
..._Assalamualaikum Zahra_...
..._Bersemi Dalam Sunyi_...
..."Allah tidak pernah mengatakan,, bahwa jalan hidup mu akan mudah,, tapi Allah berkata,, bahwa Allah akan bersama orang yang mau bersabar,,"...
..._Khaliza Sulistya Az Zahra_...
"kita mampir ke toko aksesoris riasan ya neng,,?" pinta Yussuf yang membuat nya mengerut kan kening bingung dengan apa yang di kata kan Yussuf
"kenapa ke toko aksesoris riasan a',, bukan kah kita belanja hanya untuk kebutuhan aa' di Sabang nanti,,?" tanya nya yang berhenti berjalan sejenak
"iya,, tapi,, entah lah,, ada yang mau aa' beli di toko itu,, sama neng tentu nya,, yuk,,?" ajak Yussuf lagi yang hanya di tanggapi raut pasrah oleh nya,, dalam hati berpikir,, entah apa yang akan suami nya ini beli di toko itu
kedua nya terus berjalan hingga sampai lah kedua nya di dalam toko yang di tuju
"aa' ke sini mau beli jam neng,," imbuh Yussuf yang sejak tadi melihat nya terdiam dengan rasa penasaran yang terpendam
"jam untuk siapa a',, jam milik aa' kan masih bisa di gunakan,, begitu juga dengan jam milik neng,," tutur nya yang merasa heran
"selamat datang mas,, Mbak nya,, apa kah ada yang bisa saya bantu,,?" sapa seorang wanita dengan ramah,, menghampiri kedua nya yang masih terdiam satu langkah di dalam pintu masuk
"hmm,, aa' mau beli jam pasir neng,, bisa kah neng tolong tanya kan jam pasir di sini,,?" tanya Yussuf yang tidak menanggapi sapaan dari wanita tersebut dan lebih memilih terus tersenyum ke arah sang istri
"akh,, baiklah kak,, apa kah di sini ada jam pasir,, kami ingin melihat lihat lihat nya terlebih dahulu,,?" tutur nya balas menyapa,, menyadari suami yang kini mulai dingin di hadapan orang lain
"akh,, begitu rupa nya,, baiklah Mbak,, Mbak dan mas nya bisa ikut dengan saya,, mari Mbak,, lewat sini,,?" tutur wanita ini yang mulai menunjukkan jalan pada kedua nya
"hmm,, baik kak,," tutur nya "sekarang kata kan,, mengapa aa' tidak menanggapi sapaan dari pelayan ini,, padahal dia menyapa aa' dengan ramah dan penuh sopan santun,,?" tanya nya dengan berbisik sambil terus mengikuti langkah pelayan di depan nya
"hhh,, malas saja,," jawab Yussuf dengan menghela nafas berat dan terdengar tidak minat dengan pembicaraan yang di lontar kan nya
"di antara nya ada yang ini Mbak,," tutur pelayan wanita yang entah kapan sudah menunjukkan beberapa tipe jam pasir yang di letakkan di atas etalase pada kedua nya
terdapat beberapa tipe jam pasir yang di minta oleh Yussuf di atas meja etalase ini,, di mulai dari yang polos,, sampai yang bermotif ada di sini
"neng suka yang mana,,?" tanya Yussuf yang tidak menanggapi setiap sapaan dari pelayan yang sejak tadi berusaha bersikap ramah ini
"aa' yang mau beli,, kok malah tanya sama neng si,,?" tanya nya yang terlihat heran dengan sikap sang suami yang kini terlihat tak acuh
"iya,, aa' kan mau beli kan neng juga sekalian,, jadi,, pilih kan yang mana yang cocok untuk kita,," tutur Yussuf yang baru membuat nya paham
"emm,, yang ini terlihat bagus a',, memang terlihat klasik,, hanya saja,, terlihat indah nggak si kalau di lihat lihat,,?" tanya nya yang menunjuk ke arah jam pasir yang berdiri paling pojok
"iya neng,, sejak awal,, aa' memang sudah jatuh cinta dengan jam pasir yang satu ini,, selain ada miniatur hiasan menara Eiffel,, ada kolom lain yang mungkin bisa kita tulisi sesuatu,," jawab Yussuf yang menyetujui pilihan sang istri
