Brother My Husband

Brother My Husband
kemarahan Vano



pagi hari Vano terbangun dan


membuka mata nya menatap


setiap sudut ruangan yang sudah


sangat terang bahkan cahaya


matahari sudah masuk melalui


celah celah gorden ......


pergerakan kecil Dita membuat


Vano menatap gadis kecil yang


bergelung manja di pelukan Vano


sejenak Vano terdiam menatap


Dita intens .......


lehernya terdapat begitu banyak


bekas memerah dan ingatan Vano


pun kembali soal hal semalam


mereka baru saja melalui malam


panjang penuh gelora .....


perasaan Vano remuk redam


dibuatnya ada rasa bersalah


dan egois yang tiba tiba datang


dalam diri Vano ....


kenapa tiba tiba Vano jadi merasa


tidak rela jika harus berpisah


dengan Dita apalagi merelakan


Dita kepada orang lain ....


padahalkan awalnya walaupun


Vano sangat mencintai Dita


dia rela melepaskan Dita asal


Dita bahagia Walaupun itu


bersama orang lain ......


tapi entah mengapa semenjak


kejadian semalam Vano merasakan


hal yang begitu aneh bahkan


Vano seperti mendefenisikan


Dita itu adalah miliknya sepenuhnya ...


" maafin kakak yaa sayang "


kata Vano semakin merasa bersalah


dia merasa menjadi orang yang


sangat jahat kepada gadis polos


seperti Dita ,,,, dia sudah menikahi


Dita di usia mudanya dan sekarang


dia juga sudah melakukan hal


yang tak seharusnya pada Dita ....


padahal Vano sudah berjanji


tidak akan menyentuh Dita


sebelum Dita mencintainya ...


tapi siapa yang memasukkan


peransang kedalam minuman


Vano ??..........


apakah sahabat dan adiknya


tega melakukan itu padanya ?...


Vano segera menghubungi orang


kepercayaannya dan meminta


mereka untuk mencari titik terang


dari semua ini ......


Vano mengecup kening Dita


dan menyelimuti istri kecilnya


itu yang masih tertidur lelap


deruan nafasnya begitu teratur


pertanda dia tertidur lelap ...


Vano mandi dengan air dingin


menikmati air sower yang terus


membasahi tubuhnya entah


mengapa perasaannya hangat


saja sekarang membayangkan


rengekan rengekan manja Dita


yang terus terngiang ngiang di


telinganya .....


setelahnya Vano ganti baju


dia pergi kedapur untuk membuat


kopi memang sudah beberapa hari


ini bibik tak lagi datang ke apartemen


karna Vano melarang mereka ....


Vano mengaduk ngaduk secangkir


kopi yang dibuatnya di meja makan


Vano bingung harus bicara apa


nanti pada Dita .........


Vano tau kalau gadis polos


itu tak akan marah atau benci


padanya setelah kejadian semalam


hanya saja pasti gadis polos itu


akan menanyai Vano dengan


beberapa pertanyaan yang sangat


sulit Vano jelaskan padanya ......


tapi Vano tak munafik dia


memang sangat menikmati


semalam tapi di sisi lain Vano


juga merasa takut dan bersalah ...


Vano takut jika suatu saat


perpisahan itu benar adanya


saat gadis polos seperti Dita


merasakan jatuh cinta maka


dia akan melakukan apapun


demi orang yang dicintainya ...


tapi bagaimana jika orang yang


berhasil membuat Dita jatuh


cinta bukanlah Vano ......


demi tuhannn Vano sekarang mulai


tak rela akan hal itu berbeda dengan


dulu ...


