
..._Assalamualaikum Zahra_...
..._Keikhlasan Hati_...
..."andai hati manusia itu dapat di lihat pasti kita tidak akan pernah bertemu rasa kecewa, tapi sayang nya dalam nya hati tidak dapat kita ukur, apa lagi untuk di tebak niat nya,,"...
..._Khaliza Sulistya Az Zahra_...
ya,, bagaimana diri nya tidak merasa malu dengan apa yang sang adik berikan,, jika ternyata hadiah yang Arsen berikan adalah,, sepasang pakaian tidur dengan bahan satin,, apa lagi untuk pakaian tidur wanita yang berupa kimono Jepang di lengkapi dengan dress pendek dengan lengan yang hanya seutas tali pita saja, membuat nya merasa malu hanya saat melihat nya saja
melihat nyata rasa malu yang memang di miliki oleh sang istri jujur,, itu sedikit membuat Yussuf sendiri terkekeh menahan tawa yang hendak keluar,, dalam hati Yussuf tahu,, jika Arsen ingin main main dengan istri nya ini,, padahal hadiah sebenar nya sudah di lihat nya sejak awal tadi,, namun mengapa istri nya ini masih mempermasalah kan hal yang mungkin jebakan ini
"hmm,, sejengah itu kah rasa nya menjadi neng,, di kala harus di hadap kan dengan segala hal tingkah laku Arsen,,?" tanya Yussuf yang kini mulai menghampiri nya yang beralih duduk di tepi tempat tidur
"hhh,, entah lah a',, neng bingung,, harus dengan cara apa lagi neng menghadapi Arsen dengan segala sikap kekanakan dan keusilan nya itu,," jawab nya dengan menunduk dalam
"tidak apa neng,, mungkin Arsen sendiri ingin menghibur kita,, bukan kah hadiah dari nya yang sebenar nya ada di kotak yang lain dengan warna yang sama,,?" tanya Yussuf yang berhasil membuat nya tersadar
"entah lah,, jika aa' ingin mengetahui isi nya,, aa' boleh membuka nya,," jawab nya dengan cepat dan berhasil membuat Yussuf mengangguk
mulai menghampiri hadiah yang serupa dengan ukuran yang berbeda,, kini Yussuf pun mulai membuka hadiah nya yang menampil kan sprei yang di hias dengan sedemikian rupa indah nya
"neng,, sini deh,, neng harus melihat ini,,?" tutur Yussuf yang masih melihat nya terdiam
"tidak apa a',, aa' saja yang melihat nya,," jawab nya yang terlampau malu
"ini beneran neng,, setidak nya tidak seperti apa yang telah membuat neng merasa malu semalu di awal tadi,," tutur Yussuf lagi
"iya a',, tapi nanti saja,, terima kasih?" ucap nya yang membuat Yussuf hanya bisa pasrah
...*** ...
malam ini,, keluarga Al Hanand tengah berkumpul bersama setelah selesai makan malam, berkumpul dan bercanda ria di ruang keluarga, di sertai dengan canda dan tawa juga bercengkrama dengan hangat
"kak,, bagaimana kondisi kandungan kakak sekarang,, apa kah ada perkembangan,, apa kata dokter nya tadi?" tanya Bunda yang melihat ke arah kak Nisa
"alhamdulillaah baik Bund,, hanya saja,, masih belum bisa USG,, karena pada usia kandungan masih trimester pertama,, kemungkinan besar janin nya belum terlihat dengan jelas,," jawab kak Nisa dengan menjelas kan
"emm,, begitu,, baiklah nak,, nggak masalah,, yang penting calon cucu Bunda sehat sehat di dalam,, ada keluhan atau apa gitu dari dokter?" tanya Bunda lagi
"hmm,, alhamdulillaah nggak ada Bund,," ucapan kak Nisa yang terpotong
"ada Bund,, dia berbohong,, kata nya jangan banyak mengerjakan aktivitas yang berat berat dulu,, apa lagi usia kandungan nya masih di bawah,, harus nya banyak istirahat juga,, sama minum susu ibu hamil juga buah buahan segar,," serobot kak Ahkam yang membuat kak Nisa mengelus tangan kak Ahkam
"apa,, kamu sudah banget kan di bilangin juga,, harus banyak istirahat pokok nya,, jangan banyak pikiran juga,," jawab kak Ahkam
