
..._Assalamualaikum Zahra_...
..._Sebuah Jawaban_...
..."ketika do'a yang ku langit kan selalu ku yakin kan,, di sana harapan mulai muncul,,, dan kenyataan,, kini datang membawa kebahagiaan,,"...
..._Khaliza Sulistya Az Zahra_...
siang ini,, Yussuf dan Khaliza,, kedua nya tengah berkeliling di mall,, setelah drama kerinduan di dapur tadi,, kini Yussuf pun memutus kan untuk mengajak nya pergi mengantar Yussuf sendiri membeli perlengkapan lain nya jika suatu waktu di butuh kan Yussuf di Sabang Aceh nanti nya
"neng,, yang ini,, cocok nggak sama aa',,?" tanya Yussuf seraya menunjukkan kaus putih oblong ke arah nya,, mengukur kan kaus tersebut dengan tubuh nya sendiri
"emm,, boleh,, kalau aa' suka,, bayar saja,," jawab nya yang seraya menoleh sekilas ke arah Yussuf
mendapat kan tanggapan seperti itu dari sang istri,, kini berhasil membuat hati Yussuf merasa sedikit tidak suka,, bukan tanpa alasan,, pasal nya sejak tadi istri nya ini selalu saja bertutur kata yang sama dengan yang sebelum nya,, mulai dari toko sepatu,, celana,, tas kerja,, baju taqwa,, semua nya yang Yussuf suka saja,, hal itu rupa nya berhasil membuat Yussuf sendiri merasa seakan Yussuf tengah hidup sendiri,, padahal jelas laki laki ini begitu ingin sang istri mengomentari penampilan,, dan setidak nya memilih kan pakaian yang di sukai nya untuk Yussuf,, hal itu pasti akan menyenangkan bagi Yussuf sendiri
melihat manekin yang mengenakan topi koboi,, kini Yussuf pun melepaskan peci dan mengganti nya dengan topi koboi tersebut,, lantas berjalan ke arah nya dengan perlahan
"ehm,, kalau penampilan aku seperti ini,, kira kira cocok nggak yang,,?" tanya Yussuf yang berhenti tepat di sebelah nya yang sedang berjongkok memilih kaus kaki
"hmm,, mas nya cocok sekali mengenakan topi koboi seperti itu,, kelihatan aura pesona nya,, humm,," bukan diri nya yang menjawab,, melain kan orang yang sedang melayani pelanggan toko,, bertutur dengan takjub karena melihat Yussuf yang berpenampilan seperti koboi yang tentu nya terlihat begitu tampan
berbeda dengan pelayan toko tersebut,, mendengar hal itu,, kini sontak saja membuat nya berdiri dan tertegun di tempat nya,, melihat sang suami yang sudah jelas sedang di puji oleh wanita lain,, namun bukan itu masalah nya,, hanya saja,, yang menjadi pertanyaan dalam benak nya,, apa kah selera suami nya memang seperti ini,,?
"sayang,, aku bertanya sama kamu lho ini,, tidak kah kamu mau menjawab nya hmm,,?" tanya Yussuf yang semakin mendekat ke arah nya,, memegangi kedua tangan nya hingga membuat nya tersadar
"akh,, maaf a',, namun,, apa,, apa kah aa' memang suka dengan gaya seperti ini,,?" tanya nya dengan ragu,, tersenyum kikuk menyadari kekonyolan yang Yussuf lakukan hari ini
"hhh,, jikalau aku bilang aku suka dengan gaya yang seperti ini,, apa kah kamu akan menyuruh ku untuk membayar topi ini juga,, ayo lah sayang,, aku hanya ingin kamu memilih kan pakaian yang kamu suka untuk ku kenakan nanti nya,," ujar Yussuf dengan manja
"ehm,, a' ish,, malu di lihat orang,, bisa kah aa' mengendali kan panggilan aa',, ini tidak akan cocok,," tutur nya dengan berbisik,, di kala melihat dan baru menyadari jika kedua nya kini sudah menjadi pusat perhatian saja di toko pakaian ini
"hum,, tidak apa,, biar semua nya tahu jika aku hanya milik mu,, dan kamu juga hanya milik ku,," jawab Yussuf,, bukan nya menghentikan aksi,, laki laki ini justru malah merangkul mesra pinggang nya,, menunjukkan sisi posesif pada diri Yussuf