"hmm,, ternyata pilihan mas sama Mbak nya sama sama cantik ya,, cocok juga untuk di jadi kan hiasan di rumah,," tutur pelayan ini yang membuat Yussuf sebenar nya merasa bosan
beda hal nya dengan diri nya di kala mendengar pendapat dari pelayan ini,, malah membuat nya semakin malu,, terlihat pada diri nya yang semakin menundukkan kepala dan pandangan nya
"benar apa yang di kata kan sama mas nya barusan,, jam pasir seperti ini memang bisa di tambah kan kata,, seperti nama panggilan kesayangan mungkin,, atau pesan,, barang kali jam pasir nya akan di buat sebagai hadiah spesial,," jelas pelayan ini dengan ramah
"hmm,, bagus juga ya a',, jam nya bisa di kasih nama kata nya,, bagus nya neng kasih nama apa ya jam nya,,?" tanya nya tanpa memandangi Yussuf yang sudah jelas terus memandangi wajah nya dari samping,, karena diri nya sendiri tengah mengagumi benda di kedua tangan nya tersebut
"hmm,, kita kasih nama masing masing saja bagaimana neng,, seperti nya akan cocok,,?" usul Yussuf yang membuat nya mendongak menatap Yussuf yang masih tersenyum ke arah nya
"tapi kita tukar neng nama nya,, biar tambah bagus,, juga berkesan buat kita,," tutur Yussuf lagi yang membuat nya cukup penasaran
"hmm,, jika mas sama Mbak nya masih bingung mau di kasih nama apa,, mas dan Mbak nya bisa memikir kan nya baik baik terlebih dahulu,, dan diskusi kan bagaimana baik nya,, sambil duduk di sebelah sana,, nanti jika sudah,, Mbak sama mas nya bisa kembali lagi ke sini,," tutur pelayan ini yang melihat sepasang kekasih halal ini tengah berbisik lembut
"baiklah kak,, saya di sana ya,, nanti saya ke sini lagi,," tutur nya meminta izin
"silahkan Mbak,," jawab pelayan ini masih dengan ramah dan selalu tersenyum hangat ke arah nya
kedua nya pun terduduk,, dengan sama sama memegangi jam pasir masing masing di kedua tangan yang berhasil menarik perhatian kedua nya
"maksud aa' tukar nama bagaimana,, neng belum mengerti,,?" tanya nya seraya menyerong dalam duduk,, menoleh ke arah Yussuf yang sejak tadi terus tersenyum memandangi benda di tangan nya itu
"iya,, tukar nama gitu,, punya neng kasih nama aa' Ari,, punya aa' akan aa' kasih nama neng Zahra,, bukan kah akan terlihat bagus dan mengesankan,, jika suatu saat nanti kita melihat nya,,?" jelas Yussuf yang baru di pahami oleh nya
"hmm,, begitu rupa nya,, hanya saja,, tidak kah aa' merasa,, akan terlalu kekanak kanakan,, jika kita memang melakukan nya,,?" tanya nya hanya ingin menguji sang suami saja
"hmm,, bukan lah neng,, nggak akan terasa kekanak kanakan kok,, lagi pula,, yang hanya berhak begini itu anak anak,, kita kan juga masih anak anak,, jika kita sudah punya anak,, baru nama nya kita sudah jadi orang tua,, bahkan Ayah Bunda dan Abi Umi juga suka seperti ini mungkin,, kita saja yang tidak tahu,," tutur Yussuf
"hmm,, ya sudah lah,, jika memang itu yang aa' ingin kan,, neng nggak akan larang,," jawab nya yang hanya bisa pasrah
"tapi ini beneran lho a',, neng bingung,, sangat sangat bingung bahkan,, mengapa aa' berniat membeli ini,, jika ada ponsel yang bisa memberi tahu kita waktu,,?" tanya nya lagi yang membuat Yussuf tersenyum
"hmm,, nanti lah,, sampai rumah,, aa' akan menjelas kan semua nya sama neng,," tutur Yussuf yang penuh dengan kesan misterius
_Assalamualaikum Zahra_
Selasa,, 24 Oktober 2023