"benar itu kak?" tanya Bunda dengan memandangi kak Nisa dengan meminta kebenaran
"iya Bund,, tapi nggak gitu juga,," ucapan kak Nisa yang lagi lagi terpotong
"astaghfirullah kak,, seharus nya kakak banyak beristirahat dong,, ya sudah,, Khaliza,, kamu bisa kan bantu kakak kamu,, buat dia makan banyak buah dan sayur,, minum susu ibu hamil juga,, biasa nya kalau sama kamu suka ngalah dia,,?" tutur Ayah yang membuat keputusan
"baik Ayah,," jawab nya yang hanya bisa mengangguk patuh saja
melihat dan menyadari hal itu,, kini berhasil membuat Arsen sendiri cengengesan di kala merasa berbuat sesuatu
"apa itu kak,,?" tanya Ayah yang merasa penasaran dengan apa yang di letakkan oleh nya di tengah atas meja di antara semua nya
"hmm,, hadiah dari putra bungsu Ayah,," jawab nya seraya tersenyum dengan terpaksa ke arah Ayah
"bagus dong,, coba buka,, apa isi nya,,?" tanya Ayah dengan penuh rasa semangat
"hmm,, coba Ayah tanya terlebih dahulu,, mengapa putra bungsu Ayah memberi kan hadiah ini sama aku,,?" tanya nya dengan mendelik tajam ke arah Arsen
"kak,, jangan marah dong,, masa gitu saja marah si,,?" tanya Arsen dengan manja ke arah nya
"lho kak,, seharus nya kakak dapat hadiah itu merasa senang dong,, kenapa marah,,?" kali ini, Bunda yang angkat bicara
"hmm,, alangkah baik nya jika Bunda membuka nya terlebih dahulu hadiah nya,," tutur nya
"pakaian apa ini kak,,?" tanya Ayah yang entah sudah sejak kapan membuka isi di dalam kotak hadiah, membuat semua orang menoleh
"tahu ish,, Arsen ini ada ada saja,, masa aku di suruh pakai pakaian seperti itu si Yah,,?" tanya nya dengan lembut
"pakaian seperti apa yang Ayah maksud,, coba Bunda lihat,,?" tanya Bunda seraya mengambil dan mengangkat pakaian itu tinggi tinggi
"bagus kak,, Bunda juga suka,, warna nya cocok kok sama kakak,, bukan nya kakak suka merah maroon ya?" tanya Bunda dengan tersenyum
"tahu tuh kak,, coba saja dulu,, jangan asal klaim barang nya nggak bagus,, menurut Ayah ini cukup bagus kok,, apa lagi kalau kakak yang kenakan,,?" tutur Ayah hendak menggoda nya
"Yah ish,, ini nggak lucu ya,, Bunda juga,, masa kakak harus kenakan pakaian tidur ini,, mungkin memang bagus,, tapi,, akh,, sudah lah,," tutur nya dengan menunduk
"dek,, ini bagus kalau menurut kakak,, kayak nya bakalan cocok juga sama tubuh kamu,, lantas apa yang kamu masalah kan?" kak Nisa ikut serta dalam menggoda nya
"kita sudah benar lho sayang,, kalau nggak percaya,, tanya saja sama suami nya kakak,, Yussuf,, jika anak Bunda yang kenakan ini,, apa kah kamu akan menyukai nya?" tanya Bunda masih dengan menggoda
"hmm,, Bunda,," jawab Yussuf yang hanya bisa tersenyum lantas menunduk
"ini benar lho Yussuf,, jika istri mu yang kenakan ini,, tidak kah kamu akan merasa suka?" tanya Ayah
"hmm,, tidak apa Ayah,, jika neng Zahra tidak merasa nyaman dengan pakaian nya tidak usah di kenakan juga tidak masalah,," tutur Yussuf
mendengar hal itu,, kini berhasil membuat semua orang mengerti jika suami nya ini memang orang yang begitu pengertian meski hal sekecil apa pun itu
namun hal itu lantas membuat nya semakin malu di buat nya, mulai beranjak dari duduk nya dan mulai berjalan ke arah dapur
"kakak mau ke mana?" tanya Bunda dengan menoleh penuh ke arah nya
"ke dapur Bunda,, mau seduh kan susu hamil untuk kakak,, bukan kah tadi siang kak Ahkam juga sekaligus beli?" tutur nya yang membuat semua orang geleng geleng kepala tak habis pikir, kabur dari rasa malu yang malah memperlihat kan tingkah laku yang unik pada diri nya
_Assalamualaikum Zahra_
Jum'at, 1 September 2023