"My Little Angel"

"My Little Angel"
Ten



Aktivitas pagi ini berjalan seperti biasanya, Mira sudah berada diposisinya saat ini. Tentu dia tidak akan melewatkan kembali tugasnya lagi. Di sela istirahat malamnya, semalam Irham memberitahukan kejadian kemarin pagi yang membuatnya emosi mendengar tutur kata Brian. Perasaan bersalah melingkupi hati Mira, andai saja dia bangun lebih awal maka kejadian itu tidak akan terjadi.


"Pagi Mom" sapa Brian.


"Pagi sayang, apa tidurmu nyenyak semalam? maafkan Mom kemarin Mom tidak menyiapkan sarapan untuk kalian" ucap Mira, ia pun membelai lembut kepala sang putra, sungguh sedih hatinya kalau ia ingat ucapan suaminya itu semalam. Selama ini mereka tidak pernah membentak bahkan melukai hati anaknya itu.


"Tidurku nyenyak Mom, tidak apa-apa yang penting sekarang Mom sudah kembali menyiapkan sarapan untukku" balas Brian tersenyum pada sang ibu.


"Cepatlah sarapan Mom akan memanggil Daddy mu" pinta Mira. Mira pun bergegas menuju kamarnya untuk memanggil Irham. Baru saja dia membuka pintu kamarnya, ia melihat pemandangan yang sangat menyegarkan.


'Wow, Hot Daddy' batin Mira


Dilihatnya Irham yang sedang menggendong Hana dipelukannya dengan candaan-candaan kecil menggoda putri bungsunya.


Pemandangan inilah yang Mira rindukan. Mira pun menghampiri Irham.


"Mas, sarapanlah terlebih dahulu nanti kalian terlambat, biar Hana aku yang gantikan nanti bajumu kotor" pinta Mira. Mira pun menggantikan Irham menggendong Hana dan mengikuti Irham ke ruang makan. Setibanya mereka di ruang makan Irham langsung duduk dan memakan sarapannya sedangkan Mira masih menggendong Hana dipelukannya. Brian pun yang melihat itu hanya terdiam dengan tatapan tidak suka ke arah Hana.


"Mom kenapa tidak sarapan bersama kami?" tanya Brian yang melihat ibunya hanya berdiri sambil menimang sang adik.


"Sarapanlah dulu nanti Mom akan menyusul" jawab Mira. Irham pun memperhatikan sikap Brian yang menurutnya terkesan aneh. Oh tidak, jangan sampai yang dipikirkannya itu menjadi kenyataan. Irham pun menoleh ke sang istri, Mira pun bingung apa maksud tatapan Irham padanya.


Sarapan pun sudah selesai mereka masing-masing berangkat sesuai tujuannya dan tak lupa Mira mengantarkan mereka sampai di ambang pintu rumahnya.


--------------------------------------------------------


Saat ini mereka sedang berkumpul di ruang tamu, tepatnya hanya Mira, Brian dan Hana karena seperti biasa Irham pulang terlambat karena pekerjaannya.


Brian sibuk dengan kesibukkannya. Sebenarnya Mira dan Hana hanya menemani Brian, sesekali Mira mengajak Hana bercanda walaupun tak ada balasan dari putri bungsunya itu.


'Biasanya Mom akan selalu menemaniku bermain disini, tapi sekarang Mom hanya bermain dengannya, apa Mom sudah bosan denganku' batin Brian.


Brian pun mengakhiri permainannya, ia berpikir sudah tidak asyik hanya bermain sendiri sedangkan sang ibu hanya senang bermain dengan adiknya.


"Mom aku mengantuk, temani aku tidur malam ini" bujuk Brian pada Mira. Saat ini Hana tertidur di gendongan Mira, ia pun tidak tega menolak permintaan sang anak karena sekarang dia sedang menidurkan Hana, Hana sudah beberapa hari ini rewel dan tidak igin terlepas sedikitpun dari Mira, itulah yang membuat Brian kesal, ia merasa Mira benar-benar melupakannya oleh karena itu sebisa mungkin Brian mencari perhatian sang ibu.


"Mommy temani saja ya nak ke kamar mu, kasihan adikmu dia baru saja tertidur" ucap Mira membujuk sang anak. Tanpa banyak kata yang keluar dari mulut Brian, ia pun berlalu begitu saja meninggalkan Mira. Kepergian Brian pun menggores hati seorang Mira, Mira pun tidak ingin seperti ini tetapi hati Mira merasakan ada sesuatu yang lain dari putranya itu.


'Apa aku sudah mengecewakan Brian? Oh Tuhan apa Brian marah padaku?' batin Mira


Tanpa menunggu waktu lama Mira pun segera membawa Hana ke dalam kamarnya kemudian berlalu ke kamar Brian untuk melihat anak kesayangannya itu, untunglah Brian sudah terlelap dalam tidurnya tanpa menunggu ditemani sang ibu.


Mira pun segera keluar dari kamar itu untuk melanjutkan waktu istirahatnya yang sangat tersita dan tidak membutuhkan waktu lama Mira pun terlelap dalam tidurnya.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


"Aku tidak mau Mom" ucap Brian kepada ibunya