
" mubazir tau Daddy "
kata Dita dengan wajah tanpa
Dosa ..
" yaa tapi nggak dijilat juga
dada Daddy " komplen Vano
" apa salahnya ,,,, kan dada
Daddy rasa es krimπ"
kekeh Dita ...
" Dada kamu kalau Daddy kasih
es krim bakalan rasa es krim juga "
ketus Vano menatap gadis kecil
yang tertawa cekikilan itu ...
Dita tau kalau Vano itu adalah
orang yang super bersih alias
sangat tak menyukai hal jorok
tapi Dita juga sangat suka membuat
dia kesal dengan melakukan hal hal
jorok ....
" Daddy "
goda Dita menatap Vano yang
cuek itu ....
Vano kembali menghadap cermin
dan membersihkan dada nya dengan
tisu .........
Dita berdiri di depan Vano
sambil terus menjilat es krimnya ..
" Dita awassss "
kata Vano karna Dita menghalangi
cermin ...
" nggak mau "
kata Dita melahap es krimnya
sampai habis dan mengunyah
potongan coklat di ujung es krimnya
dengan penuh sensasi sampai
pipinya menggembul ....
" makin bandel ya kamu sekarang "
kata Vano mengangkat dan
mendudukkan Dita di atas meja
" sekarang bantu Daddy cepat "
perintah Vano ...
"kalau nggak mauu "
tawar Dita
" ohhhhh,,,, nggak mauu "
kata Vano tersenyum kecut lalu
melepas celananya meninggalkan
boxer nya saja ...
" haaaa,,, iya ,,,, iya Daddy "
kata Dita buru buru membersihkan
dada Vano karna takut di terkam π
sesekali Dita mendongak menatap
Vano sambil takut takut ....
tapi melihat ekspresi datar Vano
Dita malah meronta senang ....
lalu tangan nakalnya mulai
memainkan kedua kelereng kecil
yang sudah resmi menjadi miliknya
seperti kata Vano ....
Vano membenamkan wajah Dita
diketiaknya dengan jahatnya
berharap gadis kecil itu akan
kapok mengelus ngelus tubuhnya
lagi .....
" harumkan ketek Daddy "
kekeh Vano dengan jahatnya
semakin membenamkan wajah
setelah beberapa saat barulah
Vano melepaskan kepala Dita ...
" iya harum Daddy "
kata gadis polos itu lalu akan
menghirup lagi tapi langsung
di larang oleh Vano ......
kenapa istrinya polos sekali sih
nyesel Vano ngerjain kasihan dianya ...
" sini peluk Daddy"
kata Vano merasa bersalah .....
Vano berdiri diantara kedua
kaki Dita yang duduk di atas meja
lalu memeluk erat istri polosnya
itu ....
" Daddy dingin ?"
tanya Dita juga memeluk Vano ...
Vano menggeleng lalu beranjak
mengambil baju rumahan dan
kembali lagi di depan Dita .....
Vano melepas boxer yang tadi
dikenakannya langsung di depan
Dita yang masih duduk di atas
meja .....
" besar banget Daddy "
kata gadis polos itu membuat Vano
langsung menatap ****** ********
lebih tepatnya sesuatu di dalamnya ...
" apa yang besar "
kata Vano sedikit pelan menatap
Dita yang menatap tubuh bagian
bawahnya dengan nanar .....
" paha Daddy ,,,,, liat paha Dita
kecil tauu" jawab gadis polos
itu turun dari meja lalu menghampiri
Vano dan membandingkan pahanya
" tuhhhh kan kecil "
kata Dita mengangkat rok
pendeknya sedikit lagi agar
memperlihatkan pahanya
ternyata sangat berbeda jauh
dengan Vano ......
" yaatuhannnn istri gueeeπ©"
batin Vano merintih ....
Vano menyandarkan Dita ke
dinding lalu merapikan kembali
rok Dita yang tadi di angkatnya
keatas .........
" kalau begini terus bisa bisa
besok pagi udah hamil beneran
kamu sama Daddy sayang "
batin Vano geleng kepala ......
tapi Vano sadar mereka harus
mengadakan resepsi dulu sebelum
Dita hamil karna jika tidak akan
banyak gosip gosip tak benar yang
akan beredar ....
"udah tunggu Daddy disitu "
kata Vano lalu segera memakai
celananya dan sweater nya ....
" ****** ******** nggak di ganti
Daddy ?" tanya gadis polos itu
apakah Daddy Vano lupa
πππππππ
kapan sih kalian kasih hadiahπ°π ....