Brother My Husband

Brother My Husband
menggemaskan



saat Vano sampai di apartemen


dia langsung berlari menuju kamar


dan yang dia takutkan benar benar


terjadi .......


Dita tengah menangis bersandar


kekepala ranjang menyelimuti


seluruh tubuhnya dengan selimut ...


" Dita ,,,,, sayang maafin kakak"


Vano memeluk gadis kecil yang


sudah sesegukkan karna menangis


itu dengan perasaan sangat bersalah ...


" kamu takut yaa,,,,, maafin kakak "


kata Vano memegang pipi Dita


dengan kedua tangannya lalu


menghapus air mata Dita ....


menatap teduh mata cantik yang


basah itu ....


" Dita ,,,, enggak takut ,,, kok kak


kan udah siang " jawab gadis


polos itu berhenti menangis


sejenak lalu menangis lagi ...


" terus kenapa nangis "


kata Vano lembut kembali


memeluk Dita dan mengelus


kepalanya .....


" paha Dita sakit ,,,,, kalau di gerakin,,,,


dan leher sama dada Dita merah


merah " keluh Dita lagi dan


menunjukkannya pada Vano .....


" kakak nggak gigit Ditakan "


mata polos itu menatap Vano


intens mencari kejujuran ....


" astaga polos banget sih istri gue"


batin Vano geleng kepala ....


" sekarang Dita mau apa,,,,, mau pipis


dulu atau langsung mandi ?" tanya Vano


tanpa menjawab pertanyaan konyol itu


" mau pake pembalut ,,,,,, hiks "


kata gadis kecil itu malu malu


lantaran harus mengatakan itu


pada Vano ....


benar benar polos si Dita πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†


Vano sudah tak bisa lagi menahan


tawanya Dita emang udah kelewat


polos tapi menggemaskan ...


" buat apa ?"


kata Vano menaikkan alisnya ...


" hiks ,,,,, di kasur ada ,,,,"


" ssstt,,,,, udah yaa "


lembut Vano lalu mengangkat


Dita menuju kamar mandi ...


" aakkkk,,,, kak Vano .... Dita nggak


pake baju " teriak Dita menutup


benda benda berharganya ....


" nggak usah di tutup tangan kamu


terlalu kecil untuk menutupinya "


kata Vano menggoda Dita saat


dia meletakkan Dita kedalam


bathup dan menyalakan kran untuk


mengisi nya dengan air hangat ....


" hmmmmm ,,,,, akkk "


gadis kecil itu hendak memunggungi


Vano hanya saja ,,,,,


" tatap suami kamu "


kata Vano berjongkok lalu


memegang dagu Dita yang sudah


tak mau menatapnya ....


" nggak usah malu sama suami


sendiri karna semua yang ada


pada kamu adalah milik suami kamu "


secara langsung ....


gadis polos itu menatap Vano


sampai mata cantiknya menyipit...


" berarti apapun yang kakak


punya juga punya Dita "


kata gadis kecil itu memangku


tangannya dan bersandar pada


dinding bathup saat airnya sudah terisi


penuh .....


Vano menahan senyumnya


sepertinya tak hanya perasaan


Vano yang berubah karna kejadian


semalam sikap Dita juga serasa


berubah menurut Vano ...


gadis kecil itu sedikit galak sekarang πŸ˜‚


" sekarang keluar Dita mau mandi "


usir Dita ...


" kau mengusirku nyonya "


kata Vano menanyakan pertanyaan


yang tak biasa ....


" hmmmm,,,,, kak Vano keluar "


rengek Dita seperti biasa ...


" nggak kakak mau mandiin kamu "


tegas vano


" ihhhh,,,,, Dita kan udah besar "


jawab Dita ....


" diamlah "


kata Vano malas berdebat dia


sudah membantu menyabun


tangan Dita .....


selesai mandi dan berpakaian


Vano membawa Dita ke meja


makan ....


" tadi kakak kemana ,,,,"


tanya Dita yang sedang duduk


bersandar di pangkuan Vano ...


" mau beliin kamu makanan "


kata Vano yang sedang mengoles roti


dia mencari alasan yang tepat


" terus makanannya mana "


tanya Dita semangat ...


" yaaa,,, kan kakak nggak jadi beli


habis kamu sih nangis nangis


telfon kakak " jawab Vano ...


" gimana Dita nggak nangis


sakit tauuu " rengekan manjanya


bersembunyi di balik dada kekar


Vano


" tapi semalam enakkan"


goda Vano berhenti dari


kegiatannya menikmati


ekpresi malu malu Dita ...


" nggak ,,,,, sakit "


jawab Dita ketus setelah sekian lama


namun sesaat kemudian gadis


kecil itu melingkarkan kedua


tangannya keleher Vano ....


" siapa yang udah ngasih obat


itu keminuman kakak ?"


next .....


jangan lupa like dan hadiah


tinggalkan komentar membangun


untuk author yaa ...


rindu sama bacotan netizen yang


bikin sakit hati serba salah aku 😒


walau sesakit apapun aku tetap


rindu ............


...sama uang jajanku πŸ˜†πŸ˜‚πŸ˜†πŸ˜‚...