"hmm,, kakak nya sungguh pemalu sekali ya,, pacar nya meminta saran lho kak,, lebih baik,, pilih kan pakaian yang cocok untuk nya,," tutur pelayan tadi dengan lembut,, namun entah mengapa diri nya malah semakin merasa malu
"ekhemmm,, ini bukan pacar saya,, ini pacar halal saya maksud nya,, istri saya,," koreksi Yussuf dengan dingin
"wuah,, pantas saja sejak tadi saya lihat kok seperti pasangan ya,, jika kakak nya memang pasangan,, kenapa kakak nya tidak memilih kaus pasangan saja,,?" tanya pelayan yang lain dengan bersemangat
"sayang,, coba pilih kan pakaian yang cocok untuk ku kenakan nanti,, kenapa kamu malah kembali berjongkok,,?" tutur Yussuf yang seraya ikut berjongkok di sebelah nya
"hmm,, mengapa aa' terlihat begitu ingin neng memilih kan pakaian untuk aa' sendiri kenakan nanti nya,,?" tanya nya tanpa menoleh ke arah Yussuf yang padahal sudah jelas tengah memandangi nya dari samping
"hmm,, aku hanya ingin memantaskan diri saja,, lagi pula,, apa salah nya dengan hal ini,, dan lagi,, seperti nya akan terasa menyenangkan jikalau aku mengenakan pakaian pilihan kamu,, istri aku,," tutur Yussuf dengan tersenyum tanpa henti namun tetap tersembunyi dari wanita lain
"begitu kah,, namun,, singkat nya saja,, neng tidak ingin membuat aa' tidak nyaman dengan mengenakan pakaian pilihan neng,," jawab nya masih memilah
"oh ayo lah sayang,, kamu tidak akan membuat ku merasa tidak nyaman hanya karena aku mengenakan pakaian yang kamu pilih kan,," tutur Yussuf lagi
"permisi,, apa kah ada kaus ukuran sedang namun dengan lengan panjang di sini,,?" tanya pelanggan lain yang kebetulan saja sedang berbelanja di toko yang sama
"oh iya kak,, kebetulan,, hari ini,, hanya ini stok yang kami punya,, karena belum belanja lagi,, mungkin Minggu depan kami akan kedatangan barang yang baru,," jawab seorang pelayan dengan menunjukkan beberapa tumpuk kaus yang di maksud
"akh,, baiklah,, saya lihat lihat dulu ya,,?" tanya wanita ini yang di persilahkan oleh pelayan
"seperti nya ini akan sangat cocok dengan tubuh mu,, ini akan melindungi tubuh mu dari kedinginan,," tutur wanita ini yang mencocokkan kaus pada laki laki yang terus berdiri tegap
"hmm,, makasih ya,, kamu memang selalu tahu apa yang aku butuh kan,, aku juga akan menyukai pilihan mu ini,," ucap laki laki ini
"aish,, harus kah aku merasa iri dengan pasangan muda itu sayang,, aku penasaran,, bagaimana rasa nya berada di posisi laki laki itu,, pasangan nya memilihkan nya pakaian,, seperti nya akan sangat menyenangkan,," bisik Yussuf dengan dramatis dan berhasil membuat nya terdiam cukup lama karena memang juga melihat interaksi pasangan tersebut
"hmm,, kamu tidak usah merasa takut hanya karena aku tak nyaman karena mengenakan pakaian yang kamu pilih,, justru itu yang ingin aku lakukan setelah menikah dengan mu,," lanjut Yussuf lagi yang berhasil menyadarkan nya dan membuat nya tersenyum tipis
"hmm,, baiklah a',, seperti nya,, sepasang kaus kaki ini akan cocok untuk aa' kenakan di sana,,?" tutur nya seraya memperlihatkan sepasang kaus kaki pada Yussuf
"baiklah,, akan aku kenakan nanti sayang,, terima kasih,, karena sudah mengerti dengan apa yang aku ingin kan,, cup,," imbuh Yussuf dengan mencium lembut kening nya,, membuat nya terkejut
"a',, kendalikan diri aa',, ini di toko pakaian,, bukan di rumah,, malu di lihat orang,," tutur nya "panggilan nya juga,," lanjut nya dengan nada memelas
"hmm,, baiklah baik,, maaf,, jika ak,, akh,, jika aa' sudah membuat ka,, akh,, membuat neng malu,,?" ucap Yussuf
_Assalamualaikum Zahra_
Sabtu,, 21 Oktober 2023