Assalamualaikum Zahra

Assalamualaikum Zahra
Assalamualaikum Zahra



..._Assalamualaikum Zahra_...


..._Suara Kerinduan_...


..."masa masa sulit akan mengajari mu bahwa tidak ada yang kamu punya selain Allah,, maka keluh kan lah segala resah mu di dalam sujud mu,,"...


..._Khaliza Sulistya Az Zahra_ ...


malam ini,, Khaliza,, diri nya sedang memijit punggung Yussuf,, rasa tak tega dan rasa bersalah kini semakin menyeruak dalam hati nya,, apa lagi saat diri nya membiar kan suami nya ini menyetir mobil dalam perjalanan yang cukup panjang yang di lewati kedua nya,, 


sebenar nya Yussuf sendiri sudah menolak tawaran dari nya untuk di pijit sebelum nya,, namun diri nya yang merasa bersalah pun berusaha meyakinkan sang suami 


"ish,, neng,, apa neng bisa lebih pelan sedikit,, ish,, rasa nya benar benar aneh,,?" tanya Yussuf yang sebenar nya merasa tidak nyaman akan pijitan dari tangan nya 


"kenapa a',, neng nggak pakai tenaga kok pijit nya,, apa pijitan neng kurang enak ya,, maaf,, tapi,, kenapa aa' seperti meringis gitu,,?" tanya nya 


"ish,, hee,, sebenar nya aa' nggak pernah merasakan pijitan neng,, maaf jika aa' memang menyinggung neng,, hanya saja,, aa' yang gelian membuat aa' merasa tidak nyaman di kala harus menerima pijitan,, entah dari siapa pun itu,," tutur Yussuf yang sontak saja membuat kedua tangan nya berhenti memijit punggung Yussuf


"kenapa aa' tidak bilang sejak awal jika memang tidak terbiasa,, dan menerima tawaran dari neng dengan mudah,,?" tanya nya yang membuat Yussuf terbangun dari tengkurap nya 


"hmm,, aa' hanya tidak ingin menolak tawaran dari istri nya aa',, apa kah itu salah hmm,,?" tanya Yussuf yang melihat nya terus tertunduk sejak tadi 


"ya jika itu tidak membuat aa' nyaman neng tidak akan melakukan nya sejak tadi,, maaf,, jika itu memang membuat aa' merasa tidak nyaman,,?" ucap nya seraya menaut kan kedua jari telunjuk nya


mendengar hal itu,, kini berhasil membuat Yussuf tersenyum simpul,, lantas mengubah posisi menjadi berjongkok di hadapan nya,, menempat kan kedua tangan di masing masing sisi tubuh nya,, membuat nya terdiam tanpa bisa berbuat apa apa atau bahkan menghindar 


"hmm,, mari lupa kan hal itu,, sekarang,, jawab pertanyaan aa',, kata kan,, apa kah kedua tangan indah ini pernah memijit laki laki lain selain aa',,?" tanya Yussuf seraya meraih kedua tangan nya yang masih saling menaut 


mendapati perlakuan seperti itu dari sang suami,, diri nya yang bahkan tidak bisa berkutik dalam kurungan kedua tangan suami nya ini,, rupa nya semakin membuat nya merasa gugup 


"emm,, seingat neng,, Ayah pernah meminta neng untuk memijit,, Arsen juga,, namun hanya pijit ujung mata saja,, karena kata nya,, pusing,," tutur nya yang berusaha menetral kan detak jantung nya 


"hmm,, begitu kah,, baiklah,, sekarang,, kita tidur ya,, aa' tahu,, neng pasti sudah mengantuk,," ajak Yussuf yang segera di turuti oleh nya 


kedua nya sudah sama sama merebahkan tubuh masing masing,, namun tempat tidur dengan ukuran kecil itu rupa nya mengharus kan kedua insan ini tidur dalam posisi,, berpelukan,, 


Yussuf tidak bisa memungkiri jika dia merasa begitu nyaman tidur dengan posisi seperti saat ini,, namun dengan diri nya sendiri yang rupa nya sedikit gelisah,, karena tidak pernah terbiasa tidur dengan seperti ini 


