Brother My Husband

Brother My Husband
menikmati nya



mau tak mau Vano akhirnya


memenuhi keinginan Dita untuk


tidur dibawah saja ....


Vano mematikan lampu utama


kamar menyisakan lampu tidur saja


sejenak Vano menahan nafasnya


saat tidur sambil memeluk Dita


ditambah lagi Dita yang juga


memeluknya ....


saat benda kembar yang kenyal itu


menabrak dada Vano rasanya


Vano tak sabar untuk memainkannya


" sekarang tidurlah "


kata Vano dengan suara seraknya


Vano menarik selimut menyelimuti


punggung Dita menyembunyikan


bahkan membenamkan wajah


Dita dalam pelukan hangatnya


agar Dita cepat tidur , jujur saja


Vano sudah tak tahan .....


gairah nya bergelora rasanya


memeluk tubuh montok dan


berisi ini apalagi tanpa baju ....


Vano tau ini adalah kebiasaan tidur


Dita bukan nya gadis kecil ini


berniat untuk menggoda Vano ...


" tapi kau tetap harus bertanggung


jawab sayang " bisik Vano pelan


terus menerus mengelus kepala


dan punggung Dita yang sudah


mulai tertidur lelap ....


Dita sangat cepat tertidur !!


muahccc


kecupan demi kecupan Vano daratkan


di wajah Dita saat gadis kecil itu


sudah benar benar tidur .....


" montok banget sih kamu "


kata Vano tersenyum menatap


Dita sambil tangan nakalnya


keliling kesana kemari menyentuh


setiap bagian tubuh montok dan


berisi Dita di balik selimut ....


Dita jika sudah tertidur akan


mirip seperti orang mati yang


tak akan merespon apa pun ...


tangan nakal Vano mengelus ngelus


paha mulus dan *antat Dita yang


berisi itu ....


" maafkan kakak tapi ,,,, kakak juga


pria normal sayang lagian kita kan


suami istri " kata Vano mengecup lagi


mata Dita yang tertutup rapat itu ....


ternyata banyak juga untungnya


punya istri polos ....


" ini lagi kenyal banget "


Vano memegang benda kenyal dan


bulat itu yang masih tertutup oleh


pengamannya bahkan meremasnya


saking gemasnya ...


" ahhhh "


suara halus Dita tapi dia masih


menutup matanya ,,, mungkin


Vano meremas dada sekal


Dita ...


walaupun tanpa sadar ....


Vano menikmati dan melakukan


semuanya dengan lembut membuat


Dita yang sedang tidur tak


menyadari apa yang dia lakukan ...


" udah ,, nanti kamu dingin lagi "


Vano tersenyum hangat merapikan


kembali pakaian Dita lalu menutup


dan menyembunyikan Dita dalam


pelukan hangatnya ....


" mmmmmm"


tangan Dita melingkar nyaman di


perut Vano tidur nyenyaknya


sama sekali tak terusik dengan


apapun yang dilakukan Vano ....


sejenak Vano hanyut dalam


lamunan di tengah heningnya


malam ,,,, akhirnya keinginan nya


untuk menikah dan hidup bersama


Dita tercapai tapi sayang nya Dita


belum mencintainya ....


akan kah nanti Dita juga akan


mencintainya atau justru malah


membenci Vano pada akhirnya ....


tapi apapun itu Vano akan berjuang


dan Vano sudah memikirkan nya


dengan matang sebelum menjalani


semua ini .......


Vano akan menahan Diri untuk


tidak melakukan nya dulu pada


Dita sebelum Dita bisa mencintainya ...


karna Vano ingin Dita memberikan


mahkotanya pada Vano dengan


ikhlas dan bahagia bukan dengan


sebuah keterpaksaan apalagi ketakutan ...


namun Vano juga tidak munafik


nyatanya saat Dita sudah sah


menjadi istrinya Vano tak bisa


menahan diri untuk tidak menyentuh


Dita .....


Dita terlalu menggoda untuk


dianggurin πŸ˜†πŸ˜‚


tapi Vano menggaris bawahi


hanya sebatas menyentuh dan


menikmati tidak untuk memaksa ...


semakin larut malam hawa dingin


mulai menghampiri ,,,,, Vano


menarik selimut menyelimuti


tubuh mereka lalu ikutan memejamkan


mata dalam kehangatan yang


begitu menenangkan yang belum


pernah Vano rasakan selama ini ....


sepertinya tidur memeluk Dita akan


menjadi candunya kelak !!!


......like......


... hadiah...


... vote ...


...komen ...


...saran ...