
"Aku dimana lagi ini?" Sahut Joana pada dirinya sendiri.
Dia bangkit dari tidurnya menyibakkan selimut yang menutupi tubuhnya. Joana pergi mencari tahu keberadaannya dimana dan kapan Dia berpindah.
Saat Joana bangkit, Dia tidak sengaja melihat cermin di sampingnya.
Terlihat sebuah pantulan cermin yang menujukkan seorang gadis muda berambut pirang dan bermata biru. Tubuhnya putih bersih dan terlihat sangat cantik.
"Maurice, Kau sudah bangun?" Seorang gadis lain membuka pintu kamar dengan ekspresi senangnya.
Tapi tidak dengan Joana. Joana bingung setengah mati dengan apa yang saat ini terjadi.
Lalu siapa tubuh yang saat ini Joana tempati?
Dan kenapa Marina menyebutnya Maurice?
"Hei, Kau baik-baik saja. Kau mimpi buruk semalam?" Tanya Marina mendekat kearah Joana.
Hal itu membuat Joana reflek menghindari uluran tangan Marina yang mencoba mengetahui kondisi adiknya.
Marina bingung dengan sikap adiknya saat ini. "Hei. Apa terjadi sesuatu padamu? Katakan! Apa ada yang menganggumu di sekolah?"
Sekolah?
Joana tidak menjawab pertanyaan panik dari Marina. Joana malah melihat ruang kamar dimana ia berdiri. Kamar bernuansa merah muda dan putih.
Ini bukan kamar yang biasa digunakan di Foresta Fredda. Tapi ini kamar di duniaku, di New York.
"Maurice. Katakan saja. Biar Aku menghajar bajingan yang sudah melukaimu." Ucap Marina lagi ragu menyentuh adiknya.
"Ma-Rina?" Ujar Joana menatap lamat wajah Marina yang terlihat panik dan khawatir.
"Iya, Maurice. Katakan saja apa yang terjadi padamu?"
"Dimana ini?" Tanya Joana lagi. Ia sangat bingung bagaimana dirinya bisa terlempar di tubuh saudarinya Marina. Padahal yang Dia ingat sebelumnya tengah bersama dengan Zero dan Killian melarikan diri dari Marina dan Stevan.
Marina sontak bingung dan semakin emnghawatirkan adik semata wajang yang sangat ia sayangi. "Kau tidak mengingat tempat ini? Ini rumah Kita. Tempat kita berdua tinggal. Maurice dan Marina."
"Ayolah, Maurice. Ini tidak lucu sama sekali. Kau pasti bercanda kan?" Marina mengulurkan tangannya untuk mengecek tubuh adiknya.
Sontak sikap Maurice yang aneh membuat Marina semakin bingung. Seakan adiknya itu menujukkan wajah ketakutan padanya. "Ada apa denganmu Maurice? Aku tidak akan melukaimu."
Joana bingung sekaligus takut Jadi Dia saat ini berada di tubuh adiknya Marina yang bernama Maurice
"Tahun berapa ini?" Tanya Joana lagi
"2021" Jawab Marina bingung dengan pertanyaan adiknya
"Bulan?"
"Bulan Desember. Kemarin Kita barusaja merayakan natal kan?!
Bulan Desember 2021. Itu artinya dua bulan setelah Aku koma.
Apa duniaku sama dengan dunia Marina?
Tiba-tiba pertanyaan itu muncul di kepala Joana
Joana lantas berlari meninggalkan kebingungan Marina di dalam kamar Maurice
Joana pergi keluar rumah menuju jalan untuk mencari taksi.
"Kau mau kemana Maurice? Aku akan mengantarkanmu." Ujar Marina berhasil menyusul Mauricectivate Winc
"Aku mau ke rumah sakit." Jawab Joana bertubuh Maurice
"Aku mau ke rumah sakit" Jawab Joana bertubuh Maurice
Ya, satu-satunya tempat yang akan menjawab pertanyaan Joana adalah rumah sakit Jika Joana menemukan dirinya di dunia ini, berarti Marina berasal dari dunia yang sama dengannya.
"Aku akan menemanimu masuk tunggu sebentar." Ucap Marina melepas seatbeltnya namun Joana tak menggubris dan keluar lebih dulu dengan berlari yang membuat Marina mempercepat agar bisa mengejar Maurice
"Pasien Joana Alexandra dimana?" Joana dengan cepat bertanya pada salah satu staf rumah sakit.
"Maaf tapi Saya tidak bisa memberitahukannya pada Anda"
"Dia temanku dan Aku temannya Kau puas?" Balas Joana tidak sabar.