Ditengah lamunannya ponsel Vano


berdering lebih tepatnya ponsel


Dita yang Vano jaga πŸ˜†


hanya beberapa patah kata


yang Vano dengar namun mampu


membuat darah Vano serasa mendidih


bahkan Vano sampai mengepal


tangannya ........


ada rasa kecewa teramat besar


dalam diri Vano dia tak menyangka


bahwa memah benar adik dan


peransang ke dalam minumannya


dan yang lebih menyakitkan


keluarganya yang menyuruh


mereka .....


kenapa ,,,,, kenapa mereka melakukan


hal seperti ini kepada Vano .......


atas dasar apa mereka melakukan


itu ,,,apapun alasan mereka tetap


saja Vano tak bisa menerima ...


kecewa sekali rasanya ,,,, padahal


semua keluarga tau bagaimana


latar belakang pernikahan Vano


dengan Dita dan sebuah komitmen


yang mereka setujui .......


dan sekarang mereka sendiri


yang membuat Vano melanggar


komitmen itu bahkan dengan


sebuah cara yang begitu keji ....


mereka bisa saja membunuh Vano


dengan melakukan hal itu dan


yaa Dita lah yang menjadi korbannya ..


amarah terlanjur menyuasai diri


Vano ,,,,, satu hal yang terfikir


oleh Vano sekarang menemui


keluarganya apa mau mereka ....


Vano menancap full gas mobilnya


menuju rumah utama tapi sepertinya


Vano melupakan sesuatu ....


*******


semua keluarga yang tengah sarapan


pagi itu meneguk salivanya saat


melihat Vano yang tengah berjalan


cepat dan aura dinginnya yang


begitu mendominasi saat memasuki


rumah .........


" duduklah "


kata Papa dengan tenang saat


Vano hanya berdiri diam menatap


mereka satu persatu


sedangkan Mikell dan Vino


jangan ditanya udah siap di


hajar kayaknya bahkan mendongak


saja takut ...


" Vano nggak nyangka kalian


setega itu " beberapa patah


kata yang Vano ucapkan namun


sanggup membuat semua orang


semakin terdiam ........


" dan kalian,,,,, "


teriak Vano mengejutkan kedua


adiknya yang tengah menunduk itu ....


drettt


drettt ...


" kak Vanoooo ,,,,, kakak dimana "


suara manja Dita yang sedang


merengek nyaris menangis ....


" kakak pulang sekarang ,,,, tunggu


disana jangan kemana mana "


kata Vano panik bukan main


amarah benar benar membuatnya


melupakan sesuatu yang paling


penting ......


semua keluarga menatap sendu


punggu Vano yang perlahan mulai


menghilang .. .......


sebenarnya mereka tidaklah


bermaksud untuk membuat


Vano marah atau kecewa ....


mereka hanya ingin Vano bahagia


mungkin cara mereka memang


salah tapi di balik itu semua juga


terselip sebuah kebaikan .....


mereka sudah kehabisan cara


agar Vano tak pernah lagi berfikir


untuk melepaskan Dita .....


mungkin memang cinta dan rasa


sayang Vano sangat besar teruntuk


Dita sampai Vano rela tersakiti asal


Dita bahagia sudah cukup rasanya


selama ini Vano menderita ......


mereka hanya ingin Vano bahagia...


ya mungkin sebagaian penilaian


orang mereka melakukan cara


yang begitu menjijikkan tapi


percayalah mereka hanya ingin


yang terbaik ....


lagian mereka memikirkan rencana


itu dengan matang bukan hanya


sebatas kecurangan saja .........


karna hanya dengan begitu Vano


akan jadi bahwa Dita itu adalah


miliknya sepenuhnya yang tak


akan pernah dia ikhlaskan kepada


orang lain apapun alasannya ......


dan teruktuk Dita dia hanyalah


gadis polos yang butuh di


perhatikan serta diberi arahan dan


kasih sayang dia akan menjadi


seperti apa itu tergantung orang


yang mengarahkanya ......


semua keluargapun yakin bahwa


Dita sudah mencintai Vano


hanya saja gadis polos itu terlalu


sulit bahkan sama sekali tak


peka akan perasaannya ....


next ............Dita bakalan lucu banget


...jangan pernah menilai apapun hanya dari satu sudut pandang karna terkadang kita bisa saja salah karna apa yang terlihat di kiri belum tentu sama dengan apa yang berada di kanan .......


...begitupun sebuah niatan tak selalu niat yang terkesan buruk bahkan jahat itu adalah kesalahan bisa saja itu adalah sebuah kebaikan yang direncanakan ......


JANGAN TERLALU CEPAT MENDEFENISAKAN SESUATU YA 😐