"emm,, tidak masalah a',, neng mengerti,," jawab nya 


"apa kah neng tahu,, kenapa aa' lebih memilih membangun rumah sesederhana ini,, tidak semewah rumah kita yang ada di kota,,?" tanya Yussuf 


"tidak a',, memang nya kenapa,,?" tanya nya balik 


"hmm,, aa' hanya tidak ingin menjalani kehidupan mewah,, atau bermewah mewah di desa yang masih cukup asri ini neng,, selain itu juga,, hal ini dapat menyadarkan aa' akan arti dari kehidupan,, ada kala nya kita hidup di bawah,, dan sebalik nya,, roda kehidupan akan terus berputar,, dengan begini aa' bisa merasakan kehidupan orang pada umum nya,, tidak selalu di atas,, dan tidak selalu di bawah,," jelas Yussuf sambil terus memejamkan kedua mata dan tersenyum di setiap penjelasan yang di tutur kan dan membuat nya cukup paham


"neng sudah mengantuk,, maka dari itu,, tidur lah,, besok kita akan pulang ke rumah Bunda,, dan,, apa kah neng benar benar akan bersedia,, jika aa' mau kita tinggal di rumah kita sendiri di kota,,?" tanya Yussuf yang merasa sedikit ragu


"hmm,, baiklah a',, tidak apa,, neng akan bersedia,, jika memang itu yang menjadi keputusan aa',, akan neng terima,, neng juga yakin,, Bunda Ayah pasti akan mengizinkan neng tinggal bersama aa' di sana,," jawab nya


"emm,, begini saja neng,, kita pulang ke rumah Bunda dulu saja besok,, kita sama sama meminta izin sama Ayah dan Bunda ya,, setelah izin itu kita dapat kan,, kita pulang ke rumah kita nanti nya,,?" putus Yussuf dengan bijak


"hmm,, iya a',, bagaimana baik nya,, neng ikut saja,," jawab nya dengan lembut


"Masha Allah,, istri shalehah ku,, tidur lah,, sudah nyaris larut,, kita harus bangun pagi besok,," tutur Yussuf dengan tersenyum,, dengan tangan kiri mengelus lembut puncak kepala nya


"selamat malam neng,, jangan lupa baca do'a,,?" ucap Yussuf kemudian,, sebelum akhir nya menyusul nya ke alam bawah sadar nya


...***...


tujuh bulan usia kandungan kak Nisa,, diri nya yang sudah pindah ke rumah pribadi yang telah Yussuf sediakan,, setelah meminta izin yang di tanggapi dengan raut wajah sedih dari masing masing anggota yang mendengar namun tidak bisa melakukan apa apa,, dan setelah acara tujuh bulanan kandungan kak Nisa di selenggarakan,, kedua nya akhir nya benar benar pindah,,


berada di rumah pribadi,, membuat kedua nya semakin leluasa melakukan apa pun di rumah ini,, akh,, latah,, lebih tepat nya,, Yussuf yang semakin ke sini semakin gencar mendekati sang istri,, dan semakin suka dengan menggoda sang istri yang nyata nya masih merasa malu malu saja,, padahal usia pernikahan kedua nya sudah cukup lama,, bahkan Khaliza juga berhasil membuat author sendiri bingung,, mengapa diri nya se pemalu ini,, m*l*m p*r*a*a yang di idam kan,, rupa nya harus tertunda,, entah karena diri nya yang begitu pemalu,, atau author nya yang memang ingin membuat pembaca greget dengan kehidupan Khaliza sendiri


author be like: jangan benci author nya ya semua,, hanya penulis biasa yang penuh dosa,, masih belajar dan banyak typo,, harap di maklum,, dan ikuti saja alur nya,, terima kasih,,


dan perihal m*l*m p*r*a*a,, akan datang waktu nya ya,, harap bersabar menunggu,,


_Assalamualaikum Zahra_


Ahad,, 8 Oktober 2023