkan yang belum
pernah Vano rasakan selama ini ....
sepertinya tidur memeluk Dita akan
menjadi candunya kelak !!!
......like......
... hadiah...
... vote ...
...komen ...
...saran ...