Brother My Husband

Brother My Husband
besar banget ya Daddy



" mubazir tau Daddy "


kata Dita dengan wajah tanpa


Dosa ..


" yaa tapi nggak dijilat juga


dada Daddy " komplen Vano


" apa salahnya ,,,, kan dada


Daddy rasa es krimπŸ˜‚"


kekeh Dita ...


" Dada kamu kalau Daddy kasih


es krim bakalan rasa es krim juga "


ketus Vano menatap gadis kecil


yang tertawa cekikilan itu ...


Dita tau kalau Vano itu adalah


orang yang super bersih alias


sangat tak menyukai hal jorok


tapi Dita juga sangat suka membuat


dia kesal dengan melakukan hal hal


jorok ....


" Daddy "


goda Dita menatap Vano yang


cuek itu ....


Vano kembali menghadap cermin


dan membersihkan dada nya dengan


tisu .........


Dita berdiri di depan Vano


sambil terus menjilat es krimnya ..


" Dita awassss "


kata Vano karna Dita menghalangi


cermin ...


" nggak mau "


kata Dita melahap es krimnya


sampai habis dan mengunyah


potongan coklat di ujung es krimnya


dengan penuh sensasi sampai


pipinya menggembul ....


" makin bandel ya kamu sekarang "


kata Vano mengangkat dan


mendudukkan Dita di atas meja


" sekarang bantu Daddy cepat "


perintah Vano ...


"kalau nggak mauu "


tawar Dita


" ohhhhh,,,, nggak mauu "


kata Vano tersenyum kecut lalu


melepas celananya meninggalkan


boxer nya saja ...


" haaaa,,, iya ,,,, iya Daddy "


kata Dita buru buru membersihkan


dada Vano karna takut di terkam πŸ˜‚


sesekali Dita mendongak menatap


Vano sambil takut takut ....


tapi melihat ekspresi datar Vano


Dita malah meronta senang ....


lalu tangan nakalnya mulai


memainkan kedua kelereng kecil


yang sudah resmi menjadi miliknya


seperti kata Vano ....


Vano membenamkan wajah Dita


diketiaknya dengan jahatnya


berharap gadis kecil itu akan


kapok mengelus ngelus tubuhnya


lagi .....


" harumkan ketek Daddy "


kekeh Vano dengan jahatnya


semakin membenamkan wajah


setelah beberapa saat barulah


Vano melepaskan kepala Dita ...


" iya harum Daddy "


kata gadis polos itu lalu akan


menghirup lagi tapi langsung


di larang oleh Vano ......


kenapa istrinya polos sekali sih


nyesel Vano ngerjain kasihan dianya ...


" sini peluk Daddy"


kata Vano merasa bersalah .....


Vano berdiri diantara kedua


kaki Dita yang duduk di atas meja


lalu memeluk erat istri polosnya


itu ....


" Daddy dingin ?"


tanya Dita juga memeluk Vano ...


Vano menggeleng lalu beranjak


mengambil baju rumahan dan


kembali lagi di depan Dita .....


Vano melepas boxer yang tadi


dikenakannya langsung di depan


Dita yang masih duduk di atas


meja .....


" besar banget Daddy "


kata gadis polos itu membuat Vano


langsung menatap ****** ********


lebih tepatnya sesuatu di dalamnya ...


" apa yang besar "


kata Vano sedikit pelan menatap


Dita yang menatap tubuh bagian


bawahnya dengan nanar .....


" paha Daddy ,,,,, liat paha Dita


kecil tauu" jawab gadis polos


itu turun dari meja lalu menghampiri


Vano dan membandingkan pahanya


" tuhhhh kan kecil "


kata Dita mengangkat rok


pendeknya sedikit lagi agar


memperlihatkan pahanya


ternyata sangat berbeda jauh


dengan Vano ......


" yaatuhannnn istri gueee😩"


batin Vano merintih ....


Vano menyandarkan Dita ke


dinding lalu merapikan kembali


rok Dita yang tadi di angkatnya


keatas .........


" kalau begini terus bisa bisa


besok pagi udah hamil beneran


kamu sama Daddy sayang "


batin Vano geleng kepala ......


tapi Vano sadar mereka harus


mengadakan resepsi dulu sebelum


Dita hamil karna jika tidak akan


banyak gosip gosip tak benar yang


akan beredar ....


"udah tunggu Daddy disitu "


kata Vano lalu segera memakai


celananya dan sweater nya ....


" ****** ******** nggak di ganti


Daddy ?" tanya gadis polos itu


apakah Daddy Vano lupa


πŸ˜†πŸ˜‚πŸ˜†πŸ˜‚πŸ˜†πŸ˜‚πŸ˜†


kapan sih kalian kasih hadiah😰😭 ....